Tahun ini akan menjadi periode penting bagi mereka yang tertarik mengakses pasar Vietnam. Setelah koreksi yang terjadi pada awal April, pasar saham Vietnam menunjukkan sinyal pemulihan yang kuat. Pada tahun 2567, Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh hingga 7,09% dan diperkirakan tahun ini akan tumbuh tidak kurang dari 6,7% menurut prediksi dari Standard Chartered Bank.
Yang menarik adalah tingkat pertumbuhan ekonomi Vietnam lebih tinggi dari rata-rata regional dan tetap tiga kali lipat lebih tinggi dari negara tetangga Thailand. Hasil ini mencerminkan kekuatan dasar ekonomi makro.
Meningkatkan dari Pasar Pinggiran ke Pasar Berkembang: Makna Sebenarnya dari Perubahan
Tahun ini, pasar Vietnam akan mendapatkan peningkatan status dari (Frontier Market) menjadi pasar berkembang (Emerging Market) pada akhir tahun. Perubahan status ini bukan hanya soal klasifikasi ulang, tetapi juga berdampak signifikan terhadap aliran modal dari seluruh dunia.
Menurut data MSCI, saat ini dana untuk pasar pinggiran global hanya sekitar 100 miliar dolar AS, sementara dana untuk pasar berkembang sekitar 6.800 miliar dolar AS. Ketika Vietnam mendapatkan peningkatan status, dana yang mengikuti MSCI Emerging Markets harus menyesuaikan alokasi portofolio untuk memasukkan saham Vietnam, sehingga arus investasi masuk secara alami dan berkelanjutan.
Analisis delapan saham utama pasar Vietnam
1. VCB (Vietcombank): Inti dari sistem keuangan
Bank Kesejahteraan Vietnam, yaitu VCB, adalah lembaga keuangan terbesar dan dengan nilai pasar tertinggi di bursa saham. Perusahaan menunjukkan kemampuan manajemen yang stabil dan menjadi fondasi utama bagi investor institusi asing.
Dalam konteks pertumbuhan ekonomi, permintaan layanan keuangan akan meningkat secara alami. Sementara itu, tingkat akses layanan perbankan di Vietnam masih lebih rendah dibandingkan negara maju, yang merupakan peluang besar. Ditambah lagi, revolusi digital di sektor perbankan menempatkan VCB dalam posisi yang baik untuk pertumbuhan berkelanjutan.
2. VHM (Vinhomes): Kemenangan dalam pengembangan properti
Menulis bisnis properti residensial terbesar, mencakup apartemen, rumah tunggal, townhome, hingga vila premium. VHM adalah anak perusahaan dari Vingroup, yang keanggotaannya mencakup 2,2% dari PDB negara, memberikan keunggulan kompetitif terakhir.
Perluasan kelas menengah, peningkatan tingkat industri perkotaan, dan pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan semuanya memberikan dampak positif terhadap lokasi properti. Saat ini, proporsi penduduk perkotaan Vietnam lebih rendah dari Thailand tetapi meningkat dengan cepat, menciptakan permintaan hunian berkualitas tinggi yang berkelanjutan.
3. GAS (Petrovietnam Gas): Sumber daya energi penting
Sebagai perusahaan energi terkemuka yang menjalankan seluruh proses dari eksplorasi hingga distribusi, GAS memiliki peran strategis dalam sistem ekonomi. Didukung oleh pemerintah dan mengakses sumber daya secara khusus.
Sementara Vietnam mempercepat pembangunan infrastruktur, kebutuhan energi akan meningkat. Gas alam adalah bahan bakar penting dalam transisi menuju ramah lingkungan. Meskipun harga pasar global berfluktuasi, kebijakan pembangunan negara Vietnam tetap mendorong GAS menjadi penting dalam jangka panjang.
4. VNM (Vinamilk): Pemimpin pasar produk susu
Sebagai perusahaan pertama di pasar produk susu Vietnam, VNM memegang posisi yang kokoh, telah mencapai 40 negara, dan memiliki nilai pasar lebih dari 6,48 miliar dolar AS.
