Untuk investor dan mereka yang tertarik dengan keuangan internasional, salah satu pertanyaan menarik adalah “mata uang mana yang memiliki nilai tertinggi di pasar dunia?” Faktanya mungkin akan mengejutkan, karena mata uang yang paling mahal tidak selalu berasal dari AS atau Uni Eropa
Mengapa Beberapa Mata Uang Lebih Mahal
Nilai dari mata uang asing tidak hanya mencerminkan kekuatan ekonomi saja. Mata uang dengan nilai tinggi di pasar internasional sering mencerminkan berbagai faktor: stabilitas pemerintah, kelengkapan sistem keuangan, sumber daya alam yang melimpah, atau bahkan kebijakan pengikatan nilai tukar dengan mata uang lain.
Dibandingkan dengan dolar AS, banyak mata uang lain masih dapat dipertukarkan dengan kurs yang lebih tinggi, menjadikannya menarik untuk dipelajari bagi mereka yang ingin tahu tentang pasar keuangan dunia.
Peringkat 1: Dinar Kuwait - Kurs 3.26 per dolar
Tidak diragukan lagi bahwa Dinar Kuwait (KWD) adalah mata uang dengan nilai tertinggi di dunia. Kurs saat ini adalah 1 KWD sama dengan 3.26 dolar AS.
Kekuatan Dinar Kuwait berasal dari status Kuwait sebagai eksportir energi utama dunia. Negara ini memproduksi minyak mentah sekitar 3 juta barel per hari, yang menempati posisi ke-10 di dunia. Pendapatan dari sektor energi ini mengalir ke GDP per kapita Kuwait lebih dari @E5@20.000@E5@ per tahun.
Sistem keuangan Kuwait juga menjalankan pengikatan nilai tukar dengan keranjang mata uang internasional, yang membantu menjaga stabilitas nilai Dinar Kuwait selama puluhan tahun.
Peringkat 2-3: Dinar Bahrain dan Rial Oman
Dinar Bahrain (BHD) dan Rial Oman (OMR) tetap mengikuti dari belakang, dengan kurs masing-masing 2.65 dan 2.60 dolar.
Bahrain dan Oman keduanya adalah negara penghasil energi, seperti Kuwait. Kedua negara menjalankan kebijakan pengikatan nilai tukar dengan dolar AS, yang membantu menjaga stabilitas sistem keuangan dan neraca pembayaran mereka.
Inflasi yang rendah dan pendapatan yang stabil dari ekspor energi membuat kedua mata uang ini memiliki nilai yang tinggi di pasar internasional.
Peringkat 4: Dinar Yordania - 1.41 per dolar
Meskipun Dinar Yordania (JOD) memiliki kurs yang lebih rendah, mata uang ini tetap berada di posisi tinggi dalam daftar mata uang bernilai tinggi dunia. Saat ini 1 JOD sama dengan 1.41 dolar AS.
Yordania memiliki ekonomi yang lebih beragam dan tidak bergantung pada energi sebanyak tetangganya. GDP per kapita sekitar @E5@3.891@E5@ dolar per tahun. Meski lebih rendah dari negara penghasil minyak, Yordania tetap menjaga cadangan devisa internasional sebesar @E5@13.533@E5@ miliar dolar.
Pengikatan nilai tukar dengan dolar AS membuat Dinar Yordania tetap stabil secara konsisten.
Peringkat 5-7: Poundsterling, Pound Gibraltar, dan Franc Swiss
Poundsterling (GBP) Inggris memiliki kurs sekitar 1.33 dolar. Mata uang ini memiliki sejarah panjang dan merupakan aset cadangan penting bagi bank sentral di seluruh dunia.
Pound Gibraltar (GIP) digunakan di wilayah luar negeri Inggris, dan diikat 1:1 dengan Poundsterling, sehingga memiliki kurs yang sama.
Franc Swiss (CHF) dikenal sebagai mata uang “yang aman”, dengan kurs sekitar 1.21 dolar. Swiss memiliki undang-undang yang mewajibkan bank sentral menyimpan cadangan emas minimal 40% untuk mendukung nilai mata uangnya.
Peringkat 8: Dolar Kepulauan Cayman - 1.20 per dolar
Dolar Kepulauan Cayman (KYD) diikat dengan dolar AS pada kurs 1 KYD sama dengan 1.20 dolar. Kepulauan Cayman terkenal sebagai pusat keuangan luar pantai yang terkenal, sehingga mata uangnya memiliki nilai yang stabil.
Peringkat 9: Euro - 1.13 per dolar
Meskipun Euro (EUR) memiliki kurs yang lebih rendah, mata uang ini tetap menjadi salah satu yang paling berpengaruh terhadap ekonomi dunia. Saat ini 1 EUR sama dengan 1.13 dolar AS.
Euro digunakan di 20 negara anggota Uni Eropa dan merupakan aset cadangan IMF dengan proporsi 29.31% dari SDR.
Kesimpulan: Nilai Tinggi ≠ Ekonomi Kuat
Nilai tinggi sebuah mata uang tidak selalu menunjukkan bahwa ekonomi tersebut kuat. Kekuatan nyata dari sebuah mata uang bergantung pada kepercayaan terhadap pemerintah, kebijakan moneter, stabilitas pendapatan, dan kepercayaan pasar.
