AUD/USD memasuki sesi keempat kelemahan, diperdagangkan mendekati level 0.6630 dengan kerugian terbatas di atas 0.10% selama jam perdagangan Asia Selasa. Kelemahan ini berasal dari beberapa hambatan yang bersamaan yang membebani Dolar Australia.
Faktor-Faktor yang Membebani AUD
Indikator ekonomi China yang mengecewakan yang dirilis hari Senin telah membangkitkan kekhawatiran kembali tentang ekonomi terbesar di Asia tersebut, menciptakan efek spillover untuk mata uang yang terkait komoditas seperti AUD. Bersamaan dengan itu, angka ketenagakerjaan Australia yang kurang memuaskan pada hari Kamis semakin menekan sentimen terhadap mata uang lokal. Suasana risiko yang lebih rendah secara umum di pasar saham global menambah tekanan pada Dolar Australia yang dianggap sensitif terhadap risiko.
Sebagai konteks, mereka yang ingin mengonversi jumlah kecil dapat merujuk pada setara 300 AUD ke USD berdasarkan kurs saat ini, meskipun aliran institusional yang lebih besar mempengaruhi bias arah pasangan ini.
Kerasnya Sikap RBA Memberikan Batas Bawah
Meskipun menghadapi hambatan ini, pesan hawkish dari Reserve Bank of Australia yang relatif mencegah penurunan yang lebih tajam. Gubernur RBA Michele Bullock mengisyaratkan minggu lalu bahwa pemotongan suku bunga tampaknya tidak diperlukan dan bahwa bank sentral telah membahas kemungkinan kenaikan suku bunga jika kondisi ekonomi memerlukannya. Ini berbeda dengan ekspektasi pasar yang lebih luas untuk pelonggaran lebih lanjut.
USD Di Bawah Tekanan
Indeks Dolar AS berada di dekat titik terendahnya sejak awal Oktober, mencerminkan ekspektasi pasar yang semakin meningkat untuk pemotongan suku bunga Federal Reserve tambahan. Spekulasi tentang penerus Jerome Powell yang lebih dovish menjaga bulls Dolar AS tetap dalam posisi yang kurang menguntungkan, memberikan dukungan tidak langsung terhadap AUD/USD.
Pasar Menunggu Katalis NFP
Trader tampaknya ragu untuk membangun posisi agresif menjelang laporan Nonfarm Payrolls AS bulan Oktober yang tertunda minggu ini, menunjukkan potensi volatilitas yang dapat meningkat setelah data tersebut dirilis. Pergerakan harga saat ini mencerminkan kebuntuan antara faktor makro yang bearish dan diferensiasi kebijakan hawkish dari RBA.
Kemampuan pasangan ini untuk bertahan di atas level support terbaru akan menentukan apakah tren kenaikan selama tiga minggu benar-benar habis, menjadikan rilis NFP mendatang sebagai peristiwa penting untuk keyakinan arah.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
AUD/USD Kesulitan di Bawah 0.6630 karena Hambatan Lebih Berat dari Dukungan RBA; Data NFP AS Menjadi Fokus
AUD/USD memasuki sesi keempat kelemahan, diperdagangkan mendekati level 0.6630 dengan kerugian terbatas di atas 0.10% selama jam perdagangan Asia Selasa. Kelemahan ini berasal dari beberapa hambatan yang bersamaan yang membebani Dolar Australia.
Faktor-Faktor yang Membebani AUD
Indikator ekonomi China yang mengecewakan yang dirilis hari Senin telah membangkitkan kekhawatiran kembali tentang ekonomi terbesar di Asia tersebut, menciptakan efek spillover untuk mata uang yang terkait komoditas seperti AUD. Bersamaan dengan itu, angka ketenagakerjaan Australia yang kurang memuaskan pada hari Kamis semakin menekan sentimen terhadap mata uang lokal. Suasana risiko yang lebih rendah secara umum di pasar saham global menambah tekanan pada Dolar Australia yang dianggap sensitif terhadap risiko.
Sebagai konteks, mereka yang ingin mengonversi jumlah kecil dapat merujuk pada setara 300 AUD ke USD berdasarkan kurs saat ini, meskipun aliran institusional yang lebih besar mempengaruhi bias arah pasangan ini.
Kerasnya Sikap RBA Memberikan Batas Bawah
Meskipun menghadapi hambatan ini, pesan hawkish dari Reserve Bank of Australia yang relatif mencegah penurunan yang lebih tajam. Gubernur RBA Michele Bullock mengisyaratkan minggu lalu bahwa pemotongan suku bunga tampaknya tidak diperlukan dan bahwa bank sentral telah membahas kemungkinan kenaikan suku bunga jika kondisi ekonomi memerlukannya. Ini berbeda dengan ekspektasi pasar yang lebih luas untuk pelonggaran lebih lanjut.
USD Di Bawah Tekanan
Indeks Dolar AS berada di dekat titik terendahnya sejak awal Oktober, mencerminkan ekspektasi pasar yang semakin meningkat untuk pemotongan suku bunga Federal Reserve tambahan. Spekulasi tentang penerus Jerome Powell yang lebih dovish menjaga bulls Dolar AS tetap dalam posisi yang kurang menguntungkan, memberikan dukungan tidak langsung terhadap AUD/USD.
Pasar Menunggu Katalis NFP
Trader tampaknya ragu untuk membangun posisi agresif menjelang laporan Nonfarm Payrolls AS bulan Oktober yang tertunda minggu ini, menunjukkan potensi volatilitas yang dapat meningkat setelah data tersebut dirilis. Pergerakan harga saat ini mencerminkan kebuntuan antara faktor makro yang bearish dan diferensiasi kebijakan hawkish dari RBA.
Kemampuan pasangan ini untuk bertahan di atas level support terbaru akan menentukan apakah tren kenaikan selama tiga minggu benar-benar habis, menjadikan rilis NFP mendatang sebagai peristiwa penting untuk keyakinan arah.