Masalah utama adalah konsumsi susu per kapita di Vietnam masih lebih rendah dari negara tetangga, menunjukkan potensi pertumbuhan yang besar. Ketika pendapatan meningkat, konsumen akan lebih memperhatikan kesehatan dan pilihan makanan. Hal ini mendorong VNM maju ke depan. Selain itu, VNM juga secara konsisten membayar dividen dan memiliki keuangan yang stabil, menjadikannya pilihan yang cocok bagi investor yang mengharapkan pertumbuhan dan pendapatan.
5. FPT: Ahli teknologi Vietnam
Sebagai perusahaan teknologi terkenal secara internasional, FPT menyediakan layanan IT Outsourcing kepada perusahaan teknologi utama di seluruh dunia. Model bisnis ini mendapatkan manfaat dari tenaga kerja IT berkualitas tinggi dengan biaya lebih rendah dibandingkan negara maju.
Dalam era transformasi digital, permintaan layanan AI, Cloud Computing, dan Big Data meningkat secara signifikan. FPT telah berinvestasi dalam teknologi ini, menempatkan diri dalam posisi untuk merebut pangsa pasar besar di masa depan. Analis percaya bahwa FPT mungkin menjadi perusahaan dengan nilai pasar terbesar di Vietnam dalam 10 tahun ke depan.
6. MSN (Masan Group): Logistik, makanan, dan ritel
Masan Group memiliki bisnis yang beragam, dengan pengaruh utama di mie instan, saus, dan produk terkait. Selain itu, MSN juga mengakuisisi VinMart, jaringan lebih dari 3.000 toko, membantu perusahaan memperluas ke sektor ritel yang potensial.
Dalam menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku konsumen, MSN mengembangkan produk baru seperti produk kesehatan dan makanan premium yang sesuai dengan pertumbuhan dan perubahan selera kelas menengah.
7. VRE (Vincom Retail): Pemilik pusat perbelanjaan
Sebagai pemimpin pusat perbelanjaan, VRE mengelola portofolio proyek dengan lokasi strategis, desain modern, dan pengelolaan yang baik, didukung oleh Vingroup yang kuat.
Proyek pengembangan pusat perbelanjaan VRE mendapat manfaat dari ekspansi kelas menengah dan budaya konsumsi Vietnam yang beralih ke pusat perbelanjaan. Merek ritel global seperti Zara, H&M, dan Uniqlo juga menambah daya tarik dan membuka peluang peningkatan sewa.
8. ACV (Airports Corporation of Vietnam): Perusahaan transportasi udara
Mengelola bandara utama Vietnam, termasuk Bandara Internasional Tan Son Nhat dan Noi Bai. ACV berada dalam posisi yang diuntungkan dari pertumbuhan pariwisata dan transportasi udara.
Proyek bandara Long Thanh yang sedang dibangun, dirancang untuk menampung 100 juta penumpang per tahun, akan meningkatkan kapasitas layanan dan membuka peluang pertumbuhan bagi ACV di dekade mendatang.
Dampak Koreksi terhadap Pasar: Pendapat dari Para Ahli
Koreksi besar pada bulan April lalu disebabkan oleh faktor eksternal seperti kebijakan tarif bea cukai dan pergerakan pasar AS. Banyak ahli berpendapat bahwa ini adalah “waktu yang tepat untuk membeli” bagi investor jangka panjang.
Pasar cenderung bereaksi berlebihan terhadap berita negatif dalam jangka pendek. Koreksi seperti ini biasanya memberi peluang untuk membeli saham berkualitas dengan harga yang lebih baik. Terutama di pasar dengan fondasi ekonomi yang kuat seperti Vietnam.
Cara Berinvestasi di Pasar Vietnam untuk Investor Thailand
Pilihan 1: Akun melalui broker Thailand
Cara termudah dan paling nyaman adalah membuka akun di broker Thailand yang menyediakan layanan perdagangan saham luar negeri, seperti BOL KASIKORP, BOL SCB, atau BOL Bualuang.
Langkah-langkah:
Hubungi broker untuk menanyakan detail
Siapkan dokumen seperti KTP, paspor, dan bukti keuangan
Deposit dana ke akun
Kirim order melalui sistem online
Kelebihan: Mudah, tidak perlu khawatir soal bahasa
Kekurangan: Biaya mungkin lebih tinggi
Pilihan 2: Akun langsung dengan broker Vietnam
Bagi yang ingin mengakses pasar secara langsung, dapat membuka akun dengan broker Vietnam seperti SSI Securities, VNDirect, atau HSC.
