Jumat, yen melemah dengan cepat, dan para trader sedang mendorongnya ke level yang mungkin memicu intervensi resmi. Sebelumnya, Bank of Japan mengumumkan kenaikan suku bunga, tetapi tidak memberikan banyak petunjuk tentang jalur kenaikan suku bunga di masa depan.
Dolar AS terhadap yen terus menguat di atas level 157, berpotensi mencatat kenaikan harian terbesar sejak awal Oktober, sekaligus menjadi level tertinggi dalam hampir 1 bulan terakhir. Euro terhadap yen menyentuh rekor tertinggi baru, naik 1,2% dalam hari ini. Lebih awal, Bank of Japan menaikkan suku bunga kebijakan dari 0,5% menjadi, tetapi Gubernur Bank of Japan, Ueda Kazuo, dalam konferensi pers setelah pertemuan tetap ambigu tentang waktu dan kecepatan kenaikan suku bunga di masa depan, dan setelah itu yen melemah lebih jauh. Dalam pernyataan yang dirilis Jumat, Bank of Japan mempertahankan pandangannya bahwa inflasi inti akan mendekati target 2% setelah paruh kedua dari proyeksi tiga tahun hingga tahun fiskal 2027. Bank tersebut menegaskan bahwa, bahkan setelah kenaikan suku bunga, tingkat suku bunga riil tetap berada di tingkat yang "signifikan" rendah, dan berkomitmen untuk terus mengetatkan kebijakan jika ekonomi dan inflasi sesuai harapan. Namun, pernyataan ini tidak mampu menghentikan penurunan yen. Sejak yen terhadap dolar menembus level 155 pada November, para trader mulai mempertimbangkan kemungkinan intervensi pasar valuta asing oleh otoritas resmi. Intervensi terakhir oleh otoritas Jepang terjadi pada Juli 2024, ketika kurs USD/JPY mencapai 161,96, level tertinggi sejak pertengahan tahun 1980-an. #日本0.75%——这一举措已被政策制定者充分预告,交易员在加息落地后纷纷抛售日元。
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Jumat, yen melemah dengan cepat, dan para trader sedang mendorongnya ke level yang mungkin memicu intervensi resmi. Sebelumnya, Bank of Japan mengumumkan kenaikan suku bunga, tetapi tidak memberikan banyak petunjuk tentang jalur kenaikan suku bunga di masa depan.
Dolar AS terhadap yen terus menguat di atas level 157, berpotensi mencatat kenaikan harian terbesar sejak awal Oktober, sekaligus menjadi level tertinggi dalam hampir 1 bulan terakhir. Euro terhadap yen menyentuh rekor tertinggi baru, naik 1,2% dalam hari ini.
Lebih awal, Bank of Japan menaikkan suku bunga kebijakan dari 0,5% menjadi, tetapi Gubernur Bank of Japan, Ueda Kazuo, dalam konferensi pers setelah pertemuan tetap ambigu tentang waktu dan kecepatan kenaikan suku bunga di masa depan, dan setelah itu yen melemah lebih jauh.
Dalam pernyataan yang dirilis Jumat, Bank of Japan mempertahankan pandangannya bahwa inflasi inti akan mendekati target 2% setelah paruh kedua dari proyeksi tiga tahun hingga tahun fiskal 2027. Bank tersebut menegaskan bahwa, bahkan setelah kenaikan suku bunga, tingkat suku bunga riil tetap berada di tingkat yang "signifikan" rendah, dan berkomitmen untuk terus mengetatkan kebijakan jika ekonomi dan inflasi sesuai harapan.
Namun, pernyataan ini tidak mampu menghentikan penurunan yen.
Sejak yen terhadap dolar menembus level 155 pada November, para trader mulai mempertimbangkan kemungkinan intervensi pasar valuta asing oleh otoritas resmi.
Intervensi terakhir oleh otoritas Jepang terjadi pada Juli 2024, ketika kurs USD/JPY mencapai 161,96, level tertinggi sejak pertengahan tahun 1980-an. #日本0.75%——这一举措已被政策制定者充分预告,交易员在加息落地后纷纷抛售日元。