Jika Anda sedang trading saham AS, kemungkinan besar juga ingin mencoba menggunakan kontrak berjangka AS. Tapi apa sebenarnya kontrak berjangka saham AS itu? Bagaimana cara trading-nya? Berapa margin yang dibutuhkan? Artikel ini membantu Anda merangkum semua informasi kunci.
Mengapa harus trading kontrak berjangka AS? Tiga fungsi utama
Kontrak berjangka saham AS secara sederhana adalah: Kontrak untuk membeli atau menjual indeks saham AS pada harga yang disepakati saat ini di masa depan. Kedengarannya rumit, padahal sebenarnya hanya berlawanan dengan saham spot.
Secara spesifik, kontrak berjangka indeks AS mewakili nilai dari sekumpulan saham AS, dihitung dengan rumus:
Indeks poin × multiplier($) = Nilai nominal portofolio saham
Misalnya Anda membeli kontrak berjangka Nasdaq 100 mini (kode: MNQ) pada 12800 poin, sebenarnya membeli portofolio saham teknologi yang komponennya sama dengan indeks Nasdaq 100, dengan nilai nominal: 12800 × 2 USD = 25.600 USD.
Lalu, apa sebenarnya manfaat kontrak berjangka saham AS? Tiga kebutuhan utama:
1. Perlindungan terhadap risiko (Hedging)
Jika saham turun, posisi short kontrak berjangka bisa mengimbangi kerugian. Ini adalah cara umum bagi investor institusi melindungi portofolio mereka.
2. Spekulasi keuntungan
Perkiraan Nasdaq naik? Beli NQ. Perkiraan Dow turun? Jual YM. Menggunakan leverage untuk memperbesar keuntungan, tentu risikonya juga berlipat ganda.
3. Mengunci harga masuk di masa depan
Kalau Anda ingin masuk posisi tiga bulan lagi tapi belum siap dana, bisa beli kontrak berjangka sekarang untuk “memesan” harga hari ini, cukup dengan margin (biasanya sebagian kecil dari nilai nominal).
Jenis kontrak berjangka saham AS apa saja? Empat kontrak utama yang umum diperdagangkan
Di pasar AS, empat kontrak berjangka saham yang paling aktif adalah:
Indeks
Kode kontrak
Komposisi indeks
Multiplier
Bursa
S&P 500
ES/MES
sekitar 500 saham
50 USD / 5 USD
CME
Nasdaq 100
NQ/MNQ
sekitar 100 saham teknologi
20 USD / 2 USD
CME
Russell 2000
RTY/M2K
sekitar 2000 saham kecil
50 USD / 5 USD
CME
Dow Jones Industrial
YM/MYM
30 saham blue-chip
5 USD / 0.5 USD
CME
Setiap indeks punya dua varian: E-mini (Mini) dan Micro E-mini (Micro), kontrak Micro nilainya sepuluh kali lebih kecil dari Mini.
Pemula sering bingung? Ingat satu hal: Dana kecil pakai MES, MNQ, M2K, MYM; dana cukup bisa trading ES, NQ, RTY, YM.
Bagaimana penyelesaian kontrak berjangka saham AS? Lebih umum secara finansial
Kalau kontrak berjangka kedaluwarsa, apa yang dilakukan? Ada dua metode penyelesaian:
Penyerahan fisik: umum untuk kontrak komoditas, kedua pihak benar-benar menyerahkan barang fisik
Penyelesaian keuangan: untuk kontrak berjangka saham AS, ini yang digunakan, hanya berdasarkan perubahan harga indeks secara cash settlement
Kenapa kontrak berjangka AS pakai penyelesaian keuangan? Karena menyerahkan 500 saham berbeda (S&P 500) terlalu rumit, jadi cukup cash settlement, dihitung dari kenaikan atau penurunan indeks.
Spesifikasi trading dan margin requirement
Kalau mau membuka posisi kontrak berjangka saham AS, harus tahu margin dan aturan trading-nya. Lihat tabel ini:
Indeks
Kode produk
Margin awal
Margin pemeliharaan
Tanggal kedaluwarsa
S&P 500
ES/MES
$12,320 / $1,232
$11,200 / $1,120
Jumat minggu ketiga kuartal
Nasdaq 100
NQ/MNQ
$18,480 / $1,848
$18,480 / $1,680
Jumat minggu ketiga kuartal
Russell 2000
RTY/M2K
$6,820 / $682
$6,200 / $620
Jumat minggu ketiga kuartal
Dow Jones
YM/MYM
$8,800 / $880
$8,000 / $800
Jumat minggu ketiga kuartal
Margin awal = dana yang harus disetor saat membuka posisi. Margin pemeliharaan = jika kerugian membuat saldo di bawah angka ini, harus menambah dana, kalau tidak, broker bisa paksa tutup posisi.