Langkah-langkah:
Kirim email atau telepon ke broker
Siapkan dokumen seperti paspor dan bukti alamat
Mungkin perlu pergi ke Vietnam untuk menandatangani dokumen
Transfer dana ke akun
Kelebihan: Biaya lebih rendah, data pasar langsung
Kekurangan: Memakan waktu dan lebih rumit
Pilihan 3: Investasi melalui reksa dana
Beberapa reksa dana di Thailand memiliki kebijakan investasi di pasar Vietnam, seperti Eastspring Vietnam Equity Fund atau Bualuang Vietnam Equity Fund.
Kelebihan: Tidak perlu analisis individual, risiko tersebar, dikelola profesional
Kekurangan: Biaya pengelolaan dan biaya lain-lain
Pilihan 4: Platform online internasional
Platform seperti Interactive Brokers, Saxo Bank, atau Tiger Brokers menyediakan layanan perdagangan saham luar negeri termasuk pasar Vietnam.
Kelebihan: Mudah digunakan, biaya rendah, alat analisis tersedia
Kekurangan: Tidak selalu mendukung bahasa Thailand, perlu pelajari syarat dan ketentuan penggunaan
Kesimpulan: Masa Depan Investasi Pasar Vietnam
Pasar Vietnam berada di titik perubahan penting yang penuh peluang. Pertumbuhan ekonomi yang menonjol, peningkatan status menjadi pasar berkembang, dan pemulihan setelah koreksi semuanya menunjukkan peluang positif jangka panjang.
Delapan saham yang dianalisis dalam artikel ini—VCB, VHM, GAS, VNM, FPT, MSN, VRE, dan ACV—semuanya memiliki potensi tinggi sesuai tren perkembangan negara. Masing-masing menawarkan ketahanan dan karakteristik unik yang berbeda.
Namun, investasi selalu mengandung risiko. Investor harus melakukan riset secara mendalam dan mempertimbangkan tujuan investasi serta toleransi risiko mereka sebelum memutuskan. Investasi di pasar baru memerlukan pemahaman dan persiapan yang matang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar Vietnam tahun 2568: Peluang investasi di negara ekonomi berkembang
Ikhtisar Pasar dan Tren Pertumbuhan
Tahun ini akan menjadi periode penting bagi mereka yang tertarik mengakses pasar Vietnam. Setelah koreksi yang terjadi pada awal April, pasar saham Vietnam menunjukkan sinyal pemulihan yang kuat. Pada tahun 2567, Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh hingga 7,09% dan diperkirakan tahun ini akan tumbuh tidak kurang dari 6,7% menurut prediksi dari Standard Chartered Bank.
Yang menarik adalah tingkat pertumbuhan ekonomi Vietnam lebih tinggi dari rata-rata regional dan tetap tiga kali lipat lebih tinggi dari negara tetangga Thailand. Hasil ini mencerminkan kekuatan dasar ekonomi makro.
Meningkatkan dari Pasar Pinggiran ke Pasar Berkembang: Makna Sebenarnya dari Perubahan
Tahun ini, pasar Vietnam akan mendapatkan peningkatan status dari (Frontier Market) menjadi pasar berkembang (Emerging Market) pada akhir tahun. Perubahan status ini bukan hanya soal klasifikasi ulang, tetapi juga berdampak signifikan terhadap aliran modal dari seluruh dunia.
Menurut data MSCI, saat ini dana untuk pasar pinggiran global hanya sekitar 100 miliar dolar AS, sementara dana untuk pasar berkembang sekitar 6.800 miliar dolar AS. Ketika Vietnam mendapatkan peningkatan status, dana yang mengikuti MSCI Emerging Markets harus menyesuaikan alokasi portofolio untuk memasukkan saham Vietnam, sehingga arus investasi masuk secara alami dan berkelanjutan.
Analisis delapan saham utama pasar Vietnam
1. VCB (Vietcombank): Inti dari sistem keuangan
Bank Kesejahteraan Vietnam, yaitu VCB, adalah lembaga keuangan terbesar dan dengan nilai pasar tertinggi di bursa saham. Perusahaan menunjukkan kemampuan manajemen yang stabil dan menjadi fondasi utama bagi investor institusi asing.
