Co-founder Solana, toly, baru-baru ini mengemukakan pandangan bahwa protokol seharusnya menyimpan dana untuk pembelian kembali di masa depan, dan saran ini memicu pemikiran baru tentang ekonomi token Solana. Berdasarkan berita terbaru, toly menyatakan bahwa mekanisme seperti ini akan memaksa semua token yang dibuka kuncinya untuk diperdagangkan sesuai dengan harga yang diharapkan setelah pembelian kembali. Di balik saran yang tampaknya sederhana ini, terdapat pemikiran mendalam tentang bagaimana Solana menghadapi tekanan pasokan token.
Logika Inti Mekanisme Pembelian Kembali
Interpretasi Isi Usulan
Inti dari saran toly adalah dua langkah:
Menyimpan dana di tingkat protokol (bukan dialokasikan ke komunitas atau pengembang)
Menggunakan dana yang disimpan untuk pembelian kembali token secara berkala atau tidak berkala
Mengubah ekspektasi pasar terhadap pasokan di masa depan melalui pembelian kembali
Mengapa usulan ini diajukan
Situasi pasokan token Solana cukup unik. Berdasarkan data terbaru, total pasokan SOL adalah 617.683.399 koin, dengan jumlah yang beredar saat ini 563.400.828 koin, dan token ini mengikuti model pasokan tak terbatas. Ini berarti akan ada banyak token baru yang masuk ke peredaran di masa depan. Pelepasan token yang terkunci secara bertahap (vesting) selalu menjadi perhatian pasar, karena token ini saat masuk ke peredaran sering kali memberi tekanan pada harga.
Saran toly secara esensial adalah menggunakan pembelian kembali untuk mengimbangi tekanan pasokan ini. Jika protokol berjanji melakukan pembelian kembali, pasar akan mencerminkan ekspektasi tersebut dalam harga spot, sehingga mengurangi dampak pelepasan token baru terhadap harga.
Latar Belakang Pasar SOL Saat Ini
Realitas Tekanan Pasokan Token
Berdasarkan informasi terkait, harga SOL saat ini adalah $135.75, dengan kapitalisasi pasar sebesar 7,648 miliar dolar AS, menguasai 2.43% dari pasar kripto. Meskipun performa harga relatif stabil, model pasokan tak terbatas berarti menghadapi tekanan inflasi jangka panjang.
Perkembangan Ekosistem dan Peningkatan Teknologi
Perlu dicatat bahwa Solana sedang menjalankan upgrade besar bernama Alpenglow, yang akan menunda finalitas teoritis dari 12.8 detik menjadi 100-150 milidetik, meningkatkan performa sekitar 100 kali lipat. Selain itu, aktivitas di jaringan Solana terus meningkat—volume transaksi spot di jaringan Solana mencapai 1,6 triliun dolar AS pada tahun 2025, pertama kalinya melampaui semua bursa terpusat selain Binance.
Perkembangan ekosistem yang pesat ini memberikan dasar bagi pelaksanaan mekanisme pembelian kembali. Performa jaringan yang lebih baik dan aktivitas yang lebih tinggi berarti protokol memiliki kapasitas untuk mengumpulkan lebih banyak dana untuk pembelian kembali.
Kelayakan dan Tantangan Usulan
Analisis Kelayakan
Dari sudut pandang teknologi, Solana sebagai blockchain independen mampu membangun mekanisme seperti ini. Protokol dapat mengumpulkan dana melalui biaya transaksi, pendapatan MEV, dan sumber lainnya. Dibandingkan dengan blockchain publik seperti Ethereum yang memerlukan tata kelola komunitas yang kompleks, Solana memiliki keputusan yang relatif lebih fleksibel.
Tantangan Potensial
Sumber dana: Protokol perlu menentukan dari mana dana akan diambil untuk pembelian kembali
Tata kelola: Ini melibatkan keputusan besar dari komunitas Solana dan membutuhkan konsensus luas
Pelaksanaan: Waktu, skala, dan frekuensi pembelian kembali harus diatur dengan jelas
Penilaian Signifikansi Pasar
Usulan ini mencerminkan bahwa Solana secara aktif menyesuaikan ekonomi tokennya. Dibandingkan dengan pasif menanggung tekanan pasokan, melakukan pembelian kembali secara aktif adalah sikap yang lebih proaktif. Jika dilaksanakan dengan baik, ini bisa menjadi arah kebijakan penting Solana di tahun 2026.
Dari sudut pandang investor, mekanisme pembelian kembali biasanya dianggap sebagai sinyal positif karena secara langsung mendukung harga token. Namun, yang penting adalah keberlanjutan sumber dana untuk pembelian kembali dan dampaknya terhadap investasi pengembangan ekosistem.
