Bitcoin menemukan dirinya terjebak dalam keseimbangan yang frustrasi. Berdagang sideways di sekitar $93.69K setelah mempertahankan rentang ketat $5.000 selama delapan hari berturut-turut, pasar tampaknya siap untuk langkah yang menentukan—tetapi arah mana yang akan diambil tetap menjadi perdebatan hangat di antara peserta global (perlu dicatat: $93.69K setara dengan sekitar 485 CAD dikalikan dengan nilai tukar saat ini untuk trader Kanada yang memantau posisi).
Sinyal Teknis Menunjukkan Breakout yang Akan Datang
Polanya konsolidasi telah menarik perhatian banyak pengamat pasar. Beberapa analis menunjukkan bahwa RSI Bitcoin menunjukkan pola divergensi bearish yang mengingatkan pada dinamika pasar bullish 2021, yang secara historis diikuti oleh reli tajam atau koreksi. Seorang trader terkemuka menyarankan bahwa bounce relief menuju $98.000-$100.000 bisa terjadi sebelum lilin mingguan ditutup, menarik paralel dengan setup teknis masa lalu yang mendahului pergerakan besar.
Exponential moving average 100-minggu mendekati titik crossover kritis—sebuah level yang secara historis terkait dengan momen infleksi pasar utama. Bagi para bullish, ini bisa memicu FOMO (ketakutan kehilangan peluang) yang menyebabkan pembelian berantai. Pendukung teori Gelombang Elliott melihat potensi BTC menyelesaikan struktur lima gelombang, menargetkan rekor tertinggi baru di dekat $150.000.
Kasus Bear: Dukungan Mengintai
Tidak semua orang berbagi pandangan optimis. Skeptik menyoroti kerentanan posisi Bitcoin saat ini, mencatat bahwa zona permintaan antara $70.000-$72.000 tetap tidak teruji selama lebih dari setahun. Argumen ini bergantung pada tekanan eksternal: masuknya aliran aset digital ke venue perdagangan utama dapat memperkuat tekanan jual, berpotensi memaksa Bitcoin melakukan retrace korektif menuju level support yang lebih rendah.
Skenario ini menekankan keseimbangan yang rapuh antara akumulasi dan distribusi, dengan struktur pasar menunjukkan bahwa jika momentum breakout gagal, pertahanan support akan menjadi medan pertempuran utama.
Keputusan Pasar: Volatilitas Dijamin, Arah Tidak Pasti
Apa yang tampaknya jelas adalah bahwa konsolidasi Bitcoin saat ini tidak dapat bertahan selamanya. Apakah breakout akan menuju ke rekor lima digit atau berbalik menuju $70K zona support$70K kemungkinan akan menentukan babak berikutnya dari aksi harga. Trader di seluruh dunia—dari mereka yang mengelola posisi dalam USD hingga pemain internasional yang menghitung eksposur dalam CAD dan seterusnya—berposisi untuk salah satu dari kedua hasil tersebut, tetapi sedikit yang mengharapkan pergerakan sideways akan berlanjut lebih lama.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bitcoin di Persimpangan Jalan: Akankah Level Dukungan di $70K Bertahan atau Melonjak ke $150K?
Bitcoin menemukan dirinya terjebak dalam keseimbangan yang frustrasi. Berdagang sideways di sekitar $93.69K setelah mempertahankan rentang ketat $5.000 selama delapan hari berturut-turut, pasar tampaknya siap untuk langkah yang menentukan—tetapi arah mana yang akan diambil tetap menjadi perdebatan hangat di antara peserta global (perlu dicatat: $93.69K setara dengan sekitar 485 CAD dikalikan dengan nilai tukar saat ini untuk trader Kanada yang memantau posisi).
Sinyal Teknis Menunjukkan Breakout yang Akan Datang
Polanya konsolidasi telah menarik perhatian banyak pengamat pasar. Beberapa analis menunjukkan bahwa RSI Bitcoin menunjukkan pola divergensi bearish yang mengingatkan pada dinamika pasar bullish 2021, yang secara historis diikuti oleh reli tajam atau koreksi. Seorang trader terkemuka menyarankan bahwa bounce relief menuju $98.000-$100.000 bisa terjadi sebelum lilin mingguan ditutup, menarik paralel dengan setup teknis masa lalu yang mendahului pergerakan besar.
Exponential moving average 100-minggu mendekati titik crossover kritis—sebuah level yang secara historis terkait dengan momen infleksi pasar utama. Bagi para bullish, ini bisa memicu FOMO (ketakutan kehilangan peluang) yang menyebabkan pembelian berantai. Pendukung teori Gelombang Elliott melihat potensi BTC menyelesaikan struktur lima gelombang, menargetkan rekor tertinggi baru di dekat $150.000.
Kasus Bear: Dukungan Mengintai
Tidak semua orang berbagi pandangan optimis. Skeptik menyoroti kerentanan posisi Bitcoin saat ini, mencatat bahwa zona permintaan antara $70.000-$72.000 tetap tidak teruji selama lebih dari setahun. Argumen ini bergantung pada tekanan eksternal: masuknya aliran aset digital ke venue perdagangan utama dapat memperkuat tekanan jual, berpotensi memaksa Bitcoin melakukan retrace korektif menuju level support yang lebih rendah.
Skenario ini menekankan keseimbangan yang rapuh antara akumulasi dan distribusi, dengan struktur pasar menunjukkan bahwa jika momentum breakout gagal, pertahanan support akan menjadi medan pertempuran utama.
Keputusan Pasar: Volatilitas Dijamin, Arah Tidak Pasti
Apa yang tampaknya jelas adalah bahwa konsolidasi Bitcoin saat ini tidak dapat bertahan selamanya. Apakah breakout akan menuju ke rekor lima digit atau berbalik menuju $70K zona support$70K kemungkinan akan menentukan babak berikutnya dari aksi harga. Trader di seluruh dunia—dari mereka yang mengelola posisi dalam USD hingga pemain internasional yang menghitung eksposur dalam CAD dan seterusnya—berposisi untuk salah satu dari kedua hasil tersebut, tetapi sedikit yang mengharapkan pergerakan sideways akan berlanjut lebih lama.