Bullish market datang, banyak orang masih menghitung-hitung apakah akhir pekan akan kembali mengisi kekosongan. Tapi kenyataannya sering kali mengejutkan — pasar bullish yang sebenarnya sama sekali tidak mengikuti logika ini.
Dalam tren yang kuat, yang hilang bukanlah harga, tetapi keunggulan psikologis. Mereka yang melewatkan momentum, bukan malah menunggu harga yang lebih rendah untuk masuk, melainkan dipaksa mengikuti arus di posisi yang semakin tinggi. Inilah kekuatan FOMO. Dalam ritme pasar yang terus menciptakan rekor tertinggi, mereka yang terlambat akhirnya hanya bisa menerima posisi di puncak, sama sekali tidak bisa berbicara tentang pengisian kekosongan yang tepat.
Jadi, saat pasar benar-benar bergerak, daripada menunggu peluang pengisian kekosongan yang mungkin tidak akan pernah muncul, lebih baik memahami psikologi pasar — selama bull run, celah biasanya cepat terisi atau langsung dilompati, dan yang benar-benar menghasilkan uang adalah mereka yang masuk lebih awal.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
22 Suka
Hadiah
22
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MetaverseVagabond
· 01-07 20:42
Benar sekali, setiap kali selalu ingin menunggu hasil rebound langsung terbang, sialnya saya memang orang yang membeli di posisi tinggi yang bodoh
Lihat AsliBalas0
ContractFreelancer
· 01-06 04:49
Benar sekali, saya juga pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya, langsung panik dan terbang ke atas saat menunggu hasil koreksi.
Yang paling tidak nyaman saat pasar sedang kosong bukanlah kerugian, melainkan melihat orang lain mendapatkan keuntungan, sementara kita panik dan buru-buru masuk di posisi tinggi.
Pasar bullish yang sejati sama sekali tidak memberi waktu untuk bereaksi, entah itu naikkan posisi lebih awal atau tanggung kerugian di posisi tinggi, tidak ada jalan ketiga.
Keunggulan psikologis ini benar-benar menyentuh saya, orang yang masuk lebih awal memiliki ketenangan yang lebih.
FOMO ini adalah mesin panen yang kejam, banyak orang yang jatuh karena ini.
Sebenarnya, yang penting adalah percaya pada tren, jangan selalu berpikir untuk membeli di dasar yang tepat, semua itu adalah strategi setelah kejadian.
Lihat AsliBalas0
ColdWalletGuardian
· 01-05 00:35
Menunggu orang yang menunggu rebound pasti menyesal sekarang, FOMO benar-benar luar biasa
---
Bagus sekali, menunggu koreksi bukanlah untuk harga rendah melainkan hanya memotong kerugian
---
Naik lebih awal sudah mendapatkan keuntungan besar, terlambat sadar dan masih bingung mau beli atau tidak
---
Pergerakan pasar kali ini sama sekali tidak mengandalkan analisis teknikal, ini adalah perang psikologis
---
Kehilangan momentum lebih menyakitkan daripada kerugian uang, saya percaya itu
---
Daripada menunggu koreksi, lebih baik mengikuti irama pasar, bagaimanapun juga orang yang membeli di posisi tinggi pasti ragu-ragu
---
Aduh, kalau tahu dari awal tidak akan menunggu titik yang mungkin tidak akan pernah ada
---
Psikologi pasar bullish, satu kalimatnya adalah jangan terlalu banyak mikir, segera masuk
---
Melihat dari 500 naik ke 5000, saya masih menunggu rebound...
Lihat AsliBalas0
BackrowObserver
· 01-05 00:35
Kalau saja tahu sebelumnya, saya tidak akan menunggu perbaikan itu, sekarang hanya bisa membeli di harga tinggi dan menerima kerugian
Lihat AsliBalas0
BoredStaker
· 01-05 00:34
Tunggu aku terus melewatkan peluang, siapa tahu aku bisa mendapatkan dasar yang sempurna haha
Lihat AsliBalas0
DAOdreamer
· 01-05 00:33
Rasanya merasa tidak terjun ke pasar benar-benar menyenangkan, sudah menunggu celah selama setengah hari, dan hasilnya pasar langsung melambung tinggi hahaha
Lihat AsliBalas0
NFTDreamer
· 01-05 00:22
Sial, benar-benar menunggu pengisian kekosongan sampai bumi dan langit berubah, begitu menoleh sudah tertinggal jauh di belakang.
Bullish market datang, banyak orang masih menghitung-hitung apakah akhir pekan akan kembali mengisi kekosongan. Tapi kenyataannya sering kali mengejutkan — pasar bullish yang sebenarnya sama sekali tidak mengikuti logika ini.
Dalam tren yang kuat, yang hilang bukanlah harga, tetapi keunggulan psikologis. Mereka yang melewatkan momentum, bukan malah menunggu harga yang lebih rendah untuk masuk, melainkan dipaksa mengikuti arus di posisi yang semakin tinggi. Inilah kekuatan FOMO. Dalam ritme pasar yang terus menciptakan rekor tertinggi, mereka yang terlambat akhirnya hanya bisa menerima posisi di puncak, sama sekali tidak bisa berbicara tentang pengisian kekosongan yang tepat.
Jadi, saat pasar benar-benar bergerak, daripada menunggu peluang pengisian kekosongan yang mungkin tidak akan pernah muncul, lebih baik memahami psikologi pasar — selama bull run, celah biasanya cepat terisi atau langsung dilompati, dan yang benar-benar menghasilkan uang adalah mereka yang masuk lebih awal.