Pada hari perdagangan terakhir tahun 2025, pergerakan emas dan perak menunjukkan divergensi, emas spot turun ke $4320 per ons, sementara perak berkisar di sekitar $71 per ons. Meskipun hari perdagangan berakhir dengan sedikit kelemahan, kinerja sepanjang tahun tetap mencolok—ini adalah kenaikan tahunan terbesar yang dicapai logam mulia dalam lebih dari empat puluh tahun terakhir.
Dorongan pasar di balik peningkatan volatilitas
Memasuki tahap akhir tahun, penurunan partisipasi pasar menyebabkan volume perdagangan yang rendah, dan fluktuasi harga logam mulia semakin meningkat. Bursa berjangka internasional dua kali menaikkan persyaratan margin, mencerminkan meningkatnya kebutuhan pengelolaan risiko pasar. Penurunan tajam pada hari Senin, rebound hari Selasa, dan tekanan kembali pada hari Rabu, adalah gambaran nyata dari suasana pasar saat ini.
Geopolitik dan kebijakan moneter beresonansi
Volatilitas emas didukung oleh logika yang mendalam. Ketegangan geopolitik yang terus meningkat memperkuat daya tarik aset safe haven. Pada saat yang sama, siklus penurunan suku bunga Federal Reserve memberikan dukungan makro untuk emas dan perak—dalam lingkungan suku bunga rendah, aset yang tidak menghasilkan bunga menjadi lebih kompetitif.
Ekonomi maju yang menghadapi masalah inflasi yang persistens dan tekanan utang semakin memicu kekhawatiran pasar terhadap keamanan aset. Kekhawatiran ini menyebar secara berlapis-lapis, mendorong dana terus mengalir ke instrumen safe haven tradisional, mendorong harga logam mulia terus meningkat.
Kenaikan tahunan logam mulia mencapai level tertinggi sejak 1979, yang merupakan hasil dari berbagai faktor yang bekerja secara bersamaan—baik mencerminkan kebutuhan lindung nilai terhadap ketidakpastian pasar maupun pengakuan kembali terhadap nilai aset tradisional oleh para investor.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Logam mulia mencatat kinerja tahunan terbaik sejak 1979, dengan lonjakan harga emas yang mencapai rekor tertinggi selama fluktuasi
Pada hari perdagangan terakhir tahun 2025, pergerakan emas dan perak menunjukkan divergensi, emas spot turun ke $4320 per ons, sementara perak berkisar di sekitar $71 per ons. Meskipun hari perdagangan berakhir dengan sedikit kelemahan, kinerja sepanjang tahun tetap mencolok—ini adalah kenaikan tahunan terbesar yang dicapai logam mulia dalam lebih dari empat puluh tahun terakhir.
Dorongan pasar di balik peningkatan volatilitas
Memasuki tahap akhir tahun, penurunan partisipasi pasar menyebabkan volume perdagangan yang rendah, dan fluktuasi harga logam mulia semakin meningkat. Bursa berjangka internasional dua kali menaikkan persyaratan margin, mencerminkan meningkatnya kebutuhan pengelolaan risiko pasar. Penurunan tajam pada hari Senin, rebound hari Selasa, dan tekanan kembali pada hari Rabu, adalah gambaran nyata dari suasana pasar saat ini.
Geopolitik dan kebijakan moneter beresonansi
Volatilitas emas didukung oleh logika yang mendalam. Ketegangan geopolitik yang terus meningkat memperkuat daya tarik aset safe haven. Pada saat yang sama, siklus penurunan suku bunga Federal Reserve memberikan dukungan makro untuk emas dan perak—dalam lingkungan suku bunga rendah, aset yang tidak menghasilkan bunga menjadi lebih kompetitif.
Ekonomi maju yang menghadapi masalah inflasi yang persistens dan tekanan utang semakin memicu kekhawatiran pasar terhadap keamanan aset. Kekhawatiran ini menyebar secara berlapis-lapis, mendorong dana terus mengalir ke instrumen safe haven tradisional, mendorong harga logam mulia terus meningkat.
Kenaikan tahunan logam mulia mencapai level tertinggi sejak 1979, yang merupakan hasil dari berbagai faktor yang bekerja secara bersamaan—baik mencerminkan kebutuhan lindung nilai terhadap ketidakpastian pasar maupun pengakuan kembali terhadap nilai aset tradisional oleh para investor.