Saran praktis: saldo akun sebaiknya di atas 150% margin pemeliharaan, apalagi saat pasar volatile.
Jam trading dan mekanisme kedaluwarsa kontrak berjangka saham AS
Fitur trading
Detail
Jam trading
Senin-Jumat, pukul 17:00-16:00 waktu EST; Minggu pukul 18:00 mulai trading
Durasi trading
23 jam per hari
Tanggal kedaluwarsa
Setiap bulan Maret, Juni, September, Desember, Jumat minggu ketiga pukul 09:30 EST
Harga settlement
Harga pembukaan NYSE (09:30 EST) sebagai harga akhir
Penutupan posisi
Harus tutup atau roll-over sebelum kedaluwarsa, kalau tidak otomatis dihitung berdasarkan harga settlement
Jam trading CME sangat ramah, cocok dengan waktu pasar Asia, makanya banyak trader global suka trading kontrak ini.
Bagaimana memilih kontrak berjangka indeks AS yang sesuai?
Sebelum trading, tanyakan tiga hal ini:
Langkah 1: Pasar mana yang Anda percaya?
Optimis pasar secara umum → beli ES atau MES (S&P 500)
Optimis saham teknologi → beli NQ atau MNQ (Nasdaq 100)
Optimis saham kecil → beli RTY atau M2K (Russell 2000)
Optimis blue-chip → beli YM atau MYM (Dow)
Langkah 2: Pilih ukuran kontrak yang sesuai
Berapa besar posisi yang diinginkan? Kalau mau posisi nominal sekitar 20.000 USD, pakai MES, karena satu kontrak ES (4000 poin × 50 USD = 200.000 USD) terlalu mahal. Sebaliknya, sesuaikan.
Langkah 3: Pertimbangkan volatilitas
Nasdaq 100 lebih volatile daripada S&P 500, mungkin perlu kontrak lebih kecil atau manajemen risiko lebih ketat. Dow paling stabil, cocok untuk trader konservatif.
Bagaimana cara menghitung keuntungan/kerugian dari kontrak berjangka saham AS?
Rumusnya simpel: Perubahan harga poin × multiplier = keuntungan/kerugian($)
Contoh: beli ES (S&P 500 mini):
Harga beli: 4000 poin
Harga jual: 4050 poin
Selisih poin: 50 poin
Multiplier: 50 USD
Keuntungan: 50 × 50 = 2.500 USD
Begitu saja. Kalau rugi juga sama, arah berlawanan dihitung secara terbalik.
Seberapa besar leverage kontrak berjangka saham AS? Seberapa besar risikonya?
Leverage dihitung dari rumus:
Leverage = (Indeks poin × multiplier) ÷ Margin awal
Ini berarti, kalau indeks naik turun 1%, modal Anda naik turun sekitar 16,2%. Saat pasar bagus, sangat menguntungkan, saat rugi juga besar.
3 faktor utama manajemen risiko:
Stop loss ketat: harus pasang stop loss, jangan berharap keberuntungan
Pengelolaan posisi: jangan pakai seluruh modal untuk satu posisi, cukup 1-2 kontrak
Review rutin: buat rencana sebelum trading, evaluasi setelahnya
Kalau kontrak berjangka mendekati kedaluwarsa, apa yang harus dilakukan?
Misalnya kontrak Maret mau kedaluwarsa di Jumat minggu ketiga, tapi Anda ingin tetap hold, apa solusinya?
Roll-over — tutup posisi kontrak lama, buka kontrak baru untuk kuartal berikutnya. Banyak platform memungkinkan satu order untuk roll-over, menghindari posisi kosong.
Karena penyelesaian keuangan, gagal roll-over tidak akan menyebabkan penyerahan saham, hanya otomatis dihitung berdasarkan harga settlement. Tapi Anda tidak bisa terus memegang posisi lama, jadi penting melakukan roll-over secara aktif.
Kontrak berjangka saham AS vs CFD: mana yang lebih baik?
Meskipun kontrak berjangka bagus, ada kekurangan: ukuran kontrak besar, margin tinggi, harus roll-over secara rutin.
Sebaliknya, CFD (Contract for Difference) menawarkan fleksibilitas lebih:
Aspek
Kontrak Berjangka
CFD
Leverage
Sedang (sekitar 1:20)
Tinggi (sampai 1:400)
Modal awal
Lebih tinggi
Lebih rendah
Kedaluwarsa
Ada tanggal pasti, perlu roll-over
Tidak ada, bisa tutup kapan saja
Perdagangan
Di bursa resmi
OTC (over-the-counter)
Trading akhir pekan
Tidak support
Support
Cocok untuk
Institusi besar, trader berpengalaman
Trader ritel, modal kecil
Pilih mana? Modal besar dan institusi cenderung ke kontrak berjangka; modal kecil dan trader ritel lebih suka CFD.
