Di dunia yang memiliki lebih dari 180 negara, masing-masing negara memiliki mata uang sendiri. Ketika berbicara tentang “mata uang terkuat”, kita merujuk pada mata uang yang dapat ditukar dengan dolar AS atau mata uang lain dalam jumlah terbanyak, yaitu mata uang dengan daya beli tertinggi di pasar global.
Negara Penghasil Minyak yang Mendominasi - Dinar Kuwait Menempati Peringkat Pertama
Mata uang yang bertahan di posisi pertama sejak bulan dengan huruf abjad adalah Dinar Kuwait (KWD). Dinar ini dapat ditukar dengan dolar AS pada kurs 1 KWD = 3.26 USD.
Alasan Mengapa Dinar Kuwait Kuat
Kuwait memiliki perkiraan PDB per kapita lebih dari 20.000 dolar per tahun, berkat menjadi negara penghasil minyak peringkat 10 dunia yang mengekspor sekitar 3 juta barel minyak per hari. Selain itu, neraca pembayaran yang selalu surplus menjadi faktor utama stabilitas mata uang ini.
Sejarah KWD dimulai pada tahun 1960, menggantikan Gulf Rupee, dengan nilai awal setara 1 poundsterling. Saat ini, mata uang ini dipatok terhadap keranjang mata uang (Currency Basket).
Peringkat Selanjutnya - Dinar Bahrain dan Rial Oman
Dinar Bahrain (BHD) berada di posisi kedua, dengan 1 BHD = 2.65 USD. Bahrain, seperti Kuwait, adalah negara penghasil minyak yang cukup makmur, mematok mata uangnya terhadap dolar AS sejak 1986, dengan inflasi rendah hingga 0.8%, sehingga stabil secara konsisten.
Rial Oman (OMR) menempati posisi ketiga, dengan 1 OMR = 2.60 USD. Oman memproduksi 1 juta barel minyak per hari. Meskipun peringkatnya 21 dunia, ekonomi lokalnya tumbuh 4.1% per tahun dan tetap penting.
Dinar Yordania dan Poundsterling yang Berpengaruh
Dinar Yordania (JOD) dengan 1 JOD = 1.41 USD. Yordania tidak kaya minyak, tetapi memiliki cadangan devisa sebesar 13.533 miliar dolar dan pertumbuhan ekonomi 2.7% per tahun.
Poundsterling (GBP) dengan 1 GBP = 1.33 USD. Mata uang ini digunakan sejak zaman Anglo-Saxon, awalnya mengacu pada (Silver), lalu beralih ke (Gold Standard). Inggris merupakan ekonomi peringkat 6 dunia, menyumbang 3% dari PDB global. Teknologi London bernilai 1 juta miliar dolar, menempati posisi ketiga setelah AS dan China.
Mata Uang Wilayah dengan Nilai Tinggi
Pound Gibraltar (GIP) dengan 1 GIP = 1.33 USD, dipatok 1:1 terhadap GBP, digunakan di wilayah luar negeri Inggris dengan penerimaan terbatas secara internasional.
Dolar Kepulauan Cayman (KYD) dengan 1 KYD = 1.20 USD, dipatok terhadap dolar AS sejak 1972, menjadikannya pusat keuangan internasional yang berpengaruh.
Uang yang Aman dan Mata Uang Utama
Franc Swiss (CHF) dengan 1 CHF = 1.21 USD, dianggap sebagai Safe Haven Currency, karena hukum mewajibkan cadangan emas 40% sejak abad ke-18. Saat krisis keuangan, bank sentral Swiss sering melakukan intervensi.
Euro (EUR) dengan 1 EUR = 1.13 USD, mata uang ini lebih lemah, digunakan di 20 negara anggota zona euro sejak 1999 sebagai uang elektronik, mulai digunakan secara fisik tahun 2002. Dalam tiga tahun pertama, nilainya di bawah USD, tetapi melonjak ke 1.60 per dolar pada 2008. Euro menyumbang 29.31% SDR IMF dan 19.58% cadangan devisa internasional.
Tabel Perbandingan Mata Uang Bernilai Tinggi
Mata Uang
Kurs (per USD)
Negara/Region
Keunggulan
Dinar Kuwait
3.26
Kuwait
Penghasil minyak utama
Dinar Bahrain
2.65
Bahrain
Dipatok USD sejak 1986
Rial Oman
2.60
Oman
Ekonomi tumbuh tinggi
Dinar Yordania
1.41
Yordania
Stabil meski bukan penghasil minyak
Pound Inggris
1.33
Inggris
Ekonomi peringkat 6 dunia
Pound Gibraltar
1.33
Gibraltar
Peg 1:1 dengan GBP
Franc Swiss
1.21
Swiss
Mata uang Safe Haven
Dolar Kepulauan Cayman
1.20
Kepulauan Cayman
Pusat keuangan internasional
Euro
1.13
Uni Eropa
Cadangan IMF
Mengapa Mata Uang Ini Sangat Berharga
Nilai tinggi mata uang ini tidak terjadi secara kebetulan. Sebagian besar didasarkan pada:
Kekayaan Alam: Kuwait, Bahrain, Oman mendapatkan manfaat dari minyak.
Ekonomi yang Kuat: Inggris, Swiss memiliki sistem keuangan yang stabil.
Kebijakan Peg: Menetapkan nilai tukar terhadap mata uang kuat untuk stabilitas.
Kepercayaan Internasional: Keputusan bahwa mata uang tersebut aman dan bernilai tinggi.
