Di pasar futures kripto, pergerakan harga sangat cepat, sedikit lengah saja bisa berujung likuidasi. Hari ini kita bahas fitur penyelamat: Take Profit/Stop Loss (TP/SL).
Apa itu Take Profit dan Stop Loss?
Singkatnya:
Take Profit (TP): Ketika harga naik ke target yang kamu tetapkan, sistem otomatis menutup posisi untuk mengunci profit.
Stop Loss (SL): Ketika harga turun melewati batas yang kamu tetapkan, sistem otomatis menutup posisi untuk mencegah kerugian besar.
TP/SL di Gate punya dua cara penggunaan:
1. Ditentukan saat buka posisi
Saat memasang order, kamu sudah atur kondisi TP/SL. Sistem akan mengeksekusi market order otomatis ketika harga trigger (harga terakhir/harga mark/harga indeks) dan kondisi (ROE/laba rugi/harga) yang kamu pilih tercapai.
2. Diatur saat sudah punya posisi
Sudah punya posisi terbuka, tetap bisa tambah TP/SL. Bisa untuk seluruh posisi, atau hanya sebagian. Juga mendukung tiga jenis trigger: ROE, laba rugi, dan harga.
Kenapa Wajib Pakai TP/SL?
Tiga kata: Trading Otomatis.
Tidak perlu mantengin chart terus, terhindar dari keserakahan yang berujung likuidasi, dan tidak panik cut loss di harga terendah. Setelah kondisi trigger diatur, sistem yang menjalankan — trading jadi lebih rasional. Dalam jangka panjang, ini bisa meningkatkan win rate dan efisiensi modal secara signifikan.
Tiga Tips Praktis
① Jangan Set Stop Loss Terlalu Longgar
Disarankan kerugian per posisi tidak lebih dari 2-5% dari total saldo. Hitung risk-reward ratio sebelum entry.
② Sesuaikan Strategi dengan Tren
Saat tren naik, bisa take profit bertahap. Di market sideways, gunakan stop loss yang lebih ketat.
③ Gabungkan dengan Analisis Teknikal
Jangan asal feeling pasang TP/SL. Cari support/resisten kunci, moving average, pola candlestick — ini referensi yang lebih bisa diandalkan.
Hal yang Perlu Diwaspadai
Di kondisi ekstrim, TP/SL bisa slippage atau gagal trigger. Ini karena volatilitas pasar sangat tinggi sehingga harga bisa langsung melewati level yang kamu tentukan. Jadi, jangan sepenuhnya bergantung pada TP/SL, tetap padukan dengan manajemen posisi dan kontrol risiko.
Kesimpulan: TP/SL adalah fitur wajib di trading futures. Bisa bantu kunci profit, cegah rugi besar, dan kontrol risiko. Tapi tidak ada alat yang sempurna — yang terpenting tetap punya sistem trading dan manajemen modal yang baik.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Panduan Lengkap Take Profit dan Stop Loss pada Futures: 3 Tips Agar Kamu Tidak Lagi Dikuasai oleh Likuidasi
Di pasar futures kripto, pergerakan harga sangat cepat, sedikit lengah saja bisa berujung likuidasi. Hari ini kita bahas fitur penyelamat: Take Profit/Stop Loss (TP/SL).
Apa itu Take Profit dan Stop Loss?
Singkatnya:
TP/SL di Gate punya dua cara penggunaan:
1. Ditentukan saat buka posisi Saat memasang order, kamu sudah atur kondisi TP/SL. Sistem akan mengeksekusi market order otomatis ketika harga trigger (harga terakhir/harga mark/harga indeks) dan kondisi (ROE/laba rugi/harga) yang kamu pilih tercapai.
2. Diatur saat sudah punya posisi Sudah punya posisi terbuka, tetap bisa tambah TP/SL. Bisa untuk seluruh posisi, atau hanya sebagian. Juga mendukung tiga jenis trigger: ROE, laba rugi, dan harga.
Kenapa Wajib Pakai TP/SL?
Tiga kata: Trading Otomatis.
Tidak perlu mantengin chart terus, terhindar dari keserakahan yang berujung likuidasi, dan tidak panik cut loss di harga terendah. Setelah kondisi trigger diatur, sistem yang menjalankan — trading jadi lebih rasional. Dalam jangka panjang, ini bisa meningkatkan win rate dan efisiensi modal secara signifikan.
Tiga Tips Praktis
① Jangan Set Stop Loss Terlalu Longgar Disarankan kerugian per posisi tidak lebih dari 2-5% dari total saldo. Hitung risk-reward ratio sebelum entry.
② Sesuaikan Strategi dengan Tren Saat tren naik, bisa take profit bertahap. Di market sideways, gunakan stop loss yang lebih ketat.
③ Gabungkan dengan Analisis Teknikal Jangan asal feeling pasang TP/SL. Cari support/resisten kunci, moving average, pola candlestick — ini referensi yang lebih bisa diandalkan.
Hal yang Perlu Diwaspadai
Di kondisi ekstrim, TP/SL bisa slippage atau gagal trigger. Ini karena volatilitas pasar sangat tinggi sehingga harga bisa langsung melewati level yang kamu tentukan. Jadi, jangan sepenuhnya bergantung pada TP/SL, tetap padukan dengan manajemen posisi dan kontrol risiko.
Kesimpulan: TP/SL adalah fitur wajib di trading futures. Bisa bantu kunci profit, cegah rugi besar, dan kontrol risiko. Tapi tidak ada alat yang sempurna — yang terpenting tetap punya sistem trading dan manajemen modal yang baik.