Engulfing adalah formasi candlestick di mana sebuah candle sepenuhnya membungkus body candlestick sebelumnya (wick/shadow tidak termasuk dalam perhitungan). Pola ini merupakan sinyal perubahan momentum yang cukup signifikan dan sering digunakan trader untuk mengidentifikasi pembalikan trend.
Kondisi Dasar Terbentuknya Engulfing
Untuk mengenali engulfing pattern, ada dua persyaratan utama yang harus terpenuhi. Pertama, harus sudah ada trend yang jelas sebelumnya, baik trend naik maupun trend turun. Kedua, minimal ada dua candlestick dengan formasi spesifik yang menunjukkan gejala pembalikan arah.
Tanpa adanya trend yang sudah terestablish sebelumnya, pattern ini tidak akan muncul atau tidak akan menjadi sinyal yang valid untuk trading.
Bearish Engulfing - Sinyal Pembalikan dari Naik ke Turun
Bearish engulfing candle terbentuk ketika sedang berada dalam trend bullish. Candle pertama memiliki body kecil berwarna hijau (bullish), kemudian disusul candle berikutnya dengan body berwarna merah (bearish) yang sepenuhnya menyelimuti candle hijau sebelumnya.
Untuk mengkonfirmasi bearish engulfing pattern yang valid, perhatikan kriteria berikut:
Panjang body candle merah harus lebih besar dibanding body candle hijau sebelumnya
Level low dari candle merah harus lebih rendah daripada low candle hijau sebelumnya
Level close candle merah idealnya berada di bawah low candle hijau sebelumnya (meski ini bukan keharusan mutlak)
Bullish Engulfing - Sinyal Pembalikan dari Turun ke Naik
Bullish engulfing pattern muncul pada fase trend bearish. Di sini, candle pertama menampilkan body kecil berwarna merah (bearish), lalu diikuti candle berikutnya dengan body berwarna hijau (bullish) yang seluruhnya membungkus candle merah tersebut.
Kriteria untuk mengvalidasi bullish engulfing candle adalah:
Panjang body candle hijau harus lebih panjang daripada body candle merah sebelumnya
Level high dari candle hijau harus melampaui high candle merah sebelumnya
Level close candle hijau sebaiknya berada di atas high candle merah sebelumnya (meskipun ini tidak wajib)
Kedua pattern ini menjadi tools penting bagi trader untuk menentukan entry atau exit point dengan melihat tanda-tanda perubahan sentiment pasar.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Memahami Bearish & Bullish Engulfing dalam Analisis Candlestick
Apa Itu Engulfing Pattern?
Engulfing adalah formasi candlestick di mana sebuah candle sepenuhnya membungkus body candlestick sebelumnya (wick/shadow tidak termasuk dalam perhitungan). Pola ini merupakan sinyal perubahan momentum yang cukup signifikan dan sering digunakan trader untuk mengidentifikasi pembalikan trend.
Kondisi Dasar Terbentuknya Engulfing
Untuk mengenali engulfing pattern, ada dua persyaratan utama yang harus terpenuhi. Pertama, harus sudah ada trend yang jelas sebelumnya, baik trend naik maupun trend turun. Kedua, minimal ada dua candlestick dengan formasi spesifik yang menunjukkan gejala pembalikan arah.
Tanpa adanya trend yang sudah terestablish sebelumnya, pattern ini tidak akan muncul atau tidak akan menjadi sinyal yang valid untuk trading.
Bearish Engulfing - Sinyal Pembalikan dari Naik ke Turun
Bearish engulfing candle terbentuk ketika sedang berada dalam trend bullish. Candle pertama memiliki body kecil berwarna hijau (bullish), kemudian disusul candle berikutnya dengan body berwarna merah (bearish) yang sepenuhnya menyelimuti candle hijau sebelumnya.
Untuk mengkonfirmasi bearish engulfing pattern yang valid, perhatikan kriteria berikut:
Bullish Engulfing - Sinyal Pembalikan dari Turun ke Naik
Bullish engulfing pattern muncul pada fase trend bearish. Di sini, candle pertama menampilkan body kecil berwarna merah (bearish), lalu diikuti candle berikutnya dengan body berwarna hijau (bullish) yang seluruhnya membungkus candle merah tersebut.
Kriteria untuk mengvalidasi bullish engulfing candle adalah:
Kedua pattern ini menjadi tools penting bagi trader untuk menentukan entry atau exit point dengan melihat tanda-tanda perubahan sentiment pasar.