Dalam dunia keuangan tradisional, pemberi pinjaman mengandalkan skor kredit untuk menilai risiko. Di dunia cryptocurrency, situasinya berbeda: di sinilah peran Loan-to-Value (LTV), sebuah parameter penting yang mengukur rasio persentase antara jumlah pinjaman dan nilai jaminan yang disetor.
Pada dasarnya, LTV mewakili mekanisme perlindungan untuk kedua belah pihak. Pemberi pinjaman mengurangi risiko mereka karena dapat melikuidasi jaminan jika terjadi wanprestasi, sementara pengguna dapat mengakses pembiayaan yang lebih besar dengan tingkat bunga yang lebih rendah, tanpa harus melalui pemeriksaan kredit tradisional.
Cara Menghitung Loan-to-Value: Dua Skenario Umum
Skenario awal - Saat pemberian pinjaman:
Bayangkan Anda ingin meminjam uang dengan menggunakan bitcoin sebagai jaminan. Rumusnya sederhana:
LTV = (Jumlah pinjaman) ÷ (Nilai pasar jaminan) × 100
Jika Anda menyetor 10.000 dolar dalam bitcoin dan menerima pinjaman sebesar 5.000 dolar, LTV Anda akan menjadi 50%. Ini berarti jaminan Anda menutupi dua kali lipat dari jumlah yang dipinjamkan.
Skenario berikutnya - Saat pemantauan aktif:
Setelah pinjaman aktif, LTV Anda terus berfluktuasi berdasarkan pergerakan harga cryptocurrency. Anda akan menggunakan rumus ini untuk memantau situasi secara konstan:
LTV = (Saldo utang tersisa) ÷ (Nilai saat ini dari jaminan)
Peran Penting Volatilitas
Inilah poin krusial: jika harga bitcoin turun, nilai jaminan Anda secara otomatis menurun, menyebabkan peningkatan rasio LTV Anda. Jika bitcoin yang Anda setor kehilangan 30% nilainya, LTV Anda bisa naik dari 50% menjadi 71%, mendekati batas likuidasi yang berbahaya.
Untuk menjaga LTV Anda tetap pada level awal dan menghindari risiko likuidasi paksa, Anda mungkin harus menyediakan jaminan tambahan atau melunasi sebagian pinjaman.
Mengapa Loan-to-Value Penting dalam Cripto-Lending
Keuntungan utama dari LTV terletak pada kemampuannya meminimalkan risiko pemberi pinjaman melalui mekanisme yang objektif dan transparan. Bagi peminjam, ini merupakan peluang untuk mengakses modal yang lebih besar dengan biaya bunga yang kompetitif, semuanya tanpa harus melalui birokrasi tradisional.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Loan-to-Value (LTV): Cara Kerja dalam Pinjaman Kripto
Apa sebenarnya Loan-to-Value?
Dalam dunia keuangan tradisional, pemberi pinjaman mengandalkan skor kredit untuk menilai risiko. Di dunia cryptocurrency, situasinya berbeda: di sinilah peran Loan-to-Value (LTV), sebuah parameter penting yang mengukur rasio persentase antara jumlah pinjaman dan nilai jaminan yang disetor.
Pada dasarnya, LTV mewakili mekanisme perlindungan untuk kedua belah pihak. Pemberi pinjaman mengurangi risiko mereka karena dapat melikuidasi jaminan jika terjadi wanprestasi, sementara pengguna dapat mengakses pembiayaan yang lebih besar dengan tingkat bunga yang lebih rendah, tanpa harus melalui pemeriksaan kredit tradisional.
Cara Menghitung Loan-to-Value: Dua Skenario Umum
Skenario awal - Saat pemberian pinjaman:
Bayangkan Anda ingin meminjam uang dengan menggunakan bitcoin sebagai jaminan. Rumusnya sederhana:
LTV = (Jumlah pinjaman) ÷ (Nilai pasar jaminan) × 100
Jika Anda menyetor 10.000 dolar dalam bitcoin dan menerima pinjaman sebesar 5.000 dolar, LTV Anda akan menjadi 50%. Ini berarti jaminan Anda menutupi dua kali lipat dari jumlah yang dipinjamkan.
Skenario berikutnya - Saat pemantauan aktif:
Setelah pinjaman aktif, LTV Anda terus berfluktuasi berdasarkan pergerakan harga cryptocurrency. Anda akan menggunakan rumus ini untuk memantau situasi secara konstan:
LTV = (Saldo utang tersisa) ÷ (Nilai saat ini dari jaminan)
Peran Penting Volatilitas
Inilah poin krusial: jika harga bitcoin turun, nilai jaminan Anda secara otomatis menurun, menyebabkan peningkatan rasio LTV Anda. Jika bitcoin yang Anda setor kehilangan 30% nilainya, LTV Anda bisa naik dari 50% menjadi 71%, mendekati batas likuidasi yang berbahaya.
Untuk menjaga LTV Anda tetap pada level awal dan menghindari risiko likuidasi paksa, Anda mungkin harus menyediakan jaminan tambahan atau melunasi sebagian pinjaman.
Mengapa Loan-to-Value Penting dalam Cripto-Lending
Keuntungan utama dari LTV terletak pada kemampuannya meminimalkan risiko pemberi pinjaman melalui mekanisme yang objektif dan transparan. Bagi peminjam, ini merupakan peluang untuk mengakses modal yang lebih besar dengan biaya bunga yang kompetitif, semuanya tanpa harus melalui birokrasi tradisional.