Platform prediksi seperti Kalshi sedang mengalami volatilitas dramatis saat Donald Trump menandai calon teratasnya untuk posisi Ketua Federal Reserve. Pergerakan peluang terbaru mengungkapkan kompetisi yang semakin ketat antara dua tokoh terkemuka: Kevin Hassett saat ini memimpin dengan probabilitas 51%, sementara Kevin Warsh melonjak ke 40% setelah dukungan terbaru dari Trump. Lonjakan 25 poin persentase untuk Warsh merupakan salah satu pergeseran prediktor balapan paling signifikan dalam siklus taruhan politik terbaru, mencerminkan penilaian ulang pasar terhadap preferensi sebenarnya Trump.
Profil Kandidat dan Implikasi Kebijakan
Kedua calon ini mewakili filosofi kebijakan moneter yang sangat berbeda. Kevin Warsh, yang berasal dari masa jabatannya sebelumnya sebagai gubernur Federal Reserve, secara luas dipandang sebagai pendukung pengurangan suku bunga yang terukur—posisi yang sejalan dengan preferensi Trump yang menyatakan untuk biaya pinjaman yang lebih rendah. Sebaliknya, Kevin Hassett, penasihat ekonomi Trump yang sudah lama, secara terbuka mendukung pemotongan suku bunga yang lebih besar, menempatkan dirinya sebagai dove moneter yang lebih agresif. Perbedaan ini sangat penting: pendekatan mereka masing-masing dapat mengubah kondisi keuangan AS dan berimbas ke berbagai kelas aset termasuk cryptocurrency.
Mengapa Pasar Crypto Memperhatikan dengan Seksama
Pedagang aset digital menyadari bahwa keputusan Ketua Fed secara langsung mempengaruhi lingkungan moneter yang mendukung aset berisiko. Regim suku bunga yang lebih rendah biasanya menciptakan angin segar bagi valuasi cryptocurrency, karena modal cenderung mengalir ke alternatif yang menawarkan hasil lebih tinggi. Sebaliknya, pengetatan agresif mengurangi minat spekulatif. Dinamika prediksi pasar dan pergerakan prediktor balapan ini oleh karena itu menjadi indikator awal bagi investor yang fokus pada crypto dalam memposisikan diri menjelang pengumuman resmi. Penekanan Trump pada pengurangan suku bunga sejalan dengan keinginan crypto terhadap likuiditas yang ramah bank sentral.
Gambaran Lebih Luas
Seiring proses pergantian Ketua Fed ini berlangsung melalui mekanisme peramalan berbasis pasar, trader dan pembuat kebijakan sama-sama menyadari bahwa hasilnya jauh melampaui detail kebijakan moneter semata. Kandidat yang menang akan mewarisi sebuah institusi yang sedang menghadapi tantangan inflasi yang bertahan, kekhawatiran pertumbuhan ekonomi, dan tekanan politik yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengakomodasi agenda pertumbuhan Trump dengan segala biaya. Peserta pasar terus menganalisis probabilitas pasar prediksi sebagai sinyal proxy untuk mengetahui di mana letak preferensi sebenarnya Trump, menjadikan platform seperti Kalshi semakin berpengaruh dalam membentuk ekspektasi sebelum keputusan resmi dibuat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar Prediksi Bereaksi Tajam terhadap Perebutan Kursi Ketua Fed: Warsh dan Hassett Mendominasi Lapangan Terbatas Trump
Pergerakan Pasar Berubah dengan Cepat
Platform prediksi seperti Kalshi sedang mengalami volatilitas dramatis saat Donald Trump menandai calon teratasnya untuk posisi Ketua Federal Reserve. Pergerakan peluang terbaru mengungkapkan kompetisi yang semakin ketat antara dua tokoh terkemuka: Kevin Hassett saat ini memimpin dengan probabilitas 51%, sementara Kevin Warsh melonjak ke 40% setelah dukungan terbaru dari Trump. Lonjakan 25 poin persentase untuk Warsh merupakan salah satu pergeseran prediktor balapan paling signifikan dalam siklus taruhan politik terbaru, mencerminkan penilaian ulang pasar terhadap preferensi sebenarnya Trump.
Profil Kandidat dan Implikasi Kebijakan
Kedua calon ini mewakili filosofi kebijakan moneter yang sangat berbeda. Kevin Warsh, yang berasal dari masa jabatannya sebelumnya sebagai gubernur Federal Reserve, secara luas dipandang sebagai pendukung pengurangan suku bunga yang terukur—posisi yang sejalan dengan preferensi Trump yang menyatakan untuk biaya pinjaman yang lebih rendah. Sebaliknya, Kevin Hassett, penasihat ekonomi Trump yang sudah lama, secara terbuka mendukung pemotongan suku bunga yang lebih besar, menempatkan dirinya sebagai dove moneter yang lebih agresif. Perbedaan ini sangat penting: pendekatan mereka masing-masing dapat mengubah kondisi keuangan AS dan berimbas ke berbagai kelas aset termasuk cryptocurrency.
Mengapa Pasar Crypto Memperhatikan dengan Seksama
Pedagang aset digital menyadari bahwa keputusan Ketua Fed secara langsung mempengaruhi lingkungan moneter yang mendukung aset berisiko. Regim suku bunga yang lebih rendah biasanya menciptakan angin segar bagi valuasi cryptocurrency, karena modal cenderung mengalir ke alternatif yang menawarkan hasil lebih tinggi. Sebaliknya, pengetatan agresif mengurangi minat spekulatif. Dinamika prediksi pasar dan pergerakan prediktor balapan ini oleh karena itu menjadi indikator awal bagi investor yang fokus pada crypto dalam memposisikan diri menjelang pengumuman resmi. Penekanan Trump pada pengurangan suku bunga sejalan dengan keinginan crypto terhadap likuiditas yang ramah bank sentral.
Gambaran Lebih Luas
Seiring proses pergantian Ketua Fed ini berlangsung melalui mekanisme peramalan berbasis pasar, trader dan pembuat kebijakan sama-sama menyadari bahwa hasilnya jauh melampaui detail kebijakan moneter semata. Kandidat yang menang akan mewarisi sebuah institusi yang sedang menghadapi tantangan inflasi yang bertahan, kekhawatiran pertumbuhan ekonomi, dan tekanan politik yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengakomodasi agenda pertumbuhan Trump dengan segala biaya. Peserta pasar terus menganalisis probabilitas pasar prediksi sebagai sinyal proxy untuk mengetahui di mana letak preferensi sebenarnya Trump, menjadikan platform seperti Kalshi semakin berpengaruh dalam membentuk ekspektasi sebelum keputusan resmi dibuat.