Menteri Keuangan dan Perdagangan Jepang, Katayama Gatsuki, hari ini memberikan pidato di hari perdagangan pertama tahun baru di Bursa Efek Tokyo, secara resmi menetapkan tahun 2026 sebagai “Tahun Digital”, dan menyatakan harapannya agar infrastruktur bursa memperluas penggunaan cryptocurrency dan aset digital. Ini adalah pernyataan tegas dari pemerintah Jepang terhadap aset kripto, sekaligus menandai perubahan sikap pusat keuangan global ini terhadap aset digital.
Inti Kebijakan: Dimulai dari Infrastruktur
Pidato Katayama Gatsuki menyampaikan beberapa sinyal yang jelas:
Masyarakat perlu mendapatkan manfaat dari aset digital dengan peran penting dari bursa
Pemerintah akan mendukung penuh pembangunan lingkungan perdagangan teknologi keuangan terdepan di bursa
Penyebaran aset kripto dan aset digital menjadi fokus utama tahun ini
Ini bukan sekadar deklarasi kosong, melainkan mengarah pada jalur pelaksanaan yang konkret: melalui saluran resmi seperti bursa saham, bukan partisipasi mandiri dari investor ritel. Pemikiran ini lebih sesuai dengan gaya regulasi Jepang yang konsisten—mendorong inovasi di bawah risiko yang terkendali.
Pertimbangan Realistis terhadap Model Amerika Serikat
Kasus keberhasilan di AS
Katayama Gatsuki secara khusus menyebut pengalaman Amerika Serikat: aset kripto telah menjadi alat melawan inflasi melalui ETF (Exchange-Traded Fund). Perbandingan ini sangat penting.
Di tahun 2024, AS telah menyetujui ETF Bitcoin spot, ETF Ethereum, dan produk lainnya, yang memungkinkan institusi dan investor umum berpartisipasi dalam aset kripto melalui saluran keuangan tradisional. Pendekatan ini menurunkan hambatan partisipasi sekaligus meningkatkan keamanan dan kepatuhan.
Jalur potensial di Jepang
Jepang mengindikasikan kemungkinan mengambil langkah serupa, yang berarti:
Aset kripto berpotensi mendapatkan lebih banyak bentuk perdagangan legal di bursa saham Jepang
ETF atau produk serupa mungkin menjadi fokus utama pengembangan
Kerangka regulasi kemungkinan akan semakin jelas dan lengkap
Seberapa penting sinyal ini?
Dari sudut pandang pasar, dorongan aktif dari pemerintah Jepang memiliki beberapa makna:
Peningkatan kepastian kebijakan: Dari reaktif menjadi proaktif, menunjukkan Jepang telah memutuskan untuk berperan aktif di bidang aset digital. Ini akan memberi kepercayaan lebih kepada bursa dan lembaga keuangan untuk berinvestasi.
Efek demonstrasi di pasar Asia: Sebagai pusat keuangan utama di Asia, perubahan kebijakan Jepang berpotensi memberi contoh bagi wilayah lain. Jika Jepang berhasil mendorong regulasi aset digital yang sesuai, negara-negara Asia lain mungkin mengikuti.
Sinyal masuknya dana institusional: Dukungan resmi berarti risiko diakui pemerintah sampai tingkat tertentu, yang akan menarik lebih banyak dana institusional ke pasar ini.
Kesimpulan
Menetapkan tahun 2026 sebagai “Tahun Digital” bukan sekadar langkah sembarangan, melainkan sinyal kebijakan yang sistematis. Melalui infrastruktur bursa, mengacu pada keberhasilan ETF di AS, dan dukungan penuh dari pemerintah, Jepang sedang memajukan mainstreamisasi aset kripto secara pragmatis. Ini adalah sinyal positif bagi pasar kripto global dan juga menandai percepatan tren aset digital dari pinggiran menuju arus utama. Selanjutnya, yang perlu diperhatikan adalah produk dan kerangka regulasi spesifik apa yang akan diluncurkan Jepang untuk mewujudkan janji “Tahun Digital” ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pengumuman resmi Jepang "Tahun Digital Yuan": dari menunggu dan melihat menjadi aktif, pasar kripto Asia menyambut sinyal baru
Menteri Keuangan dan Perdagangan Jepang, Katayama Gatsuki, hari ini memberikan pidato di hari perdagangan pertama tahun baru di Bursa Efek Tokyo, secara resmi menetapkan tahun 2026 sebagai “Tahun Digital”, dan menyatakan harapannya agar infrastruktur bursa memperluas penggunaan cryptocurrency dan aset digital. Ini adalah pernyataan tegas dari pemerintah Jepang terhadap aset kripto, sekaligus menandai perubahan sikap pusat keuangan global ini terhadap aset digital.
Inti Kebijakan: Dimulai dari Infrastruktur
Pidato Katayama Gatsuki menyampaikan beberapa sinyal yang jelas:
Ini bukan sekadar deklarasi kosong, melainkan mengarah pada jalur pelaksanaan yang konkret: melalui saluran resmi seperti bursa saham, bukan partisipasi mandiri dari investor ritel. Pemikiran ini lebih sesuai dengan gaya regulasi Jepang yang konsisten—mendorong inovasi di bawah risiko yang terkendali.
Pertimbangan Realistis terhadap Model Amerika Serikat
Kasus keberhasilan di AS
Katayama Gatsuki secara khusus menyebut pengalaman Amerika Serikat: aset kripto telah menjadi alat melawan inflasi melalui ETF (Exchange-Traded Fund). Perbandingan ini sangat penting.
Di tahun 2024, AS telah menyetujui ETF Bitcoin spot, ETF Ethereum, dan produk lainnya, yang memungkinkan institusi dan investor umum berpartisipasi dalam aset kripto melalui saluran keuangan tradisional. Pendekatan ini menurunkan hambatan partisipasi sekaligus meningkatkan keamanan dan kepatuhan.
Jalur potensial di Jepang
Jepang mengindikasikan kemungkinan mengambil langkah serupa, yang berarti:
Seberapa penting sinyal ini?
Dari sudut pandang pasar, dorongan aktif dari pemerintah Jepang memiliki beberapa makna:
Peningkatan kepastian kebijakan: Dari reaktif menjadi proaktif, menunjukkan Jepang telah memutuskan untuk berperan aktif di bidang aset digital. Ini akan memberi kepercayaan lebih kepada bursa dan lembaga keuangan untuk berinvestasi.
Efek demonstrasi di pasar Asia: Sebagai pusat keuangan utama di Asia, perubahan kebijakan Jepang berpotensi memberi contoh bagi wilayah lain. Jika Jepang berhasil mendorong regulasi aset digital yang sesuai, negara-negara Asia lain mungkin mengikuti.
Sinyal masuknya dana institusional: Dukungan resmi berarti risiko diakui pemerintah sampai tingkat tertentu, yang akan menarik lebih banyak dana institusional ke pasar ini.
Kesimpulan
Menetapkan tahun 2026 sebagai “Tahun Digital” bukan sekadar langkah sembarangan, melainkan sinyal kebijakan yang sistematis. Melalui infrastruktur bursa, mengacu pada keberhasilan ETF di AS, dan dukungan penuh dari pemerintah, Jepang sedang memajukan mainstreamisasi aset kripto secara pragmatis. Ini adalah sinyal positif bagi pasar kripto global dan juga menandai percepatan tren aset digital dari pinggiran menuju arus utama. Selanjutnya, yang perlu diperhatikan adalah produk dan kerangka regulasi spesifik apa yang akan diluncurkan Jepang untuk mewujudkan janji “Tahun Digital” ini.