Banyak orang bilang soal penculikan dan pemerasan terhadap Lan Zhanfei itu karena keamanan di luar negeri buruk. Saya jadi teringat pengalaman saya beberapa tahun lalu di Kuala Lumpur.



Kami berlima, semuanya perempuan, sedang menunggu mobil di depan hotel, lalu dirampok! Lokasinya masih di bawah hotel bintang lima di pusat kota! Semua barang kami: ponsel, kamera, paspor, KTP, uang tunai, semuanya ada di satu tas, hilang semua!

Anehnya, kami memesan Grab, tapi mobilnya malah jalan ke arah yang berlawanan, sopirnya tidak bisa dihubungi, telepon juga tidak nyambung, lalu mobil itu hanya berputar-putar di tempat. Tiba-tiba ada motor naik ke trotoar dan menabrak saya, lalu beberapa teman saya datang, kemudian motor kedua langsung merampas tas kami. Aneh banget, setelah dirampok, Grab juga langsung membatalkan pesanan, sepertinya memang sindikat, pakai Grab untuk melacak lokasi, lalu geng motor langsung datang merampok. Saya mau mengejar, tapi teman bilang jangan, takut mereka bawa pisau atau melukai kami...

Saat telepon polisi dan mereka tahu kami orang Tiongkok, teleponnya langsung ditutup.
Akhirnya kami cari kedutaan, pihak kedutaan bilang barang pasti tidak akan kembali, hanya bisa bantu proses pembuatan paspor baru.

Tapi, sebenarnya kebanyakan orang di sana sangat ramah.
Waktu baru sampai di Kuala Lumpur, saya sempat mengalami kejadian lucu di bandara. Saya dan teman saya berangkat dari bandara berbeda, janjian ketemu di bandara. Begitu turun pesawat dan kirim pesan di grup, ponsel saya langsung jatuh dan rusak parah. Teman saya tidak bisa menemukan saya, saya juga tidak bisa menghubungi siapa pun, sejak pagi saya benar-benar tidak bisa dihubungi. Saya keluar bandara sendirian dan tanya ke seorang cewek lokal di pinggir jalan di mana bisa servis HP. Dia baik banget, gambarin peta buat saya, bantu pesenin mobil, kasih tahu kira-kira berapa biaya servis HP dan naik mobil, supaya saya nggak ditipu. Sekitar jam tiga sore HP selesai diperbaiki, pas dinyalakan ada lebih dari 100 panggilan tak terjawab, teman saya sampai nangis karena panik, bilang tidak bisa menemukan saya, bahkan telepon ke kedutaan, di sana bilang saya mungkin diculik dan HP disita!! Saya beneran speechless, teman saya sampai nangis gara-gara panik! Hampir saja keluarga saya dapat kabar saya diculik! Untung HP saya cepat selesai diperbaiki!!

Waktu ke Thailand juga, pernah naik taksi ilegal, saya dibawa ke jalan sepi, disuruh nambah uang! Kalau nggak, saya ditinggal di jalan! Gila! Demi keselamatan, saya setuju saja. Sampai tujuan, saya bilang uang nggak cukup dan perlu tukar uang! Begitu sampai di toko tujuan, saya bilang ke pemilik toko, lalu pemilik keluar dan ngomong pakai bahasa Thailand sama si sopir, saya nggak ngerti tapi terdengar galak! Sepertinya sopirnya dimarahi habis-habisan! Sopir itu langsung pergi! Memang, masih banyak orang baik di luar sana!

Setelah itu saya jadi lebih pintar, kalau ke luar negeri harus pakai baju yang sederhana.
Jangan dandan terlalu seperti turis, jangan terlalu rapi!
Logo besar, tas bermerek, jangan pernah dipamerin.
Baju bagus cukup buat foto saja, setelah itu nggak dipakai lagi, haha.
Anak-anak kripto juga jangan pamer barang-barang dari exchange.
Kalau nggak, orang jahat bisa langsung ngincar kamu.
Jangan pamer harta di luar,
dan jangan suka pasang lokasi di internet.

Keamanan di dalam negeri memang jauh lebih baik daripada di luar, meskipun tidak absolut, tapi kalau bepergian ke luar negeri harus ekstra waspada dan selalu hati-hati.

Terakhir, waktu ke Kota Kinabalu dan Semporna itu memang indah banget, orang lokalnya juga ramah, instruktur diving-nya juga ganteng, haha, laut kaca itu pengen banget ke sana lagi!
Lihat Asli
post-image
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)