Kasus resesi ekonomi di salah satu negara Amerika Selatan menarik untuk dipelajari. Pemimpin sebelumnya menarik banyak pendukung melalui kebijakan populis yang radikal—meng nasionalisasi perusahaan minyak asing, mengubah pendapatan minyak menjadi kesejahteraan sosial, sehingga mendapatkan dukungan rakyat dalam waktu singkat. Masalahnya, negara ini kekurangan akumulasi modal dan tidak menguasai teknologi pengeboran minyak dan gas yang maju. Mengandalkan peralatan warisan dari investasi asing, seiring peralatan menua dan mengalami keausan, produksi minyak menurun dari puncaknya menjadi sekitar satu atau dua puluh persen, ditambah lagi dengan korupsi dan praktik mencari rente dalam sistem, sistem kesejahteraan yang awalnya dijanjikan kepada rakyat tiba-tiba berubah menjadi tidak berpenghasilan.
Pemerintah tidak memilih reformasi struktural, malah menempuh jalan yang tidak kembali—mengaktifkan mesin pencetak uang. Pasokan uang berlebih yang besar masuk ke ekonomi, menghasilkan spiral inflasi yang merugikan: harga barang melambung tinggi, tabungan terkikis, daya beli masyarakat runtuh, dan kekayaan sosial cepat menguap. Logika ini berulang dalam sejarah dan menjadi salah satu alasan utama mengapa banyak penggemar cryptocurrency memperhatikan risiko sistem fiat.
Dari kasus ini, terlihat bahwa bergantung hanya pada ekspor sumber daya tanpa melakukan peningkatan industri, ditambah kebijakan moneter yang tidak bertanggung jawab, akhirnya hanya akan menghancurkan seluruh sistem ekonomi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GhostAddressMiner
· 19jam yang lalu
Jejak di rantai yang khas, saat dompet bank sentral mencetak uang secara gila-gilaan, seharusnya sudah melihat adegan berikutnya. Mesin pencetak uang dinyalakan = kekayaan menguap, sejarah selalu berulang, hanya saja dengan alamat yang berbeda.
Lihat AsliBalas0
MetaverseLandlord
· 01-06 01:35
Mesin pencetak uang langsung selesai berfungsi, lihat saja Venezuela untuk membuktikannya
Lihat AsliBalas0
MEVHunterNoLoss
· 01-04 18:51
Ini adalah spiral kematian fiat yang khas, lagi-lagi dengan trik lama ini
Inilah mengapa kita membutuhkan Bitcoin
Lihat AsliBalas0
DataPickledFish
· 01-04 18:47
Itu lagi-lagi mesin pencetak uang, benar-benar luar biasa, tidak heran banyak orang memegang koin.
Lihat AsliBalas0
DegenWhisperer
· 01-04 18:28
Satu lagi contoh nyata yang hidup, begitu mesin pencetak uang dinyalakan, tidak bisa dihentikan sama sekali
Kasus resesi ekonomi di salah satu negara Amerika Selatan menarik untuk dipelajari. Pemimpin sebelumnya menarik banyak pendukung melalui kebijakan populis yang radikal—meng nasionalisasi perusahaan minyak asing, mengubah pendapatan minyak menjadi kesejahteraan sosial, sehingga mendapatkan dukungan rakyat dalam waktu singkat. Masalahnya, negara ini kekurangan akumulasi modal dan tidak menguasai teknologi pengeboran minyak dan gas yang maju. Mengandalkan peralatan warisan dari investasi asing, seiring peralatan menua dan mengalami keausan, produksi minyak menurun dari puncaknya menjadi sekitar satu atau dua puluh persen, ditambah lagi dengan korupsi dan praktik mencari rente dalam sistem, sistem kesejahteraan yang awalnya dijanjikan kepada rakyat tiba-tiba berubah menjadi tidak berpenghasilan.
Pemerintah tidak memilih reformasi struktural, malah menempuh jalan yang tidak kembali—mengaktifkan mesin pencetak uang. Pasokan uang berlebih yang besar masuk ke ekonomi, menghasilkan spiral inflasi yang merugikan: harga barang melambung tinggi, tabungan terkikis, daya beli masyarakat runtuh, dan kekayaan sosial cepat menguap. Logika ini berulang dalam sejarah dan menjadi salah satu alasan utama mengapa banyak penggemar cryptocurrency memperhatikan risiko sistem fiat.
Dari kasus ini, terlihat bahwa bergantung hanya pada ekspor sumber daya tanpa melakukan peningkatan industri, ditambah kebijakan moneter yang tidak bertanggung jawab, akhirnya hanya akan menghancurkan seluruh sistem ekonomi.