Xiong’an, la megapolitan futuriste yang dibangun sekitar 70 kilometer di selatan barat Beijing di Hebei, baru saja melewati tonggak sejarah. Laboratorium kota abad ke-21 ini kini menyambut jaringan Internet komersial 10G pertama yang terbuka untuk umum, menandai titik balik penting dalam evolusi infrastruktur digital global.
Kinerja mengesankan dari 10G
Kemitraan antara Huawei dan China Unicom telah melahirkan infrastruktur yang mampu memberikan kecepatan luar biasa. Pengujian yang dilakukan di Xiong’an menunjukkan performa sebesar 9.834 Megabit per detik, sehingga pengguna mendapatkan kecepatan komersial mendekati 10 Gigabit per detik. Hingga saat ini, ini adalah koneksi broadband berkecepatan tinggi komersial paling canggih yang pernah diterapkan secara besar-besaran untuk konsumen.
Lompatan teknologi tanpa banding
Meskipun beberapa negara, terutama Uni Emirat Arab dan Qatar, telah menunjukkan kemampuan serupa selama fase pengujian, China tampil sebagai pelopor dengan menjadikan teknologi ini benar-benar dapat diakses oleh pasar massal. Penerapan jaringan 10G di Xiong’an menggambarkan bagaimana ekosistem kota pintar dapat menjadi katalisator inovasi infrastruktur.
Implikasi untuk ekosistem digital
Kemajuan ini jauh lebih dari sekadar peningkatan bandwidth. Untuk sektor-sektor baru seperti augmented reality, kecerdasan buatan, dan aplikasi terdesentralisasi, infrastruktur semacam ini merupakan lahan eksperimen yang istimewa. Xiong’an dengan demikian memperkuat posisinya sebagai pusat teknologi rujukan, mampu menyambut layanan digital generasi baru.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Revolusi 10G di Tiongkok: kapan Xiong'an menjadi laboratorium teknologi global
Xiong’an, la megapolitan futuriste yang dibangun sekitar 70 kilometer di selatan barat Beijing di Hebei, baru saja melewati tonggak sejarah. Laboratorium kota abad ke-21 ini kini menyambut jaringan Internet komersial 10G pertama yang terbuka untuk umum, menandai titik balik penting dalam evolusi infrastruktur digital global.
Kinerja mengesankan dari 10G
Kemitraan antara Huawei dan China Unicom telah melahirkan infrastruktur yang mampu memberikan kecepatan luar biasa. Pengujian yang dilakukan di Xiong’an menunjukkan performa sebesar 9.834 Megabit per detik, sehingga pengguna mendapatkan kecepatan komersial mendekati 10 Gigabit per detik. Hingga saat ini, ini adalah koneksi broadband berkecepatan tinggi komersial paling canggih yang pernah diterapkan secara besar-besaran untuk konsumen.
Lompatan teknologi tanpa banding
Meskipun beberapa negara, terutama Uni Emirat Arab dan Qatar, telah menunjukkan kemampuan serupa selama fase pengujian, China tampil sebagai pelopor dengan menjadikan teknologi ini benar-benar dapat diakses oleh pasar massal. Penerapan jaringan 10G di Xiong’an menggambarkan bagaimana ekosistem kota pintar dapat menjadi katalisator inovasi infrastruktur.
Implikasi untuk ekosistem digital
Kemajuan ini jauh lebih dari sekadar peningkatan bandwidth. Untuk sektor-sektor baru seperti augmented reality, kecerdasan buatan, dan aplikasi terdesentralisasi, infrastruktur semacam ini merupakan lahan eksperimen yang istimewa. Xiong’an dengan demikian memperkuat posisinya sebagai pusat teknologi rujukan, mampu menyambut layanan digital generasi baru.