Berdasarkan survei "kutukan peluncuran bursa": Mengapa 89% koin baru akhirnya menjadi alat pemotongan bagi investor ritel?

ETH1,73%
BNB1,04%
SOL0,43%
NIL-1,66%

Penulis: Gilmo
Penerjemah: Yuliya, PANews


Mengapa banyak token yang diluncurkan di Binance gagal?
Belakangan ini, saat menjelajahi X atau komunitas cryptocurrency, Anda mungkin tidak asing dengan fenomena “diluncurkan di bursa langsung jatuh”. Hari-hari di mana peluncuran di Binance berarti “terbang tinggi” sepertinya telah menjadi masa lalu. Sebagai gantinya, ada semacam “kutukan peluncuran” yang beredar di komunitas, di mana banyak investor melihat dana mereka menguap setiap hari, hati mereka hancur.
Lalu, apa yang sebenarnya terjadi di balik layar?
I. Ikhtisar
Tahun 2025 mengungkapkan sebuah kenyataan yang kejam. Sebagian besar token yang diluncurkan di Binance sulit mempertahankan nilainya.

89% dari token yang diluncurkan di Binance pada tahun 2025 memiliki tingkat pengembalian negatif.

+ Kinerja Harga
Sekitar 89% hingga 94% dari token yang diluncurkan berada dalam kondisi kerugian besar. Rentang retracement rata-rata setelah peluncuran berada di antara 71% hingga 80%. Banyak token tidak mengalami kejatuhan yang tajam, melainkan menunjukkan pola penurunan yang lambat, di mana harga secara bertahap turun seiring waktu, secara diam-diam menghabiskan dana.
+ Reputasi
Peluncuran di Binance dulunya merupakan tonggak penting. Namun sekarang, itu sering dianggap sebagai peristiwa likuiditas bagi investor awal untuk merealisasikan keuntungan. Karena ada tekanan jual yang besar setelah peluncuran, banyak trader bahkan menyebutnya “zona keluarnya ritel”.
+ Siklus Perhatian
Sebagian besar proyek akan mendapatkan perhatian yang sangat tinggi dalam beberapa hari pertama. Namun setelah itu, minat dengan cepat menurun. Jika tidak ada produk nyata atau permintaan pengguna, momentum ini akan cepat memudar.
+ Operasional
Beberapa proyek melambat dalam perkembangan setelah mencapai tonggak peluncuran ini. Aktivitas yang kemudian melemah dan likuiditas yang rendah menyebabkan mereka dihapus dari bursa.

Contohnya: A2Z, FORTH, HOOK, IDEX, LRC, NTRN, RDNT, SXP

Pada awal tahun 2026: ACA, CHESS, DATA juga dihapus

Jelas, Binance tidak lagi mendukung proyek-proyek yang berkinerja lemah.
II. Kategori Peluncuran
Pada tahun 2025, Binance meluncurkan 87 proyek, mencakup 16 sektor.
+ Jaringan
Ethereum mendominasi dengan sekitar 36%, diikuti oleh BNB Chain dan Solana.
Perlu dicatat bahwa Binance telah mulai mendukung ekosistem yang sangat baru seperti Nillion dan 0G Labs, tetapi karena kurangnya pengguna nyata, ini juga merupakan kelompok berisiko tinggi.

+ Sektor
DeFi memimpin dengan 18 proyek, diikuti oleh AI dan infrastruktur.
Sektor-sektor yang didorong oleh tren seperti Memes dan RWA dapat dengan cepat mendapatkan kesempatan peluncuran, tetapi karena kurangnya produk inti, tingkat kegagalan mereka juga lebih tinggi.

III. Lalu mengapa token-token ini gagal?
Ada beberapa faktor kunci yang dapat menjelaskan pola ini.
1. Kejadian Likuiditas untuk Dalam
Peluncuran menciptakan likuiditas yang dalam. Ini memungkinkan tim dan investor awal untuk mewujudkan keuntungan. Pemburu airdrop juga akan segera meningkatkan tekanan jual setelah peluncuran.
2. Penilaian Terlalu Tinggi
Beberapa proyek memiliki penilaian yang mencapai miliaran dolar saat diluncurkan, tetapi basis pengguna sangat kecil. Jarak antara penilaian dan penggunaan nyata memberikan tekanan berat pada harga.
3. Aliran Uang Pasar yang Lemah
Dana selama periode 2025 sebagian besar terkonsentrasi di sekitar BTC dan ETH. Arus dana yang diterima oleh altcoin baru terbatas dan singkat.
4. Terlalu Fokus pada Narasi daripada Produk
Banyak tim menginvestasikan banyak uang dalam bercerita dan pemasaran. Sementara itu, kemajuan pengembangan produk nyata berjalan lambat. Begitu gelombang spekulasi awal mereda, minat pengguna akan turun drastis.
5. Pasar yang Jenuh
Tahun 2025 meluncurkan lebih dari 11 juta token. Pasokan meningkat dengan cepat, sementara perhatian pengguna tetap terbatas. Hanya mengandalkan peluncuran di bursa tidak lagi dapat mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.
IV. Kesimpulan
Pada periode 2025 hingga 2026, token yang diluncurkan di Binance akan lebih mirip dengan putaran terakhir penjualan oleh orang dalam proyek, bukan peluang bagi investor ritel untuk menjadi kaya.
Hanya proyek yang memiliki produk nyata dan komunitas yang kuat yang memiliki kesempatan untuk bertahan.
Anda dapat merujuk ke daftar @defikadic untuk mengetahui mana yang sebenarnya merupakan proyek berkualitas tinggi:

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar