Virtual currency investment dalam beberapa tahun terakhir menjadi fokus perhatian banyak orang, terutama aset kripto utama seperti Bitcoin. Banyak investor pemula ingin menempatkan dana pada titik rendah relatif, tetapi menghadapi satu masalah umum: Dimana harus membeli? Bagaimana memulai trading? Artikel ini akan menguraikan secara lengkap proses pembelian cryptocurrency, pilihan metode trading, serta perbandingan karakteristik platform yang berbeda.
Lima Langkah Utama Pembelian Cryptocurrency
Semua transaksi virtual currency mengikuti proses dasar yang serupa, meskipun setiap platform memiliki perbedaan dalam kondisi trading, jumlah koin, biaya transaksi, dan lain-lain. Berikut adalah langkah-langkah intinya:
Langkah Pertama: Memilih Platform Trading yang Sesuai
Berbagai bursa dirancang untuk memenuhi kebutuhan investasi yang berbeda. Anda perlu menilai apakah ingin melakukan holding jangka panjang secara spot, atau trading derivatif jangka pendek.
Langkah Kedua: Melakukan Registrasi dan Verifikasi Identitas
Sebagian besar bursa mengharuskan proses KYC (Know Your Customer). Ini melibatkan pengajuan identitas, bukti alamat, dan informasi lain, sebagai standar kepatuhan platform.
Langkah Ketiga: Deposit ke Akun Trading
Pengisian dana biasanya dilakukan dengan dua cara: menggunakan mata uang fiat (seperti NTD atau USD) untuk membeli langsung cryptocurrency, atau mentransfer ke aset kripto yang sudah dimiliki. Saluran deposit umum meliputi transfer bank, internet banking, kartu kredit, dan lain-lain.
Langkah Keempat: Melakukan Order atau Pembelian
Setelah deposit selesai, Anda dapat memasang order untuk membeli cryptocurrency di platform. Trader tingkat lanjut juga dapat mencoba trading leverage, kontrak futures, dan produk kompleks lainnya.
Langkah Kelima: Penarikan Dana atau Pengelolaan Aset
Setelah mencapai target trading, Anda dapat memilih untuk mengonversi aset ke stablecoin untuk disimpan, atau menarik fiat ke rekening bank.
Perkenalan Platform Trading Cryptocurrency di Taiwan
Pilihan trading cryptocurrency lokal di Taiwan relatif terbatas, tetapi menyediakan saluran deposit NTD yang nyaman. Platform utama meliputi:
Maicoin (MAX Exchange)
Didirikan pada 2018, merupakan salah satu platform aset digital terbesar di Taiwan. Mendukung deposit NTD (internet banking, ATM, pembayaran di toko). Biaya order adalah 0.05%, biaya makan order 0.15%. Keunggulan: deposit mudah, kekurangan: biaya transaksi lebih tinggi dan jumlah koin terbatas.
ACE
Juga didirikan pada 2018, mendukung deposit dan penarikan NTD, biaya order 0.05%, biaya makan order 0.10%.
BitoPro
Didirikan pada 2018, dikenal dengan antarmuka yang ramah pengguna, biaya order 0.1%, biaya makan order 0.2%.
Ekosistem Trading Kripto Internasional
Dibandingkan platform lokal Taiwan, bursa internasional umumnya menawarkan biaya lebih rendah, pilihan koin lebih banyak, dan likuiditas lebih baik, tetapi memerlukan transaksi menggunakan dolar AS atau USDT dan mata uang internasional lainnya.
Bursa utama internasional meliputi:
Platform Spot Terpusat
Ini adalah pilihan utama untuk trading cryptocurrency. Beroperasi secara terpusat, mirip dengan broker saham tradisional, aset pengguna disimpan di database platform. Keunggulan: kedalaman pasar tinggi, likuiditas baik, operasi sederhana; kekurangan: risiko diretas, tingkat privasi relatif lebih rendah.