Faktor yang mempengaruhi harga kontrak berjangka saham AS
Karena didasarkan portofolio saham, semua faktor yang mempengaruhi saham juga mempengaruhi kontrak berjangka:
Kinerja perusahaan yang terdaftar
Ekspektasi pertumbuhan ekonomi makro
Kebijakan moneter bank sentral
Situasi geopolitik
Valuasi pasar secara umum
Singkatnya: Kalau saham naik, kontrak berjangka juga naik; kalau saham turun, kontrak berjangka turun. Lebih sensitif karena volume dana besar dan tidak ada limit naik turun.
Tips utama trading kontrak berjangka saham AS
Pilih kontrak yang aktif: likuiditas tinggi, spread kecil, cepat eksekusi
Pemula pakai Micro: MES, MNQ lebih ramah, modal kecil
Manajemen risiko ketat: ini wajib, leverage tinggi berarti risiko tinggi
Pelajari aturan settlement: tanggal kedaluwarsa, cara settlement, aturan tutup posisi harus dikuasai
Latihan dulu di demo: kalau baru belajar, gunakan akun demo sampai merasa nyaman baru trading nyata
Kesimpulan
Kontrak berjangka indeks AS adalah alat trading tingkat lanjut, dengan fungsi jelas (hedging, spekulasi, mengunci harga), tapi risikonya nyata. Pilih kontrak sesuai dana, pahami margin, terapkan stop loss disiplin, agar bisa bertahan lama di pasar kontrak berjangka AS.
Baik Micro maupun Mini, baik S&P 500 maupun Nasdaq 100, yang penting adalah menyesuaikan dengan dana, toleransi risiko, dan pengalaman trading Anda. Semoga trading Anda lancar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bagaimana cara bermain kontrak berjangka AS? Ikhtisar empat spesifikasi kontrak utama, panduan perdagangan wajib untuk pemula
Jika Anda sedang trading saham AS, kemungkinan besar juga ingin mencoba menggunakan kontrak berjangka AS. Tapi apa sebenarnya kontrak berjangka saham AS itu? Bagaimana cara trading-nya? Berapa margin yang dibutuhkan? Artikel ini membantu Anda merangkum semua informasi kunci.
Mengapa harus trading kontrak berjangka AS? Tiga fungsi utama
Kontrak berjangka saham AS secara sederhana adalah: Kontrak untuk membeli atau menjual indeks saham AS pada harga yang disepakati saat ini di masa depan. Kedengarannya rumit, padahal sebenarnya hanya berlawanan dengan saham spot.
Secara spesifik, kontrak berjangka indeks AS mewakili nilai dari sekumpulan saham AS, dihitung dengan rumus:
Indeks poin × multiplier($) = Nilai nominal portofolio saham
Misalnya Anda membeli kontrak berjangka Nasdaq 100 mini (kode: MNQ) pada 12800 poin, sebenarnya membeli portofolio saham teknologi yang komponennya sama dengan indeks Nasdaq 100, dengan nilai nominal: 12800 × 2 USD = 25.600 USD.
Lalu, apa sebenarnya manfaat kontrak berjangka saham AS? Tiga kebutuhan utama:
1. Perlindungan terhadap risiko (Hedging) Jika saham turun, posisi short kontrak berjangka bisa mengimbangi kerugian. Ini adalah cara umum bagi investor institusi melindungi portofolio mereka.
2. Spekulasi keuntungan Perkiraan Nasdaq naik? Beli NQ. Perkiraan Dow turun? Jual YM. Menggunakan leverage untuk memperbesar keuntungan, tentu risikonya juga berlipat ganda.
3. Mengunci harga masuk di masa depan Kalau Anda ingin masuk posisi tiga bulan lagi tapi belum siap dana, bisa beli kontrak berjangka sekarang untuk “memesan” harga hari ini, cukup dengan margin (biasanya sebagian kecil dari nilai nominal).
Jenis kontrak berjangka saham AS apa saja? Empat kontrak utama yang umum diperdagangkan
Di pasar AS, empat kontrak berjangka saham yang paling aktif adalah:
Setiap indeks punya dua varian: E-mini (Mini) dan Micro E-mini (Micro), kontrak Micro nilainya sepuluh kali lebih kecil dari Mini.
Pemula sering bingung? Ingat satu hal: Dana kecil pakai MES, MNQ, M2K, MYM; dana cukup bisa trading ES, NQ, RTY, YM.
Bagaimana penyelesaian kontrak berjangka saham AS? Lebih umum secara finansial
Kalau kontrak berjangka kedaluwarsa, apa yang dilakukan? Ada dua metode penyelesaian:
Kenapa kontrak berjangka AS pakai penyelesaian keuangan? Karena menyerahkan 500 saham berbeda (S&P 500) terlalu rumit, jadi cukup cash settlement, dihitung dari kenaikan atau penurunan indeks.
