Apa yang dibeli miliarder ketika uang bukan lagi masalah? Bagi taipan Hong Kong Joseph Lau, jawabannya adalah berlian biru seberat 12,03 karat untuk putrinya yang masih muda, Josephine. Dengan harga $48,4 juta, Blue Moon milik Josephine mencatat rekor yang mencengangkan—tidak hanya karena label harganya, tetapi juga karena biaya per karat yang astronomis. Ini adalah pengingat yang mencolok bahwa perhiasan termahal di dunia melampaui sekadar hiasan; karya-karya ini adalah investasi, warisan, dan jendela ke kehidupan mewah para ultra-kaya.
Ketika Kalung Lebih Mahal Daripada Rumah Mewah
Kalung Berlian L’Incomparable memegang posisi tertinggi di $55 juta, menjadikannya kalung termahal di dunia. Titik pusatnya adalah berlian kuning flawless terbesar yang pernah ditemukan—ditemukan oleh seorang gadis muda yang menyaring limbah tambang di Republik Demokratik Kongo. Sekarang dimiliki oleh Mouawad, perusahaan mewah Swiss dan Emirat, keajaiban seberat 407,48 karat ini mewakili puncak keunikan dan keahlian dalam pembuatan berlian.
Di belakangnya adalah Kalung Jadeite Hutton-Mdivani seharga $27,4 juta. Dibuat dengan 27 manik jadeite bertingkat yang masing-masing lebih dari 15 milimeter—semuanya dari satu bongkahan batu—karya ini dirancang khusus untuk pewaris Amerika, Barbara Hutton, sebagai hadiah pernikahan tahun 1933. Saat ini, karya ini disimpan dalam Koleksi Cartier yang bergengsi, sebagai bukti keanggunan abadi lintas generasi.
Legenda dan Akuisisi Mewah Mereka
Selera Elizabeth Taylor terhadap perhiasan yang indah terkenal legendaris. Salah satu karya unggulan—kalung Cartier yang dirancang bersama Taylor sendiri—menampilkan berlian, mutiara, dan rubi yang mengalir, terjual seharga $11,8 juta di lelang Christie’s. Namun, akuisisi paling ikonik datang dari suami kelima, Richard Burton: sebuah cincin berlian cognac berbentuk pear seberat $2,3 juta. Meskipun para desainer telah mencoba meniru berkali-kali, kilauan asli tetap tak tertandingi.
Ekonomi Tersembunyi dari Perhiasan Termahal di Dunia
Ini bukan sekadar perhiasan biasa; mereka adalah aset nyata dengan nilai yang terus meningkat. Museum, kolektor, dan konglomerat mewah dengan cemburu menjaga karya-karya ini, memahami bahwa keunikan—baik itu berlian kuning flawless atau manik jadeite yang dipahat dari bongkahan batu yang ditemukan sekali seumur hidup—memerintahkan harga yang astronomis. Setiap penjualan memecahkan rekor, setiap transfer kepemilikan menulis bab baru dalam sejarah perhiasan. Bagi para elit dunia, memperoleh perhiasan termahal di dunia bukan hanya tentang kemewahan; ini tentang mengamankan sepotong sejarah.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Billion-Dollar Sparkle: Di Dalam Brankas Perhiasan Paling Eksklusif di Dunia
Apa yang dibeli miliarder ketika uang bukan lagi masalah? Bagi taipan Hong Kong Joseph Lau, jawabannya adalah berlian biru seberat 12,03 karat untuk putrinya yang masih muda, Josephine. Dengan harga $48,4 juta, Blue Moon milik Josephine mencatat rekor yang mencengangkan—tidak hanya karena label harganya, tetapi juga karena biaya per karat yang astronomis. Ini adalah pengingat yang mencolok bahwa perhiasan termahal di dunia melampaui sekadar hiasan; karya-karya ini adalah investasi, warisan, dan jendela ke kehidupan mewah para ultra-kaya.
Ketika Kalung Lebih Mahal Daripada Rumah Mewah
Kalung Berlian L’Incomparable memegang posisi tertinggi di $55 juta, menjadikannya kalung termahal di dunia. Titik pusatnya adalah berlian kuning flawless terbesar yang pernah ditemukan—ditemukan oleh seorang gadis muda yang menyaring limbah tambang di Republik Demokratik Kongo. Sekarang dimiliki oleh Mouawad, perusahaan mewah Swiss dan Emirat, keajaiban seberat 407,48 karat ini mewakili puncak keunikan dan keahlian dalam pembuatan berlian.
Di belakangnya adalah Kalung Jadeite Hutton-Mdivani seharga $27,4 juta. Dibuat dengan 27 manik jadeite bertingkat yang masing-masing lebih dari 15 milimeter—semuanya dari satu bongkahan batu—karya ini dirancang khusus untuk pewaris Amerika, Barbara Hutton, sebagai hadiah pernikahan tahun 1933. Saat ini, karya ini disimpan dalam Koleksi Cartier yang bergengsi, sebagai bukti keanggunan abadi lintas generasi.
Legenda dan Akuisisi Mewah Mereka
Selera Elizabeth Taylor terhadap perhiasan yang indah terkenal legendaris. Salah satu karya unggulan—kalung Cartier yang dirancang bersama Taylor sendiri—menampilkan berlian, mutiara, dan rubi yang mengalir, terjual seharga $11,8 juta di lelang Christie’s. Namun, akuisisi paling ikonik datang dari suami kelima, Richard Burton: sebuah cincin berlian cognac berbentuk pear seberat $2,3 juta. Meskipun para desainer telah mencoba meniru berkali-kali, kilauan asli tetap tak tertandingi.
Ekonomi Tersembunyi dari Perhiasan Termahal di Dunia
Ini bukan sekadar perhiasan biasa; mereka adalah aset nyata dengan nilai yang terus meningkat. Museum, kolektor, dan konglomerat mewah dengan cemburu menjaga karya-karya ini, memahami bahwa keunikan—baik itu berlian kuning flawless atau manik jadeite yang dipahat dari bongkahan batu yang ditemukan sekali seumur hidup—memerintahkan harga yang astronomis. Setiap penjualan memecahkan rekor, setiap transfer kepemilikan menulis bab baru dalam sejarah perhiasan. Bagi para elit dunia, memperoleh perhiasan termahal di dunia bukan hanya tentang kemewahan; ini tentang mengamankan sepotong sejarah.