【链文】Ada seorang trader yang merayakan selama 35 hari di platform perdagangan prediksi, mengumpulkan 53 order transaksi. Tampaknya memiliki tingkat kemenangan 51% (menang 27 kali), tapi hasilnya? Kerugian lebih dari 2 juta dolar AS.
Yang paling mencuri perhatian adalah transaksi yang menghasilkan keuntungan sebesar 93,6 ribu—lalu kehilangan 1,58 juta di transaksi lain. Rata-rata setiap taruhan sebesar 400 ribu, orang ini benar-benar bermain serius.
Di mana masalahnya? Strategi benar-benar tidak seimbang. Orang ini sering masuk pasar saat “arah konsensus” terlihat pasti, dengan harga masuk yang sangat tinggi seperti 0,51-0,67. Dengan kata lain, potensi keuntungan terbatas (ruang kenaikan kecil), dan saat rugi langsung tutup posisi (tanpa stop loss saat turun). Pada acara dengan “tingkat kepercayaan tinggi” seperti tim favorit NBA atau sepak bola, dia suka bertaruh besar, hasilnya sudah bisa diduga—posisi sering kali kembali ke nol.
Ini bukan keberuntungan buruk, melainkan masalah struktural:
Hindari masuk dengan harga tinggi — Harga di atas 0,5 berarti pasar sudah menetapkan harga, apa keunggulanmu?
Kontrol risiko per transaksi — Taruhan sebesar 400 ribu, satu kekalahan bisa sangat menyakitkan.
Harus ada stop profit dan stop loss — Jangan biarkan posisi profit hilang begitu saja, dan jangan biarkan posisi rugi terus turun ke nol.
Hitung rasio profit dan rugi dengan jelas — Jika struktur odds buruk (sepenuhnya turun vs terbatas naik), jangan main, meskipun keberanian bertaruh besar tetap harus berhenti.
Pasar prediksi terlihat transparan dan harga bereaksi cepat, tapi ini justru menunjukkan bahwa jika tidak punya keunggulan, jangan dipaksakan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SatoshiChallenger
· 01-08 03:48
Yang menarik adalah, meskipun memiliki tingkat kemenangan 51%, masih bisa rugi 2 juta, orang ini benar-benar menafsirkan "teori probabilitas" dengan sangat kreatif
Sering membeli dengan harga tinggi tanpa stop loss, singkatnya adalah mental penjudi yang menyamar sebagai trader
Data sudah ada di sini, tingkat kemenangan tidak sama dengan menghasilkan uang, meskipun kebanyakan orang masih dalam keadaan tidur nyenyak
Inilah kenyataan dari pasar prediksi, teknik tidak cukup, mental harus menutupi, akhirnya bahkan modal pun terkuras
Pelajaran pasar yang sebenarnya tidak pernah lembut, biaya pendidikan 200 juta adalah hal yang murah
Lihat AsliBalas0
CoconutWaterBoy
· 01-06 07:11
51% kemenangan dan kerugian 2 juta, orang ini benar-benar sedang memberi uang, ini soal mengejar tinggi sekali dalam satu kali taruhan
Lihat AsliBalas0
rug_connoisseur
· 01-05 06:55
51% kemenangan masih merugi 200 juta, orang ini benar-benar menganggap manajemen risiko sebagai hiasan
Lihat AsliBalas0
FrogInTheWell
· 01-05 06:53
Trading tanpa stop loss sama saja dengan bermain roulette Rusia, bagaimana dengan tingkat kemenangan 51%, satu kali margin call dan semuanya sia-sia.
Lihat AsliBalas0
AltcoinTherapist
· 01-05 06:45
Lelaki ini benar-benar mendapatkan keuntungan besar, dengan tingkat kemenangan 51% masih bisa rugi 2 juta, sungguh luar biasa...
Lihat AsliBalas0
OfflineNewbie
· 01-05 06:38
51% kemenangan masih bisa rugi 2 juta? Teman ini pasti sangat pandai mengejar harga tinggi, bagaimana dia melakukannya
Mimpi Menghasilkan Uang di Pasar Prediksi: Mengapa dengan Tingkat Menang 51% Masih Rugi 2 Juta?
【链文】Ada seorang trader yang merayakan selama 35 hari di platform perdagangan prediksi, mengumpulkan 53 order transaksi. Tampaknya memiliki tingkat kemenangan 51% (menang 27 kali), tapi hasilnya? Kerugian lebih dari 2 juta dolar AS.
Yang paling mencuri perhatian adalah transaksi yang menghasilkan keuntungan sebesar 93,6 ribu—lalu kehilangan 1,58 juta di transaksi lain. Rata-rata setiap taruhan sebesar 400 ribu, orang ini benar-benar bermain serius.
Di mana masalahnya? Strategi benar-benar tidak seimbang. Orang ini sering masuk pasar saat “arah konsensus” terlihat pasti, dengan harga masuk yang sangat tinggi seperti 0,51-0,67. Dengan kata lain, potensi keuntungan terbatas (ruang kenaikan kecil), dan saat rugi langsung tutup posisi (tanpa stop loss saat turun). Pada acara dengan “tingkat kepercayaan tinggi” seperti tim favorit NBA atau sepak bola, dia suka bertaruh besar, hasilnya sudah bisa diduga—posisi sering kali kembali ke nol.
Ini bukan keberuntungan buruk, melainkan masalah struktural:
Hindari masuk dengan harga tinggi — Harga di atas 0,5 berarti pasar sudah menetapkan harga, apa keunggulanmu?
Kontrol risiko per transaksi — Taruhan sebesar 400 ribu, satu kekalahan bisa sangat menyakitkan.
Harus ada stop profit dan stop loss — Jangan biarkan posisi profit hilang begitu saja, dan jangan biarkan posisi rugi terus turun ke nol.
Hitung rasio profit dan rugi dengan jelas — Jika struktur odds buruk (sepenuhnya turun vs terbatas naik), jangan main, meskipun keberanian bertaruh besar tetap harus berhenti.
Pasar prediksi terlihat transparan dan harga bereaksi cepat, tapi ini justru menunjukkan bahwa jika tidak punya keunggulan, jangan dipaksakan.