Dalam konteks pertumbuhan ekonomi, permintaan layanan keuangan akan meningkat secara alami. Sementara itu, tingkat akses layanan perbankan di Vietnam masih lebih rendah dibandingkan negara maju, yang merupakan peluang besar. Ditambah lagi, revolusi digital di sektor perbankan menempatkan VCB dalam posisi yang baik untuk pertumbuhan berkelanjutan.
2. VHM (Vinhomes): Kemenangan dalam pengembangan properti
Menulis bisnis properti residensial terbesar, mencakup apartemen, rumah tunggal, townhome, hingga vila premium. VHM adalah anak perusahaan dari Vingroup, yang keanggotaannya mencakup 2,2% dari PDB negara, memberikan keunggulan kompetitif terakhir.
Perluasan kelas menengah, peningkatan tingkat industri perkotaan, dan pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan semuanya memberikan dampak positif terhadap lokasi properti. Saat ini, proporsi penduduk perkotaan Vietnam lebih rendah dari Thailand tetapi meningkat dengan cepat, menciptakan permintaan hunian berkualitas tinggi yang berkelanjutan.
3. GAS (Petrovietnam Gas): Sumber daya energi penting
Sebagai perusahaan energi terkemuka yang menjalankan seluruh proses dari eksplorasi hingga distribusi, GAS memiliki peran strategis dalam sistem ekonomi. Didukung oleh pemerintah dan mengakses sumber daya secara khusus.
Sementara Vietnam mempercepat pembangunan infrastruktur, kebutuhan energi akan meningkat. Gas alam adalah bahan bakar penting dalam transisi menuju ramah lingkungan. Meskipun harga pasar global berfluktuasi, kebijakan pembangunan negara Vietnam tetap mendorong GAS menjadi penting dalam jangka panjang.
4. VNM (Vinamilk): Pemimpin pasar produk susu
Sebagai perusahaan pertama di pasar produk susu Vietnam, VNM memegang posisi yang kokoh, telah mencapai 40 negara, dan memiliki nilai pasar lebih dari 6,48 miliar dolar AS.
Masalah utama adalah konsumsi susu per kapita di Vietnam masih lebih rendah dari negara tetangga, menunjukkan potensi pertumbuhan yang besar. Ketika pendapatan meningkat, konsumen akan lebih memperhatikan kesehatan dan pilihan makanan. Hal ini mendorong VNM maju ke depan. Selain itu, VNM juga secara konsisten membayar dividen dan memiliki keuangan yang stabil, menjadikannya pilihan yang cocok bagi investor yang mengharapkan pertumbuhan dan pendapatan.
5. FPT: Ahli teknologi Vietnam
Sebagai perusahaan teknologi terkenal secara internasional, FPT menyediakan layanan IT Outsourcing kepada perusahaan teknologi utama di seluruh dunia. Model bisnis ini mendapatkan manfaat dari tenaga kerja IT berkualitas tinggi dengan biaya lebih rendah dibandingkan negara maju.
Dalam era transformasi digital, permintaan layanan AI, Cloud Computing, dan Big Data meningkat secara signifikan. FPT telah berinvestasi dalam teknologi ini, menempatkan diri dalam posisi untuk merebut pangsa pasar besar di masa depan. Analis percaya bahwa FPT mungkin menjadi perusahaan dengan nilai pasar terbesar di Vietnam dalam 10 tahun ke depan.
6. MSN (Masan Group): Logistik, makanan, dan ritel
Masan Group memiliki bisnis yang beragam, dengan pengaruh utama di mie instan, saus, dan produk terkait. Selain itu, MSN juga mengakuisisi VinMart, jaringan lebih dari 3.000 toko, membantu perusahaan memperluas ke sektor ritel yang potensial.
Dalam menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku konsumen, MSN mengembangkan produk baru seperti produk kesehatan dan makanan premium yang sesuai dengan pertumbuhan dan perubahan selera kelas menengah.
7. VRE (Vincom Retail): Pemilik pusat perbelanjaan
Sebagai pemimpin pusat perbelanjaan, VRE mengelola portofolio proyek dengan lokasi strategis, desain modern, dan pengelolaan yang baik, didukung oleh Vingroup yang kuat.
