Organisasi menunjukkan perbedaan yang jelas! XRP masuk bersih selama 29 hari berturut-turut melawan tren, ETF spot BTC dan ETH menghadapi arus dana yang menurun
Dalam bulan Desember yang secara umum mengalami tekanan di pasar kripto, muncul fenomena menarik—ETF spot XRP menjadi “raja penarik dana”, sementara dana untuk Bitcoin dan Ethereum justru mengalami aliran keluar.
Mengapa XRP mampu menarik dana institusional secara kontra tren?
ETF spot XRP AS pada bulan Desember mencatat rekor aliran masuk bersih selama beberapa bulan berturut-turut, dengan 29 Desember saja menyerap dana sebesar 8,44 juta dolar AS, dan total aliran masuk selama bulan tersebut mencapai sekitar 1,15 miliar dolar AS. Meski seluruh pasar kripto menghadapi tekanan penyesuaian, XRP tetap stabil menarik modal jangka panjang, dengan dana sebesar 478 juta dolar AS mengalir ke ETF selama bulan tersebut.
Vincent Liu, Kepala Investasi Kronos Research, menunjukkan bahwa penggunaan XRP dalam penyelesaian lintas batas menyediakan skenario aplikasi yang unik bagi investor, dan ini adalah kunci mengapa XRP tetap menarik saat pasar sedang lesu. Dibandingkan dengan sekadar penyimpanan nilai, utilitas pembayaran lintas batas membuat institusi lebih bersedia melakukan alokasi jangka panjang.
Tantangan aliran dana keluar dari BTC dan ETH
Berbeda secara mencolok dengan tren XRP yang meningkat, ETF spot Bitcoin dan Ethereum mengalami arus keluar dana selama periode yang sama. Pada bulan Desember, ETF BTC mengalami aliran keluar bersih lebih dari 1,1 miliar dolar AS, sedangkan ETF ETH keluar sekitar 612 juta dolar AS. Pada 15 Desember, saat dana paling banyak keluar, kedua aset tersebut masing-masing mengalami aliran keluar sebesar 357,7 juta dan 224,8 juta dolar AS.
Berdasarkan data on-chain dari Glassnode, sejak awal November, rata-rata aliran bersih 30 hari dari ETF Bitcoin dan Ether spot di AS terus-menerus negatif, mencerminkan bahwa permintaan dari investor institusional sedang menurun secara signifikan.
Apakah ini volatilitas musiman atau pergeseran permintaan?
Vincent Liu berpendapat bahwa aliran keluar dana selama periode Natal adalah fenomena normal pasar, dan tidak perlu terlalu panik. Seiring dengan dimulainya kembali pasar di awal Januari, modal institusional biasanya akan kembali aktif. Namun, perbedaan besar dalam aliran dana antara XRP dan BTC/ETH patut dipikirkan—apakah ini menandakan perubahan dalam logika alokasi aset kripto oleh institusi, dengan lebih banyak perhatian tertuju pada proyek yang memiliki nilai aplikasi nyata?
Bagaimanapun, fenomena perbedaan aliran dana ini telah menjadi fokus utama situs web dan platform data yang memantau arus keluar, serta memberikan sudut pandang baru bagi para investor.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Organisasi menunjukkan perbedaan yang jelas! XRP masuk bersih selama 29 hari berturut-turut melawan tren, ETF spot BTC dan ETH menghadapi arus dana yang menurun
Dalam bulan Desember yang secara umum mengalami tekanan di pasar kripto, muncul fenomena menarik—ETF spot XRP menjadi “raja penarik dana”, sementara dana untuk Bitcoin dan Ethereum justru mengalami aliran keluar.
Mengapa XRP mampu menarik dana institusional secara kontra tren?
ETF spot XRP AS pada bulan Desember mencatat rekor aliran masuk bersih selama beberapa bulan berturut-turut, dengan 29 Desember saja menyerap dana sebesar 8,44 juta dolar AS, dan total aliran masuk selama bulan tersebut mencapai sekitar 1,15 miliar dolar AS. Meski seluruh pasar kripto menghadapi tekanan penyesuaian, XRP tetap stabil menarik modal jangka panjang, dengan dana sebesar 478 juta dolar AS mengalir ke ETF selama bulan tersebut.
Vincent Liu, Kepala Investasi Kronos Research, menunjukkan bahwa penggunaan XRP dalam penyelesaian lintas batas menyediakan skenario aplikasi yang unik bagi investor, dan ini adalah kunci mengapa XRP tetap menarik saat pasar sedang lesu. Dibandingkan dengan sekadar penyimpanan nilai, utilitas pembayaran lintas batas membuat institusi lebih bersedia melakukan alokasi jangka panjang.
Tantangan aliran dana keluar dari BTC dan ETH
Berbeda secara mencolok dengan tren XRP yang meningkat, ETF spot Bitcoin dan Ethereum mengalami arus keluar dana selama periode yang sama. Pada bulan Desember, ETF BTC mengalami aliran keluar bersih lebih dari 1,1 miliar dolar AS, sedangkan ETF ETH keluar sekitar 612 juta dolar AS. Pada 15 Desember, saat dana paling banyak keluar, kedua aset tersebut masing-masing mengalami aliran keluar sebesar 357,7 juta dan 224,8 juta dolar AS.
Berdasarkan data on-chain dari Glassnode, sejak awal November, rata-rata aliran bersih 30 hari dari ETF Bitcoin dan Ether spot di AS terus-menerus negatif, mencerminkan bahwa permintaan dari investor institusional sedang menurun secara signifikan.
Apakah ini volatilitas musiman atau pergeseran permintaan?
Vincent Liu berpendapat bahwa aliran keluar dana selama periode Natal adalah fenomena normal pasar, dan tidak perlu terlalu panik. Seiring dengan dimulainya kembali pasar di awal Januari, modal institusional biasanya akan kembali aktif. Namun, perbedaan besar dalam aliran dana antara XRP dan BTC/ETH patut dipikirkan—apakah ini menandakan perubahan dalam logika alokasi aset kripto oleh institusi, dengan lebih banyak perhatian tertuju pada proyek yang memiliki nilai aplikasi nyata?
Bagaimanapun, fenomena perbedaan aliran dana ini telah menjadi fokus utama situs web dan platform data yang memantau arus keluar, serta memberikan sudut pandang baru bagi para investor.