Hal yang Perlu Diketahui Investor
Memilih mata uang untuk dipegang tidak hanya berdasarkan nilai tukar. Pertimbangkan juga:
Kepercayaan Pemerintah: Mata uang yang didukung ekonomi stabil.
Stabilitas Keuangan: Neraca pembayaran dan inflasi.
Potensi Jangka Panjang: Apakah ekonomi akan tumbuh.
Pada tahun 2025, mata uang bernilai tinggi ini tetap menjadi pilihan penting dalam pasar valuta asing internasional. Selalu lakukan riset dan pertimbangkan risiko sebelum berinvestasi dalam mata uang apa pun.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mata uang dengan nilai tertinggi di dunia tahun 2568 - Daftar yang harus diketahui
Apa yang Dimaksud dengan Nilai Tukar yang Tinggi
Di dunia yang memiliki lebih dari 180 negara, masing-masing negara memiliki mata uang sendiri. Ketika berbicara tentang “mata uang terkuat”, kita merujuk pada mata uang yang dapat ditukar dengan dolar AS atau mata uang lain dalam jumlah terbanyak, yaitu mata uang dengan daya beli tertinggi di pasar global.
Negara Penghasil Minyak yang Mendominasi - Dinar Kuwait Menempati Peringkat Pertama
Mata uang yang bertahan di posisi pertama sejak bulan dengan huruf abjad adalah Dinar Kuwait (KWD). Dinar ini dapat ditukar dengan dolar AS pada kurs 1 KWD = 3.26 USD.
Alasan Mengapa Dinar Kuwait Kuat
Kuwait memiliki perkiraan PDB per kapita lebih dari 20.000 dolar per tahun, berkat menjadi negara penghasil minyak peringkat 10 dunia yang mengekspor sekitar 3 juta barel minyak per hari. Selain itu, neraca pembayaran yang selalu surplus menjadi faktor utama stabilitas mata uang ini.
Sejarah KWD dimulai pada tahun 1960, menggantikan Gulf Rupee, dengan nilai awal setara 1 poundsterling. Saat ini, mata uang ini dipatok terhadap keranjang mata uang (Currency Basket).
Peringkat Selanjutnya - Dinar Bahrain dan Rial Oman
Dinar Bahrain (BHD) berada di posisi kedua, dengan 1 BHD = 2.65 USD. Bahrain, seperti Kuwait, adalah negara penghasil minyak yang cukup makmur, mematok mata uangnya terhadap dolar AS sejak 1986, dengan inflasi rendah hingga 0.8%, sehingga stabil secara konsisten.
Rial Oman (OMR) menempati posisi ketiga, dengan 1 OMR = 2.60 USD. Oman memproduksi 1 juta barel minyak per hari. Meskipun peringkatnya 21 dunia, ekonomi lokalnya tumbuh 4.1% per tahun dan tetap penting.
Dinar Yordania dan Poundsterling yang Berpengaruh
Dinar Yordania (JOD) dengan 1 JOD = 1.41 USD. Yordania tidak kaya minyak, tetapi memiliki cadangan devisa sebesar 13.533 miliar dolar dan pertumbuhan ekonomi 2.7% per tahun.
Poundsterling (GBP) dengan 1 GBP = 1.33 USD. Mata uang ini digunakan sejak zaman Anglo-Saxon, awalnya mengacu pada (Silver), lalu beralih ke (Gold Standard). Inggris merupakan ekonomi peringkat 6 dunia, menyumbang 3% dari PDB global. Teknologi London bernilai 1 juta miliar dolar, menempati posisi ketiga setelah AS dan China.
Mata Uang Wilayah dengan Nilai Tinggi
Pound Gibraltar (GIP) dengan 1 GIP = 1.33 USD, dipatok 1:1 terhadap GBP, digunakan di wilayah luar negeri Inggris dengan penerimaan terbatas secara internasional.
Dolar Kepulauan Cayman (KYD) dengan 1 KYD = 1.20 USD, dipatok terhadap dolar AS sejak 1972, menjadikannya pusat keuangan internasional yang berpengaruh.
Uang yang Aman dan Mata Uang Utama
Franc Swiss (CHF) dengan 1 CHF = 1.21 USD, dianggap sebagai Safe Haven Currency, karena hukum mewajibkan cadangan emas 40% sejak abad ke-18. Saat krisis keuangan, bank sentral Swiss sering melakukan intervensi.
Euro (EUR) dengan 1 EUR = 1.13 USD, mata uang ini lebih lemah, digunakan di 20 negara anggota zona euro sejak 1999 sebagai uang elektronik, mulai digunakan secara fisik tahun 2002. Dalam tiga tahun pertama, nilainya di bawah USD, tetapi melonjak ke 1.60 per dolar pada 2008. Euro menyumbang 29.31% SDR IMF dan 19.58% cadangan devisa internasional.
Tabel Perbandingan Mata Uang Bernilai Tinggi
Mengapa Mata Uang Ini Sangat Berharga
Nilai tinggi mata uang ini tidak terjadi secara kebetulan. Sebagian besar didasarkan pada:
Hal yang Perlu Diketahui Investor
Memilih mata uang untuk dipegang tidak hanya berdasarkan nilai tukar. Pertimbangkan juga:
Pada tahun 2025, mata uang bernilai tinggi ini tetap menjadi pilihan penting dalam pasar valuta asing internasional. Selalu lakukan riset dan pertimbangkan risiko sebelum berinvestasi dalam mata uang apa pun.