International Financial Reporting Standards Foundation (IASB) baru-baru ini mengumumkan sebuah reformasi penting: mulai tahun 2026, kerangka akuntansi global akan mengalami penyesuaian mendalam. Perubahan ini memiliki dua fokus utama yang langsung menyentuh inti ekonomi digital.
Pertama adalah masalah identitas akuntansi aset kripto. Sejak lama, klasifikasi aset digital seperti Bitcoin dalam laporan keuangan menjadi perdebatan—apakah termasuk kas atau persediaan? Masalah ini diharapkan dapat diselesaikan secara seragam di bawah aturan baru. Ini berarti transparansi pengelolaan aset perusahaan yang memegang Bitcoin (seperti Tesla, MicroStrategy, dan pelopor lainnya) akan meningkat secara signifikan, dan logika penilaian mereka dalam laporan keuangan juga akan disesuaikan.
Kedua adalah masalah pengakuan aset tak berwujud. Algoritma yang dikembangkan internal perusahaan teknologi, basis data pengguna, model AI, dan lain-lain selama ini belum pernah secara resmi dimasukkan ke dalam neraca. Aturan baru berpotensi mengubah situasi ini, memungkinkan kekayaan "tak kasat mata" ini muncul secara besar-besaran dalam laporan keuangan resmi untuk pertama kalinya. Ini adalah langkah besar bagi perusahaan teknologi dan perusahaan tradisional yang sedang melakukan transformasi digital, karena sistem penilaian mereka pasti akan dievaluasi ulang.
Cakupan perubahan ini sangat luas: dari perusahaan yang memegang mata uang digital, hingga semua perusahaan teknologi yang terkait data dan algoritma; dari investor dan auditor, hingga lembaga keuangan—setiap peran dalam ekonomi digital akan merasakan dampaknya. Pertanyaannya, bagaimana industri Anda akan merespons pembaruan aturan akuntansi ini?
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropCollector
· 01-08 03:16
Tunggu, Bitcoin akhirnya akan memiliki status resmi? Sekarang perusahaan publik yang diam-diam menimbun Bitcoin akan merasa canggung haha
Reformasi kali ini benar-benar luar biasa, algoritma dan data juga bisa masuk laporan keuangan? Nilai buku perusahaan teknologi itu akan melonjak
Sebelum 2026 harus segera disesuaikan, kalau tidak laporan keuangan yang dipublikasikan bisa langsung membuat malu
MicroStrategy sudah bertaruh tepat sejak lama, sekarang tampaknya semakin stabil
Masuknya aset tak berwujud secara resmi ke dalam laporan keuangan, rasanya akan mengubah seluruh logika valuasi saham teknologi
Aset kripto akhirnya bisa secara resmi dimasukkan ke dalam laporan keuangan, rasanya seperti pengakuan tertentu?
Model AI dan data pengguna juga dihitung sebagai aset? Jadi perusahaan internet benar-benar harus menghitung ulang keuangan mereka
Begitu aturan ini keluar, pembaruan digital perusahaan tradisional juga harus dihitung ulang, pusing
Masalah status Bitcoin selesai, rasanya semakin dekat dengan pengakuan mainstream
Transformasi besar ini di tahun 2026, banyak perusahaan harus menilai ulang valuasi mereka, ini kabar baik atau buruk, belum pasti
Lihat AsliBalas0
WhaleInTraining
· 01-07 18:13
Tunggu, BTC akhirnya akan memiliki status resmi dalam laporan keuangan? Butuh berapa tahun untuk menunggu ini?
Lihat AsliBalas0
RegenRestorer
· 01-05 08:50
Menyusahkan, aturan harus diubah lagi? 2026 masih jauh, kemungkinan besar gelombang ini akan meledakkan pasar lagi
Lihat AsliBalas0
DegenWhisperer
· 01-05 08:38
btc akhirnya akan diakui secara resmi, jadi angka-angka dalam laporan keuangan akan terlihat jauh lebih baik
Lihat AsliBalas0
NeonCollector
· 01-05 08:37
Tunggu dulu, BTC akhirnya akan mendapatkan pengakuan resmi di laporan keuangan? Seharusnya sudah sejak lama begitu, agar lembaga-lembaga tersebut tidak lagi berpura-pura tidak melihatnya
Lihat AsliBalas0
governance_lurker
· 01-05 08:30
Tunggu, apakah Bitcoin akhirnya akan dikonfirmasi secara resmi? Sudah berapa tahun ini, apakah saatnya memberi kami satu penjelasan yang seragam haha
International Financial Reporting Standards Foundation (IASB) baru-baru ini mengumumkan sebuah reformasi penting: mulai tahun 2026, kerangka akuntansi global akan mengalami penyesuaian mendalam. Perubahan ini memiliki dua fokus utama yang langsung menyentuh inti ekonomi digital.
Pertama adalah masalah identitas akuntansi aset kripto. Sejak lama, klasifikasi aset digital seperti Bitcoin dalam laporan keuangan menjadi perdebatan—apakah termasuk kas atau persediaan? Masalah ini diharapkan dapat diselesaikan secara seragam di bawah aturan baru. Ini berarti transparansi pengelolaan aset perusahaan yang memegang Bitcoin (seperti Tesla, MicroStrategy, dan pelopor lainnya) akan meningkat secara signifikan, dan logika penilaian mereka dalam laporan keuangan juga akan disesuaikan.
Kedua adalah masalah pengakuan aset tak berwujud. Algoritma yang dikembangkan internal perusahaan teknologi, basis data pengguna, model AI, dan lain-lain selama ini belum pernah secara resmi dimasukkan ke dalam neraca. Aturan baru berpotensi mengubah situasi ini, memungkinkan kekayaan "tak kasat mata" ini muncul secara besar-besaran dalam laporan keuangan resmi untuk pertama kalinya. Ini adalah langkah besar bagi perusahaan teknologi dan perusahaan tradisional yang sedang melakukan transformasi digital, karena sistem penilaian mereka pasti akan dievaluasi ulang.
Cakupan perubahan ini sangat luas: dari perusahaan yang memegang mata uang digital, hingga semua perusahaan teknologi yang terkait data dan algoritma; dari investor dan auditor, hingga lembaga keuangan—setiap peran dalam ekonomi digital akan merasakan dampaknya. Pertanyaannya, bagaimana industri Anda akan merespons pembaruan aturan akuntansi ini?