Platform Trading Decentralized (DeFi)
Seperti Uniswap, PancakeSwap, dan lain-lain, menggunakan smart contract untuk transaksi tanpa kepercayaan kepada pihak ketiga. Proses transaksi sepenuhnya transparan, tidak memerlukan verifikasi KYC. Kekurangan: kedalaman pasar lebih rendah, waktu transaksi lebih lama, tingkat kompleksitas lebih tinggi.
Perbedaan Trading Spot dan Derivatif
Ciri-ciri Trading Spot
Trading spot adalah membeli dan memegang cryptocurrency secara langsung. Investor perlu menyiapkan dompet kripto untuk menyimpan aset, cocok untuk investasi jangka menengah dan panjang.
Keunggulan:
Kepemilikan aset nyata
Tanpa risiko leverage
Cocok untuk alokasi jangka panjang
Kekurangan:
Modal awal relatif besar
Hanya bisa membeli naik, tidak bisa short
Perlu mengelola dompet sendiri
Ciri-ciri Trading Derivatif
Trading derivatif meliputi kontrak futures, opsi, token leverage, dan produk lainnya. Investor tidak perlu memiliki aset secara nyata, cukup melakukan trading berdasarkan fluktuasi harga.
Keunggulan:
Trading dua arah (long atau short)
Dapat menggunakan leverage untuk memperbesar keuntungan
Persyaratan pembukaan akun rendah
Fleksibilitas trading tinggi
Kekurangan:
Leverage membawa risiko tinggi
Risiko forced liquidation
Memerlukan pengetahuan profesional
Perbandingan Tiga Metode Pembelian Cryptocurrency
Metode 1: Membeli Spot di Centralized Exchange
Proses: Menggunakan platform sebagai perantara, melakukan order atau makan order. Cara paling sederhana adalah membeli USDT dengan fiat, lalu menukarnya ke Bitcoin atau koin lain.
Cocok untuk: Pemula, investor jangka panjang
Metode 2: Trading P2P di Decentralized Exchange
Proses: Transaksi langsung melalui blockchain tanpa perantara. Pengguna harus menyiapkan dompet yang dikelola sendiri, menyimpan kunci privat saat transaksi.
Cocok untuk: Investor yang mengutamakan privasi dan keamanan, trader besar
Metode 3: Trading Derivatif di Platform Leverage
Proses: Melalui platform sebagai perantara, melakukan trading margin dengan leverage. Investor dapat memilih untuk buy (long) atau sell (short) sesuai prediksi pasar.
Situasi 1: Saya benar-benar pemula dan ingin aman memegang
Membeli spot di centralized exchange adalah pilihan terbaik. Pilih platform terkenal dengan catatan keamanan baik, dan lakukan proses jual beli yang sederhana untuk mendapatkan aset. Investor Taiwan bisa mulai dari platform lokal, lalu beralih ke platform internasional setelah terbiasa.
Situasi 2: Saya mengutamakan privasi dan keamanan aset
Platform decentralized cocok untuk Anda. Meskipun lebih kompleks, aset sepenuhnya di bawah kendali Anda, tanpa bergantung pada platform.
Situasi 3: Saya berpengalaman dan ingin spekulasi atau hedging
Platform derivatif menawarkan trading dua arah dan leverage yang fleksibel. Investor dapat masuk dan keluar pasar dengan cepat berdasarkan analisis pasar, tetapi harus memahami risiko secara penuh.
Kesalahan Umum dalam Trading Cryptocurrency
Kesalahan 1: Leverage semakin tinggi semakin baik
Leverage dapat memperbesar keuntungan, tetapi juga memperbesar kerugian. Leverage tinggi sangat berisiko menyebabkan forced liquidation bahkan margin call. Umumnya disarankan untuk pemula menjaga leverage di kisaran 2-10 kali dan menetapkan stop loss.
Kesalahan 2: Mengabaikan risiko pasar
Cryptocurrency sangat volatil. Harga Bitcoin bisa berfluktuasi tajam dalam waktu singkat. Sebelum berinvestasi, evaluasi kemampuan risiko Anda dan jangan investasikan dana di luar batas toleransi.
