Bagaimana cara melakukan short selling saham dan forex? Risiko dan peluang semuanya ada di sini

“一阴一阳之谓道”。 pasar memiliki naik dan turun, ada yang melihat pasar akan naik dan ada yang melihat pasar akan turun. Kebanyakan investor terbiasa mendapatkan keuntungan selama pasar bullish, tetapi trader yang cerdas memahami bahwa mereka juga bisa meraih keuntungan selama pasar bearish—itulah nilai dari melakukan short.

Apa itu short selling? Mengapa pasar membutuhkan short?

Short selling adalah operasi kebalikan dari membeli secara long. Secara sederhana, yaitu ketika investor memperkirakan suatu aset akan turun, mereka menjualnya terlebih dahulu pada harga tinggi (meminjam aset untuk dijual), kemudian membeli kembali setelah harga turun (menutup posisi dan mengembalikan pinjaman), dan mendapatkan selisihnya.

Bayangkan jika pasar hanya bisa membeli naik dan tidak bisa melakukan short, apa yang akan terjadi? Hasilnya adalah tren naik akan melambung secara garis lurus, dan saat turun akan jatuh secara tajam, membuat pasar sangat tidak stabil. Dengan mekanisme short, kedua pihak—long dan short—dapat menyeimbangkan, sehingga volatilitas pasar menjadi lebih moderat.

Tiga manfaat utama dari short:

  1. Hedge risiko. Ketika pasar saham sangat fluktuatif dan tidak pasti, dan Anda memegang posisi besar di satu saham, Anda bisa melakukan short untuk melindungi dari risiko penurunan.

  2. Mencegah gelembung. Ketika suatu saham terlalu tinggi nilainya, institusi short akan menjual untuk menekan harga saham tersebut, sehingga valuasi kembali ke tingkat yang wajar.

  3. Meningkatkan likuiditas. Kombinasi antara posisi long dan short memungkinkan investor meraih keuntungan di pasar naik maupun turun, sehingga mereka lebih aktif berpartisipasi dan likuiditas pasar pun meningkat.

Beberapa cara umum melakukan short saham

Short selling dengan pinjaman saham—paling langsung tapi memiliki ambang batas tinggi

Ini adalah metode short paling tradisional. Anda meminjam saham dari broker, menjualnya pada harga saat ini, lalu membeli kembali setelah harga turun dan mengembalikannya ke broker. Kunci utamanya adalah memenuhi syarat pinjaman—rekening harus memiliki cukup dana, biasanya di atas beberapa ribu dolar AS. Selain itu, broker akan mengenakan bunga, sehingga biayanya tidak kecil.

Kontrak Perbedaan Harga (CFD)—ambang rendah tapi risiko tinggi

CFD adalah instrumen derivatif keuangan yang mengikuti pergerakan harga aset dasar (saham, indeks, forex, dll). Berbeda dengan memegang saham secara langsung, melakukan short CFD hanya membutuhkan margin untuk mengendalikan posisi yang lebih besar—biasanya 5%-10% dari nilai posisi. Dengan margin ini, Anda bisa mengontrol posisi 10 hingga 20 kali lipat dari modal.

Contohnya: melakukan short 5 saham, secara langsung mungkin membutuhkan beberapa ribu dolar, tetapi dengan CFD hanya perlu beberapa ratus dolar, ini kekuatan leverage. Tapi hati-hati, leverage memperbesar keuntungan sekaligus kerugian.

Short futures—fleksibel tapi membutuhkan pengetahuan profesional

Futures adalah kontrak standar yang bisa digunakan untuk short aset apa pun. Prinsipnya mirip CFD, yaitu meraih keuntungan dari selisih harga. Tapi, efisiensi penggunaan dana di futures tidak sebaik CFD, dan kontrak memiliki tanggal kedaluwarsa, tidak sefleksibel CFD, dan mungkin melibatkan pengiriman fisik. Kecuali Anda memiliki latar belakang profesional, sebaiknya hindari short futures.

ETF inverse—solusi short bagi pemalas

Jika Anda tidak ingin memilih waktu pasar sendiri, bisa langsung membeli ETF yang berorientasi short, seperti QID yang short Nasdaq, atau DXD yang short Dow Jones. Dana ini dikelola oleh tim profesional dan risiko relatif lebih terkendali. Kekurangannya adalah biaya lebih tinggi karena harus melakukan rolling posisi secara terus-menerus untuk meniru efek short.

