Support dan Resistance: Alat penting yang harus dipahami secara mendalam oleh trader

Dalam dunia trading aset digital, jika Anda belum mengenal support dan resistance, itu seperti berperang tanpa peta. Perusahaan Gate.io tahu betapa pentingnya alat ini untuk keberhasilan investor. Jadi hari ini kita akan mensimulasikan situasi nyata di pasar dan memperkenalkan cara praktis yang efektif

Fenomena harga yang terjadi setiap hari:Apa itu support dan resistance

Ketika harga bergerak turun dan berhenti di suatu area tertentu, lalu memantul ke atas, Anda akan menemukan support (Support). Demikian pula, ketika harga melonjak dan berhenti di suatu titik lalu mundur, itu disebut resistance (Resistance).

Kedua ini bukanlah hal yang misterius, tetapi merupakan sifat alami dari perilaku jual beli di pasar. Ketika orang melihat harga turun ke level yang mereka rasakan “bagus, ini adalah harga yang harus dibeli,” permintaan beli menyebabkan harga berhenti. Sebaliknya, ketika harga naik ke level yang banyak orang anggap “sudah cukup mahal, saatnya jual,” maka muncul tekanan jual.

Mengapa perlu mengikuti support dan resistance

Jika Anda memahami support dan resistance dengan baik, itu seperti memiliki rencana untuk menentukan posisi beli dan jual yang paling tepat. Itulah sebabnya bank sentral tidak bisa mengabaikan:

  • Area support adalah zona di mana banyak trader akan membeli
  • Area resistance adalah titik di mana trader memilih untuk menjual
  • Ketika support/resistance ditembus, itu bisa menjadi sinyal perubahan tren yang signifikan

Cara mencari support dan resistance:5 teknik yang bisa digunakan

1. Garis tren (Trendline):Menggambar garis dasar

Untuk grafik harga yang naik, tarik garis melalui titik terendah yang semakin tinggi (Higher Low) agar terlihat support-nya. Sedangkan untuk garis resistance, tarik melalui titik tertinggi (Higher High).

Sebaliknya, untuk harga yang turun, gunakan metode yang sama, tetapi garis melalui titik tertinggi yang semakin rendah (Lower High) sebagai resistance, dan titik terendah yang semakin rendah (Lower Low) sebagai support.

2. Angka bulat (Round Number):Psikologi pasar

Mengapa manusia suka angka yang berakhiran nol? Karena memberi kesan pergantian era. Harga yang $10 terlihat lebih murah dari $9.99$1000 di pikiran orang, membuat harga cenderung berhenti di angka bulat seperti $100, ###dan seterusnya.

( 3. Rata-rata bergerak )Moving Average###:Biaya rata-rata pasar

Rata-rata bergerak 10 hari, 52 minggu, dan seterusnya, dihitung dari rata-rata harga penutupan masa lalu dalam periode tersebut. Dalam tren naik, rata-rata ini sering berfungsi sebagai support, sedangkan dalam tren turun sebagai resistance.

( 4. Fibonacci retracement )Fibonacci Retracement$10 :Rasio emas

Serangkaian angka alami yang memiliki 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13… digunakan sebagai alat prediksi. Rasio 23.6%, 38.2%, 61.8%, 78.6% adalah level di mana harga cenderung berbalik.

Contoh: saham yang sedang tren naik, setelah turun 23.6% ke $7.64, itu adalah support pertama yang diperhatikan trader.

5. Gap harga (Gap):Zona tanpa transaksi

Gap terjadi saat harga melonjak atau merosot secara tiba-tiba, meninggalkan area tanpa volume transaksi. Area gap ini cenderung menjadi support atau resistance, tergantung arah pergerakan harga.

Cara trading yang mahir:Penerapan praktis

Trading dalam range (Range Trading)

Saat harga sedang tidak menentu dan tidak menunjukkan tren yang jelas, beli saat menyentuh support dan jual saat menyentuh resistance. Masih bisa mendapatkan keuntungan dari volatilitas.

Reversal (Reversal Trade)

Jika tren naik menyentuh resistance beberapa kali, itu bisa menjadi sinyal bahwa harga akan berbalik turun, sehingga sebaiknya jual. Sebaliknya, tren turun yang menyentuh support lalu memantul bisa menjadi peluang beli.

Breakout (Breakout)

Ini adalah momen berbahaya dan banyak orang menghindarinya. Ketika harga menembus resistance dengan volume besar, itu bisa menandakan tren baru sedang terbentuk. Resistance yang dulu akan menjadi support baru.

Peringatan untuk trader

Hati-hati trading melawan tren (Trend Reversal)

Perkataan “Trend is your friend” benar adanya. Dalam tren naik, kerugian saat membeli tinggi bisa dikompensasi saat harga mencapai titik tertinggi baru. Tetapi, menjual ###Short( melawan tren naik bisa menyebabkan kerugian tanpa akhir.

) Hati-hati dengan false breakout (False Breakout)

Kadang harga menembus support/resistance, tetapi kembali ke dalam range karena volume tidak cukup. Tanda false breakout adalah volume yang rendah. Oleh karena itu, harus menetapkan stop loss ###Stop Loss yang cukup.

Jangan percaya support dan resistance lama Old Support/Resistance

Semakin lama support dan resistance, semakin besar kemungkinan tren baru akan terbentuk. Namun, trading berdasarkan support dan resistance harus selalu disertai manajemen risiko yang baik.

Kesimpulan

Support dan resistance bukanlah dewa, tetapi alat yang membantu trader melihat struktur pasar dengan lebih jelas. Di Gate.io, setelah Anda memahami support dan resistance, langkah berikutnya adalah latihan sampai bisa menerapkannya dengan percaya diri. Semakin sering trading, semakin mahir pula Anda.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)