Kesalahan 3: Trading impulsif tanpa rencana
Trading yang sukses membutuhkan strategi yang jelas. Trading jangka sangat pendek cocok untuk frekuensi tinggi; trading jangka menengah dan panjang harus berdasarkan rasio take profit dan stop loss yang sudah ditetapkan; trading jangka panjang didasarkan pada penilaian nilai jangka panjang Bitcoin.
Tiga Langkah Memulai
Langkah Pertama: Pilih Platform yang Tepat
Pemula: pilih platform lokal atau internasional terkenal, hindari platform kecil yang berisiko
Lanjutan: sesuaikan dengan kebutuhan, pilih platform spot atau derivatif
Langkah Kedua: Selesaikan Registrasi dan Verifikasi
Siapkan dokumen identitas dan bukti alamat, lakukan verifikasi KYC di platform pilihan (biasanya memakan waktu 1-2 hari kerja).
Langkah Ketiga: Mulai dari jumlah kecil
Transaksi pertama bisa dari jumlah kecil untuk belajar platform dan pasar. Jika platform menyediakan akun demo, manfaatkan untuk latihan strategi trading.
Tips Penting
✓ Pastikan memilih platform yang memiliki lisensi resmi dan diawasi
✓ Simpan baik password dan kode verifikasi, aktifkan autentikasi dua faktor
✓ Jika tidak perlu, jangan simpan aset besar di exchange, pertimbangkan transfer ke dompet self-custody
✓ Setiap transaksi harus disertai stop loss dan take profit, untuk mengendalikan risiko per transaksi
✓ Jangan ikut-ikutan panic selling atau chasing the top, buat rencana dan jalankan sesuai rencana
Pasar cryptocurrency penuh peluang, tetapi risiko juga nyata. Dengan mengikuti proses yang ilmiah, pengelolaan risiko yang tepat, dan pembelajaran berkelanjutan, investor pemula dapat secara bertahap membangun kemampuan trading mereka. Mulai dari jumlah kecil, praktikkan, dan kumpulkan pengalaman, itulah sikap yang benar untuk memasuki pasar ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Panduan Lengkap Pembelian Cryptocurrency: Peta Jalan Masuk bagi Investor Taiwan
Virtual currency investment dalam beberapa tahun terakhir menjadi fokus perhatian banyak orang, terutama aset kripto utama seperti Bitcoin. Banyak investor pemula ingin menempatkan dana pada titik rendah relatif, tetapi menghadapi satu masalah umum: Dimana harus membeli? Bagaimana memulai trading? Artikel ini akan menguraikan secara lengkap proses pembelian cryptocurrency, pilihan metode trading, serta perbandingan karakteristik platform yang berbeda.
Lima Langkah Utama Pembelian Cryptocurrency
Semua transaksi virtual currency mengikuti proses dasar yang serupa, meskipun setiap platform memiliki perbedaan dalam kondisi trading, jumlah koin, biaya transaksi, dan lain-lain. Berikut adalah langkah-langkah intinya:
Langkah Pertama: Memilih Platform Trading yang Sesuai Berbagai bursa dirancang untuk memenuhi kebutuhan investasi yang berbeda. Anda perlu menilai apakah ingin melakukan holding jangka panjang secara spot, atau trading derivatif jangka pendek.
Langkah Kedua: Melakukan Registrasi dan Verifikasi Identitas Sebagian besar bursa mengharuskan proses KYC (Know Your Customer). Ini melibatkan pengajuan identitas, bukti alamat, dan informasi lain, sebagai standar kepatuhan platform.
Langkah Ketiga: Deposit ke Akun Trading Pengisian dana biasanya dilakukan dengan dua cara: menggunakan mata uang fiat (seperti NTD atau USD) untuk membeli langsung cryptocurrency, atau mentransfer ke aset kripto yang sudah dimiliki. Saluran deposit umum meliputi transfer bank, internet banking, kartu kredit, dan lain-lain.