Bagi mereka yang tertarik memegang mata uang asing, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor ini agar dapat membuat keputusan terbaik.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mata uang mana yang paling mahal di dunia 2568? Peringkat mata uang dengan nilai tertinggi
Untuk investor dan mereka yang tertarik dengan keuangan internasional, salah satu pertanyaan menarik adalah “mata uang mana yang memiliki nilai tertinggi di pasar dunia?” Faktanya mungkin akan mengejutkan, karena mata uang yang paling mahal tidak selalu berasal dari AS atau Uni Eropa
Mengapa Beberapa Mata Uang Lebih Mahal
Nilai dari mata uang asing tidak hanya mencerminkan kekuatan ekonomi saja. Mata uang dengan nilai tinggi di pasar internasional sering mencerminkan berbagai faktor: stabilitas pemerintah, kelengkapan sistem keuangan, sumber daya alam yang melimpah, atau bahkan kebijakan pengikatan nilai tukar dengan mata uang lain.
Dibandingkan dengan dolar AS, banyak mata uang lain masih dapat dipertukarkan dengan kurs yang lebih tinggi, menjadikannya menarik untuk dipelajari bagi mereka yang ingin tahu tentang pasar keuangan dunia.
Peringkat 1: Dinar Kuwait - Kurs 3.26 per dolar
Tidak diragukan lagi bahwa Dinar Kuwait (KWD) adalah mata uang dengan nilai tertinggi di dunia. Kurs saat ini adalah 1 KWD sama dengan 3.26 dolar AS.
Kekuatan Dinar Kuwait berasal dari status Kuwait sebagai eksportir energi utama dunia. Negara ini memproduksi minyak mentah sekitar 3 juta barel per hari, yang menempati posisi ke-10 di dunia. Pendapatan dari sektor energi ini mengalir ke GDP per kapita Kuwait lebih dari @E5@20.000@E5@ per tahun.
Sistem keuangan Kuwait juga menjalankan pengikatan nilai tukar dengan keranjang mata uang internasional, yang membantu menjaga stabilitas nilai Dinar Kuwait selama puluhan tahun.
Peringkat 2-3: Dinar Bahrain dan Rial Oman
Dinar Bahrain (BHD) dan Rial Oman (OMR) tetap mengikuti dari belakang, dengan kurs masing-masing 2.65 dan 2.60 dolar.
Bahrain dan Oman keduanya adalah negara penghasil energi, seperti Kuwait. Kedua negara menjalankan kebijakan pengikatan nilai tukar dengan dolar AS, yang membantu menjaga stabilitas sistem keuangan dan neraca pembayaran mereka.
Inflasi yang rendah dan pendapatan yang stabil dari ekspor energi membuat kedua mata uang ini memiliki nilai yang tinggi di pasar internasional.
Peringkat 4: Dinar Yordania - 1.41 per dolar
Meskipun Dinar Yordania (JOD) memiliki kurs yang lebih rendah, mata uang ini tetap berada di posisi tinggi dalam daftar mata uang bernilai tinggi dunia. Saat ini 1 JOD sama dengan 1.41 dolar AS.
Yordania memiliki ekonomi yang lebih beragam dan tidak bergantung pada energi sebanyak tetangganya. GDP per kapita sekitar @E5@3.891@E5@ dolar per tahun. Meski lebih rendah dari negara penghasil minyak, Yordania tetap menjaga cadangan devisa internasional sebesar @E5@13.533@E5@ miliar dolar.
Pengikatan nilai tukar dengan dolar AS membuat Dinar Yordania tetap stabil secara konsisten.
Peringkat 5-7: Poundsterling, Pound Gibraltar, dan Franc Swiss
Poundsterling (GBP) Inggris memiliki kurs sekitar 1.33 dolar. Mata uang ini memiliki sejarah panjang dan merupakan aset cadangan penting bagi bank sentral di seluruh dunia.
Pound Gibraltar (GIP) digunakan di wilayah luar negeri Inggris, dan diikat 1:1 dengan Poundsterling, sehingga memiliki kurs yang sama.
Franc Swiss (CHF) dikenal sebagai mata uang “yang aman”, dengan kurs sekitar 1.21 dolar. Swiss memiliki undang-undang yang mewajibkan bank sentral menyimpan cadangan emas minimal 40% untuk mendukung nilai mata uangnya.
Peringkat 8: Dolar Kepulauan Cayman - 1.20 per dolar
Dolar Kepulauan Cayman (KYD) diikat dengan dolar AS pada kurs 1 KYD sama dengan 1.20 dolar. Kepulauan Cayman terkenal sebagai pusat keuangan luar pantai yang terkenal, sehingga mata uangnya memiliki nilai yang stabil.
Peringkat 9: Euro - 1.13 per dolar
Meskipun Euro (EUR) memiliki kurs yang lebih rendah, mata uang ini tetap menjadi salah satu yang paling berpengaruh terhadap ekonomi dunia. Saat ini 1 EUR sama dengan 1.13 dolar AS.
Euro digunakan di 20 negara anggota Uni Eropa dan merupakan aset cadangan IMF dengan proporsi 29.31% dari SDR.
Kesimpulan: Nilai Tinggi ≠ Ekonomi Kuat
Nilai tinggi sebuah mata uang tidak selalu menunjukkan bahwa ekonomi tersebut kuat. Kekuatan nyata dari sebuah mata uang bergantung pada kepercayaan terhadap pemerintah, kebijakan moneter, stabilitas pendapatan, dan kepercayaan pasar.
Bagi mereka yang tertarik memegang mata uang asing, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor ini agar dapat membuat keputusan terbaik.