Kesimpulan
Saran pembelian kembali dari toly menyentuh inti dari ekonomi token Solana. Dalam model pasokan tak terbatas, melakukan hedging terhadap tekanan pasokan secara aktif melalui pembelian kembali adalah pendekatan yang masuk akal. Nilai sebenarnya dari saran ini terletak pada potensi mendorong Solana untuk melakukan optimisasi ekonomi token secara lebih sistematis. Namun, dari usulan hingga implementasi masih panjang jalan yang harus dilalui, termasuk perlunya konsensus komunitas, desain mekanisme, dan pengawasan pelaksanaan. Perkembangan ekosistem Solana yang pesat saat ini memberikan fondasi bagi pelaksanaan mekanisme ini, tetapi efektivitasnya masih harus diuji oleh pasar.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Solana co-founder mengusulkan mekanisme buyback: Bisakah mengatasi tekanan token yang akan dibuka kuncinya
Co-founder Solana, toly, baru-baru ini mengemukakan pandangan bahwa protokol seharusnya menyimpan dana untuk pembelian kembali di masa depan, dan saran ini memicu pemikiran baru tentang ekonomi token Solana. Berdasarkan berita terbaru, toly menyatakan bahwa mekanisme seperti ini akan memaksa semua token yang dibuka kuncinya untuk diperdagangkan sesuai dengan harga yang diharapkan setelah pembelian kembali. Di balik saran yang tampaknya sederhana ini, terdapat pemikiran mendalam tentang bagaimana Solana menghadapi tekanan pasokan token.
Logika Inti Mekanisme Pembelian Kembali
Interpretasi Isi Usulan
Inti dari saran toly adalah dua langkah:
Mengapa usulan ini diajukan
Situasi pasokan token Solana cukup unik. Berdasarkan data terbaru, total pasokan SOL adalah 617.683.399 koin, dengan jumlah yang beredar saat ini 563.400.828 koin, dan token ini mengikuti model pasokan tak terbatas. Ini berarti akan ada banyak token baru yang masuk ke peredaran di masa depan. Pelepasan token yang terkunci secara bertahap (vesting) selalu menjadi perhatian pasar, karena token ini saat masuk ke peredaran sering kali memberi tekanan pada harga.
Saran toly secara esensial adalah menggunakan pembelian kembali untuk mengimbangi tekanan pasokan ini. Jika protokol berjanji melakukan pembelian kembali, pasar akan mencerminkan ekspektasi tersebut dalam harga spot, sehingga mengurangi dampak pelepasan token baru terhadap harga.
Latar Belakang Pasar SOL Saat Ini
Realitas Tekanan Pasokan Token
Berdasarkan informasi terkait, harga SOL saat ini adalah $135.75, dengan kapitalisasi pasar sebesar 7,648 miliar dolar AS, menguasai 2.43% dari pasar kripto. Meskipun performa harga relatif stabil, model pasokan tak terbatas berarti menghadapi tekanan inflasi jangka panjang.
Perkembangan Ekosistem dan Peningkatan Teknologi
Perlu dicatat bahwa Solana sedang menjalankan upgrade besar bernama Alpenglow, yang akan menunda finalitas teoritis dari 12.8 detik menjadi 100-150 milidetik, meningkatkan performa sekitar 100 kali lipat. Selain itu, aktivitas di jaringan Solana terus meningkat—volume transaksi spot di jaringan Solana mencapai 1,6 triliun dolar AS pada tahun 2025, pertama kalinya melampaui semua bursa terpusat selain Binance.
Perkembangan ekosistem yang pesat ini memberikan dasar bagi pelaksanaan mekanisme pembelian kembali. Performa jaringan yang lebih baik dan aktivitas yang lebih tinggi berarti protokol memiliki kapasitas untuk mengumpulkan lebih banyak dana untuk pembelian kembali.
Kelayakan dan Tantangan Usulan
Analisis Kelayakan
Dari sudut pandang teknologi, Solana sebagai blockchain independen mampu membangun mekanisme seperti ini. Protokol dapat mengumpulkan dana melalui biaya transaksi, pendapatan MEV, dan sumber lainnya. Dibandingkan dengan blockchain publik seperti Ethereum yang memerlukan tata kelola komunitas yang kompleks, Solana memiliki keputusan yang relatif lebih fleksibel.
Tantangan Potensial
Penilaian Signifikansi Pasar
Usulan ini mencerminkan bahwa Solana secara aktif menyesuaikan ekonomi tokennya. Dibandingkan dengan pasif menanggung tekanan pasokan, melakukan pembelian kembali secara aktif adalah sikap yang lebih proaktif. Jika dilaksanakan dengan baik, ini bisa menjadi arah kebijakan penting Solana di tahun 2026.
Dari sudut pandang investor, mekanisme pembelian kembali biasanya dianggap sebagai sinyal positif karena secara langsung mendukung harga token. Namun, yang penting adalah keberlanjutan sumber dana untuk pembelian kembali dan dampaknya terhadap investasi pengembangan ekosistem.
Kesimpulan
Saran pembelian kembali dari toly menyentuh inti dari ekonomi token Solana. Dalam model pasokan tak terbatas, melakukan hedging terhadap tekanan pasokan secara aktif melalui pembelian kembali adalah pendekatan yang masuk akal. Nilai sebenarnya dari saran ini terletak pada potensi mendorong Solana untuk melakukan optimisasi ekonomi token secara lebih sistematis. Namun, dari usulan hingga implementasi masih panjang jalan yang harus dilalui, termasuk perlunya konsensus komunitas, desain mekanisme, dan pengawasan pelaksanaan. Perkembangan ekosistem Solana yang pesat saat ini memberikan fondasi bagi pelaksanaan mekanisme ini, tetapi efektivitasnya masih harus diuji oleh pasar.