Spesifikasi trading dan margin requirement
Kalau mau membuka posisi kontrak berjangka saham AS, harus tahu margin dan aturan trading-nya. Lihat tabel ini:
Margin awal = dana yang harus disetor saat membuka posisi. Margin pemeliharaan = jika kerugian membuat saldo di bawah angka ini, harus menambah dana, kalau tidak, broker bisa paksa tutup posisi.
Saran praktis: saldo akun sebaiknya di atas 150% margin pemeliharaan, apalagi saat pasar volatile.
Jam trading dan mekanisme kedaluwarsa kontrak berjangka saham AS
Jam trading CME sangat ramah, cocok dengan waktu pasar Asia, makanya banyak trader global suka trading kontrak ini.
Bagaimana memilih kontrak berjangka indeks AS yang sesuai?
Sebelum trading, tanyakan tiga hal ini:
Langkah 1: Pasar mana yang Anda percaya?
Langkah 2: Pilih ukuran kontrak yang sesuai Berapa besar posisi yang diinginkan? Kalau mau posisi nominal sekitar 20.000 USD, pakai MES, karena satu kontrak ES (4000 poin × 50 USD = 200.000 USD) terlalu mahal. Sebaliknya, sesuaikan.
Langkah 3: Pertimbangkan volatilitas Nasdaq 100 lebih volatile daripada S&P 500, mungkin perlu kontrak lebih kecil atau manajemen risiko lebih ketat. Dow paling stabil, cocok untuk trader konservatif.
Bagaimana cara menghitung keuntungan/kerugian dari kontrak berjangka saham AS?
Rumusnya simpel: Perubahan harga poin × multiplier = keuntungan/kerugian($)
Contoh: beli ES (S&P 500 mini):
Begitu saja. Kalau rugi juga sama, arah berlawanan dihitung secara terbalik.
Seberapa besar leverage kontrak berjangka saham AS? Seberapa besar risikonya?
Leverage dihitung dari rumus:
Leverage = (Indeks poin × multiplier) ÷ Margin awal
Contoh: kontrak S&P 500 (indeks 4000 poin, margin $12,320): (4000 × 50) ÷ 12,320 ≈ 16,2 kali leverage
Ini berarti, kalau indeks naik turun 1%, modal Anda naik turun sekitar 16,2%. Saat pasar bagus, sangat menguntungkan, saat rugi juga besar.
3 faktor utama manajemen risiko:
Kalau kontrak berjangka mendekati kedaluwarsa, apa yang harus dilakukan?
Misalnya kontrak Maret mau kedaluwarsa di Jumat minggu ketiga, tapi Anda ingin tetap hold, apa solusinya?
Roll-over — tutup posisi kontrak lama, buka kontrak baru untuk kuartal berikutnya. Banyak platform memungkinkan satu order untuk roll-over, menghindari posisi kosong.
Karena penyelesaian keuangan, gagal roll-over tidak akan menyebabkan penyerahan saham, hanya otomatis dihitung berdasarkan harga settlement. Tapi Anda tidak bisa terus memegang posisi lama, jadi penting melakukan roll-over secara aktif.
Kontrak berjangka saham AS vs CFD: mana yang lebih baik?
Meskipun kontrak berjangka bagus, ada kekurangan: ukuran kontrak besar, margin tinggi, harus roll-over secara rutin.
Sebaliknya, CFD (Contract for Difference) menawarkan fleksibilitas lebih:
Pilih mana? Modal besar dan institusi cenderung ke kontrak berjangka; modal kecil dan trader ritel lebih suka CFD.
Faktor yang mempengaruhi harga kontrak berjangka saham AS
Karena didasarkan portofolio saham, semua faktor yang mempengaruhi saham juga mempengaruhi kontrak berjangka:
Singkatnya: Kalau saham naik, kontrak berjangka juga naik; kalau saham turun, kontrak berjangka turun. Lebih sensitif karena volume dana besar dan tidak ada limit naik turun.
Tips utama trading kontrak berjangka saham AS
Kesimpulan
Kontrak berjangka indeks AS adalah alat trading tingkat lanjut, dengan fungsi jelas (hedging, spekulasi, mengunci harga), tapi risikonya nyata. Pilih kontrak sesuai dana, pahami margin, terapkan stop loss disiplin, agar bisa bertahan lama di pasar kontrak berjangka AS.
Baik Micro maupun Mini, baik S&P 500 maupun Nasdaq 100, yang penting adalah menyesuaikan dengan dana, toleransi risiko, dan pengalaman trading Anda. Semoga trading Anda lancar.