Proyek pengembangan pusat perbelanjaan VRE mendapat manfaat dari ekspansi kelas menengah dan budaya konsumsi Vietnam yang beralih ke pusat perbelanjaan. Merek ritel global seperti Zara, H&M, dan Uniqlo juga menambah daya tarik dan membuka peluang peningkatan sewa.
8. ACV (Airports Corporation of Vietnam): Perusahaan transportasi udara
Mengelola bandara utama Vietnam, termasuk Bandara Internasional Tan Son Nhat dan Noi Bai. ACV berada dalam posisi yang diuntungkan dari pertumbuhan pariwisata dan transportasi udara.
Proyek bandara Long Thanh yang sedang dibangun, dirancang untuk menampung 100 juta penumpang per tahun, akan meningkatkan kapasitas layanan dan membuka peluang pertumbuhan bagi ACV di dekade mendatang.
Dampak Koreksi terhadap Pasar: Pendapat dari Para Ahli
Koreksi besar pada bulan April lalu disebabkan oleh faktor eksternal seperti kebijakan tarif bea cukai dan pergerakan pasar AS. Banyak ahli berpendapat bahwa ini adalah “waktu yang tepat untuk membeli” bagi investor jangka panjang.
Pasar cenderung bereaksi berlebihan terhadap berita negatif dalam jangka pendek. Koreksi seperti ini biasanya memberi peluang untuk membeli saham berkualitas dengan harga yang lebih baik. Terutama di pasar dengan fondasi ekonomi yang kuat seperti Vietnam.
Cara Berinvestasi di Pasar Vietnam untuk Investor Thailand
Pilihan 1: Akun melalui broker Thailand
Cara termudah dan paling nyaman adalah membuka akun di broker Thailand yang menyediakan layanan perdagangan saham luar negeri, seperti BOL KASIKORP, BOL SCB, atau BOL Bualuang.
Langkah-langkah:
Kelebihan: Mudah, tidak perlu khawatir soal bahasa Kekurangan: Biaya mungkin lebih tinggi
Pilihan 2: Akun langsung dengan broker Vietnam
Bagi yang ingin mengakses pasar secara langsung, dapat membuka akun dengan broker Vietnam seperti SSI Securities, VNDirect, atau HSC.
Langkah-langkah:
Kelebihan: Biaya lebih rendah, data pasar langsung Kekurangan: Memakan waktu dan lebih rumit
Pilihan 3: Investasi melalui reksa dana
Beberapa reksa dana di Thailand memiliki kebijakan investasi di pasar Vietnam, seperti Eastspring Vietnam Equity Fund atau Bualuang Vietnam Equity Fund.
Kelebihan: Tidak perlu analisis individual, risiko tersebar, dikelola profesional Kekurangan: Biaya pengelolaan dan biaya lain-lain
Pilihan 4: Platform online internasional
Platform seperti Interactive Brokers, Saxo Bank, atau Tiger Brokers menyediakan layanan perdagangan saham luar negeri termasuk pasar Vietnam.
Kelebihan: Mudah digunakan, biaya rendah, alat analisis tersedia Kekurangan: Tidak selalu mendukung bahasa Thailand, perlu pelajari syarat dan ketentuan penggunaan
Kesimpulan: Masa Depan Investasi Pasar Vietnam
Pasar Vietnam berada di titik perubahan penting yang penuh peluang. Pertumbuhan ekonomi yang menonjol, peningkatan status menjadi pasar berkembang, dan pemulihan setelah koreksi semuanya menunjukkan peluang positif jangka panjang.
Delapan saham yang dianalisis dalam artikel ini—VCB, VHM, GAS, VNM, FPT, MSN, VRE, dan ACV—semuanya memiliki potensi tinggi sesuai tren perkembangan negara. Masing-masing menawarkan ketahanan dan karakteristik unik yang berbeda.
Namun, investasi selalu mengandung risiko. Investor harus melakukan riset secara mendalam dan mempertimbangkan tujuan investasi serta toleransi risiko mereka sebelum memutuskan. Investasi di pasar baru memerlukan pemahaman dan persiapan yang matang.