Langkah Keempat: Melakukan Order atau Pembelian Setelah deposit selesai, Anda dapat memasang order untuk membeli cryptocurrency di platform. Trader tingkat lanjut juga dapat mencoba trading leverage, kontrak futures, dan produk kompleks lainnya.
Langkah Kelima: Penarikan Dana atau Pengelolaan Aset Setelah mencapai target trading, Anda dapat memilih untuk mengonversi aset ke stablecoin untuk disimpan, atau menarik fiat ke rekening bank.
Perkenalan Platform Trading Cryptocurrency di Taiwan
Pilihan trading cryptocurrency lokal di Taiwan relatif terbatas, tetapi menyediakan saluran deposit NTD yang nyaman. Platform utama meliputi:
Maicoin (MAX Exchange) Didirikan pada 2018, merupakan salah satu platform aset digital terbesar di Taiwan. Mendukung deposit NTD (internet banking, ATM, pembayaran di toko). Biaya order adalah 0.05%, biaya makan order 0.15%. Keunggulan: deposit mudah, kekurangan: biaya transaksi lebih tinggi dan jumlah koin terbatas.
ACE Juga didirikan pada 2018, mendukung deposit dan penarikan NTD, biaya order 0.05%, biaya makan order 0.10%.
BitoPro Didirikan pada 2018, dikenal dengan antarmuka yang ramah pengguna, biaya order 0.1%, biaya makan order 0.2%.
Ekosistem Trading Kripto Internasional
Dibandingkan platform lokal Taiwan, bursa internasional umumnya menawarkan biaya lebih rendah, pilihan koin lebih banyak, dan likuiditas lebih baik, tetapi memerlukan transaksi menggunakan dolar AS atau USDT dan mata uang internasional lainnya.
Bursa utama internasional meliputi:
Platform Spot Terpusat Ini adalah pilihan utama untuk trading cryptocurrency. Beroperasi secara terpusat, mirip dengan broker saham tradisional, aset pengguna disimpan di database platform. Keunggulan: kedalaman pasar tinggi, likuiditas baik, operasi sederhana; kekurangan: risiko diretas, tingkat privasi relatif lebih rendah.
Platform Trading Decentralized (DeFi) Seperti Uniswap, PancakeSwap, dan lain-lain, menggunakan smart contract untuk transaksi tanpa kepercayaan kepada pihak ketiga. Proses transaksi sepenuhnya transparan, tidak memerlukan verifikasi KYC. Kekurangan: kedalaman pasar lebih rendah, waktu transaksi lebih lama, tingkat kompleksitas lebih tinggi.
Perbedaan Trading Spot dan Derivatif
Ciri-ciri Trading Spot
Trading spot adalah membeli dan memegang cryptocurrency secara langsung. Investor perlu menyiapkan dompet kripto untuk menyimpan aset, cocok untuk investasi jangka menengah dan panjang.
Keunggulan:
Kekurangan:
Ciri-ciri Trading Derivatif
Trading derivatif meliputi kontrak futures, opsi, token leverage, dan produk lainnya. Investor tidak perlu memiliki aset secara nyata, cukup melakukan trading berdasarkan fluktuasi harga.
Keunggulan:
Kekurangan:
Perbandingan Tiga Metode Pembelian Cryptocurrency
Metode 1: Membeli Spot di Centralized Exchange
Proses: Menggunakan platform sebagai perantara, melakukan order atau makan order. Cara paling sederhana adalah membeli USDT dengan fiat, lalu menukarnya ke Bitcoin atau koin lain.
Cocok untuk: Pemula, investor jangka panjang
Metode 2: Trading P2P di Decentralized Exchange
Proses: Transaksi langsung melalui blockchain tanpa perantara. Pengguna harus menyiapkan dompet yang dikelola sendiri, menyimpan kunci privat saat transaksi.
