Platform fintech yang didukung Walmart, OnePay, sedang mempercepat ekspansi kriptonya dengan menambahkan token Arbitrum (ARB), Polygon (POL), dan SUI ke layanannya. Ini menyusul pembaruan 20 Maret yang mencakup Solana dan XRP, sehingga memungkinkan pengguna mengonversi fiat menjadi kripto di berbagai blockchain seperti Ethereum dan Optimism. Dengan tambahan ini, OnePay memposisikan dirinya sebagai financial superapp yang komprehensif yang bertujuan menyederhanakan pembayaran kripto untuk pengguna ritel sehari-hari.
Dengan Arbitrum, Polygon, dan SUI yang sudah diintegrasikan, OnePay memperkuat kemampuan multi-chain-nya. Pengguna kini dapat bertransaksi di Ethereum, Optimism, dan jaringan Layer 2 yang baru ditambahkan dengan biaya yang lebih rendah, sering kali di bawah $0.01 per transaksi.
Karena itu, pembaruan ini meningkatkan kenyamanan bagi pengguna ritel, terutama saat berbelanja di lebih dari 10.000 toko milik Walmart. Dukungan Layer 2 mengurangi kemacetan dan biaya transaksi, sehingga pembayaran kripto menjadi lebih praktis dan dapat diskalakan untuk penggunaan harian. Dengan memperluas jaringannya, OnePay memastikan transaksi kripto yang lebih cepat, lebih murah, dan lebih lancar.
OnePay bertujuan untuk menjadi lebih dari sekadar alat pembayaran. Dengan mengkonsolidasikan berbagai jaringan blockchain dan menawarkan konversi fiat-ke-kripto, platform ini menciptakan pengalaman terpadu bagi pengguna. Biaya rendah dan akses multi-chain membuatnya menjadi opsi yang menarik bagi pengguna kripto baru maupun yang sudah berpengalaman.
Selain itu, strategi ini memperkuat peran OnePay dalam adopsi arus utama. Pelanggan ritel dapat menggunakan platform untuk pembayaran, transfer, dan konversi tanpa harus menavigasi infrastruktur kripto yang rumit. Dengan menjembatani ritel tradisional dan jaringan blockchain, OnePay bergerak lebih dekat untuk menjadi true financial superapp.
Komunitas telah merespons dengan positif pembaruan OnePay. Pengguna menyatakan antusiasme mereka terhadap pembayaran kripto yang lebih mudah dan akses yang lebih terarah ke banyak blockchain. Percakapan juga membahas pengalaman pengguna, opsi kustodi, dan potensi integrasi dengan merchant.
Meski ada antusiasme, tantangan tetap ada. Pengawasan regulasi, keamanan, dan adopsi yang mulus oleh merchant merupakan faktor-faktor penting. OnePay harus mengatasi isu-isu ini untuk memastikan penggunaan yang aman dan praktis dalam skala besar. Menyelesaikan tantangan ini akan menjadi kunci untuk mencapai adopsi arus utama.
Secara keseluruhan, ekspansi OnePay menyoroti meningkatnya keterkaitan antara keuangan ritel dan kripto. Dengan menambahkan Arbitrum, Polygon, dan SUI, platform ini meningkatkan aksesibilitas, menurunkan biaya transaksi, dan mendukung banyak blockchain.
Selanjutnya, jika fitur-fitur ini berhasil diintegrasikan ke dalam ekosistem Walmart, itu bisa menjadi contoh utama tentang bagaimana para peritel dapat memanfaatkan mata uang kripto untuk pembayaran sehari-hari. Dengan menawarkan platform multi-chain berbiaya rendah, OnePay membantu menjembatani kesenjangan antara keuangan tradisional dan aset digital.
Pengguna ritel akan diuntungkan dari transaksi yang lebih cepat, biaya yang berkurang, dan akses yang lebih mudah ke kripto. Dengan eksekusi yang cermat, OnePay dapat mempercepat adopsi di kalangan pengguna sehari-hari sekaligus menetapkan dirinya sebagai model untuk mengintegrasikan teknologi blockchain ke dalam perdagangan arus utama.