Short forex—dunia transaksi dua arah

Pasar forex secara esensial adalah pasar dua arah. Anda bisa bullish terhadap euro dan membeli EUR/USD, atau bearish terhadap pound dan melakukan short GBP/USD.

Nilai tukar forex dipengaruhi oleh banyak faktor:

  • Suku bunga. Suku bunga tinggi biasanya menarik aliran dana masuk, menguatkan mata uang negara tersebut.
  • Surplus/defisit perdagangan. Negara dengan ekspor kuat cenderung memiliki mata uang yang lebih kuat.
  • Cadangan devisa. Negara dengan cadangan yang cukup biasanya mata uangnya lebih stabil.
  • Inflasi. Inflasi tinggi sering menyebabkan depresiasi mata uang.
  • Data ekonomi. GDP, tingkat pengangguran, dan data fundamental lainnya mempengaruhi nilai tukar.
  • Ekspektasi kebijakan. Ekspektasi pasar terhadap kebijakan bank sentral akan tercermin lebih awal di nilai tukar.

Jadi, trading forex dan melakukan short tidak sekadar menebak naik turun, melainkan harus memahami bagaimana faktor-faktor ini saling mempengaruhi.

Risiko fatal dari short—yang harus Anda ketahui

Margin call

Aset yang dijual secara short adalah pinjaman, dan pemberi pinjaman (biasanya broker) berhak meminta Anda menutup posisi kapan saja. Jika dipaksa menutup posisi, Anda mungkin harus menjual pada harga terburuk, menyebabkan kerugian besar.

Kerugian tak terbatas

Ini adalah bahaya terbesar dari short. Kalau posisi long, kerugiannya maksimal adalah seluruh modal (harga saham turun ke nol), tapi short secara teori bisa rugi tak terbatas. Contohnya, Anda short saham seharga 10 dolar, dan harga naik ke 100 dolar, kerugian Anda adalah 9000 dolar. Jika margin tidak cukup menutup kerugian ini, posisi akan dipaksa ditutup.

Contoh ekstrem: saham yang sangat dihindari dan diperkirakan akan turun, tiba-tiba diakuisisi dan harganya melambung dalam semalam. Semua short seller merugi besar, dan banyak yang akan dipaksa menutup posisi.

Biaya salah prediksi

Keuntungan dari short hanya terjadi jika pasar benar-benar turun. Jika prediksi salah dan pasar malah naik, kerugian akan cepat menumpuk. Apalagi dengan leverage, satu kesalahan bisa membuat Anda bangkrut.

Saran operasional untuk short

Pertama, hindari posisi jangka panjang. Short tidak seperti long yang bisa dipegang lama, karena potensi keuntungan terbatas (maksimal 100%), tapi kerugian tak terbatas. Menahan posisi terlalu lama juga menanggung biaya bunga dan risiko margin call, jadi short harus cepat masuk dan keluar.

Kedua, atur posisi secara proporsional. Short sebaiknya digunakan sebagai strategi hedging, bukan sebagai strategi utama. Jika Anda memegang posisi long besar di suatu saham, gunakan posisi short kecil untuk melindungi risiko. Jangan jadikan short sebagai sumber utama keuntungan.

Ketiga, jangan menambah posisi saat posisi merugi. Banyak orang menambah posisi atau leverage saat pasar tidak sesuai harapan, ini sangat berbahaya. Kadang pasar bisa bergerak di luar prediksi, saatnya tutup posisi dan terima kerugian, bukan memaksa menambah posisi.

Keempat, tetapkan stop loss dan take profit secara ketat. Apapun hasilnya—baik profit maupun kerugian—segera tutup posisi. Jangan terlalu serakah atau berharap keberuntungan.

Kesimpulan

Short bukan alat yang buruk, dan bukan hanya untuk para ahli. Masalahnya adalah Anda harus memahami apa yang sedang dilakukan. Setelah memahami prinsip, metode, dan risiko short, serta mengelola posisi secara bijak, short bisa menjadi alat yang berguna dalam kotak peralatan investasi Anda.

Jangan pernah mengikuti orang lain melakukan short hanya karena mereka mendapatkan keuntungan besar. Keuntungan dari short hanya bisa didapat jika: Anda yakin dengan pasar, rasio risiko dan imbalan masuk akal, dan pengelolaan posisi dilakukan dengan baik. Tanpa salah satu dari ini, risiko besar menanti.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)