Cocok untuk: Investor yang mengutamakan privasi dan keamanan, trader besar
Metode 3: Trading Derivatif di Platform Leverage
Proses: Melalui platform sebagai perantara, melakukan trading margin dengan leverage. Investor dapat memilih untuk buy (long) atau sell (short) sesuai prediksi pasar.
Cocok untuk: Investor berpengalaman, trader jangka pendek, hedger
Saran Memilih Metode Trading
Tentukan tujuan investasi Anda:
Situasi 1: Saya benar-benar pemula dan ingin aman memegang Membeli spot di centralized exchange adalah pilihan terbaik. Pilih platform terkenal dengan catatan keamanan baik, dan lakukan proses jual beli yang sederhana untuk mendapatkan aset. Investor Taiwan bisa mulai dari platform lokal, lalu beralih ke platform internasional setelah terbiasa.
Situasi 2: Saya mengutamakan privasi dan keamanan aset Platform decentralized cocok untuk Anda. Meskipun lebih kompleks, aset sepenuhnya di bawah kendali Anda, tanpa bergantung pada platform.
Situasi 3: Saya berpengalaman dan ingin spekulasi atau hedging Platform derivatif menawarkan trading dua arah dan leverage yang fleksibel. Investor dapat masuk dan keluar pasar dengan cepat berdasarkan analisis pasar, tetapi harus memahami risiko secara penuh.
Kesalahan Umum dalam Trading Cryptocurrency
Kesalahan 1: Leverage semakin tinggi semakin baik
Leverage dapat memperbesar keuntungan, tetapi juga memperbesar kerugian. Leverage tinggi sangat berisiko menyebabkan forced liquidation bahkan margin call. Umumnya disarankan untuk pemula menjaga leverage di kisaran 2-10 kali dan menetapkan stop loss.
Kesalahan 2: Mengabaikan risiko pasar
Cryptocurrency sangat volatil. Harga Bitcoin bisa berfluktuasi tajam dalam waktu singkat. Sebelum berinvestasi, evaluasi kemampuan risiko Anda dan jangan investasikan dana di luar batas toleransi.
Kesalahan 3: Trading impulsif tanpa rencana
Trading yang sukses membutuhkan strategi yang jelas. Trading jangka sangat pendek cocok untuk frekuensi tinggi; trading jangka menengah dan panjang harus berdasarkan rasio take profit dan stop loss yang sudah ditetapkan; trading jangka panjang didasarkan pada penilaian nilai jangka panjang Bitcoin.
Tiga Langkah Memulai
Langkah Pertama: Pilih Platform yang Tepat
Langkah Kedua: Selesaikan Registrasi dan Verifikasi Siapkan dokumen identitas dan bukti alamat, lakukan verifikasi KYC di platform pilihan (biasanya memakan waktu 1-2 hari kerja).
Langkah Ketiga: Mulai dari jumlah kecil Transaksi pertama bisa dari jumlah kecil untuk belajar platform dan pasar. Jika platform menyediakan akun demo, manfaatkan untuk latihan strategi trading.
Tips Penting
✓ Pastikan memilih platform yang memiliki lisensi resmi dan diawasi ✓ Simpan baik password dan kode verifikasi, aktifkan autentikasi dua faktor ✓ Jika tidak perlu, jangan simpan aset besar di exchange, pertimbangkan transfer ke dompet self-custody ✓ Setiap transaksi harus disertai stop loss dan take profit, untuk mengendalikan risiko per transaksi ✓ Jangan ikut-ikutan panic selling atau chasing the top, buat rencana dan jalankan sesuai rencana
Pasar cryptocurrency penuh peluang, tetapi risiko juga nyata. Dengan mengikuti proses yang ilmiah, pengelolaan risiko yang tepat, dan pembelajaran berkelanjutan, investor pemula dapat secara bertahap membangun kemampuan trading mereka. Mulai dari jumlah kecil, praktikkan, dan kumpulkan pengalaman, itulah sikap yang benar untuk memasuki pasar ini.