Nvidia anak perusahaan Reflection AI berencana mengumpulkan dana lagi sebesar 2,5 miliar dolar AS, dengan valuasi melonjak hingga 25 miliar! Fokus pada AI sumber terbuka untuk bersaing dengan China DeepSeek

動區BlockTempo

Dukungan mendalam dari NVIDIA terhadap startup kecerdasan buatan sumber terbuka baru, Reflection AI, saat ini sedang menjalani negosiasi pendanaan putaran baru sebesar 2,5 miliar dolar AS, dengan valuasi pra-dana (Pre-money valuation) yang ditargetkan mencapai 25 miliar dolar AS. Perusahaan ini berkomitmen membangun ekosistem AI sumber terbuka yang dipimpin oleh Amerika Serikat, dipandang sebagai strategi kunci melawan kebangkitan DeepSeek dari China.
(Latar belakang: Co-founder Supermicro dan General Manager Taiwan dituntut oleh Departemen Kehakiman AS karena menyelundupkan chip NVIDIA senilai miliaran dolar ke China; harga saham SMCI anjlok 12)
(Tambahan latar belakang: Jensen Huang mengonfirmasi bahwa NVIDIA memiliki “arus kas yang sangat besar”: pada 2026 akan mengembalikan 50% kepada pemegang saham melalui pembelian kembali saham dan dividen)

Daftar Isi Artikel

Toggle

  • Valuasi Melonjak 15 Kali Lipat, JPMorgan dan NVIDIA Bergabung
  • Membela Kedaulatan AI Amerika, Menargetkan China DeepSeek
  • Perluasan Strategis Ekosistem Hardware NVIDIA

Dalam perlombaan senjata kecerdasan buatan (AI) global yang semakin memanas, kabar pendanaan mengejutkan dari bidang AI sumber terbuka kembali mencuat. Menurut laporan dari The Wall Street Journal pada 26 Maret, unicorn AI yang sedang naik daun, Reflection AI, sedang menjalani negosiasi pendanaan putaran baru dengan rencana mengumpulkan sekitar 2,5 miliar dolar AS.

Perlu dicatat bahwa perusahaan startup ini yang didirikan kurang dari dua tahun, telah menaikkan target valuasi pra-dana dari 20 miliar dolar AS yang diumumkan awal Maret menjadi 25 miliar dolar AS.

Valuasi Melonjak 15 Kali Lipat, JPMorgan dan NVIDIA Bergabung

Jejak pertumbuhan valuasi Reflection AI sangat mencengangkan. Pada Maret 2025, valuasinya hanya sekitar 545 juta dolar AS; pada Oktober tahun yang sama, dengan partisipasi dari NVIDIA yang memimpin investasi dan didukung oleh Sequoia Capital, Lightspeed Venture Partners, serta mantan CEO Google Eric Schmidt, perusahaan berhasil mengumpulkan 2 miliar dolar AS, dan valuasinya melonjak menjadi 8 miliar dolar AS, meningkat 15 kali lipat.

Hanya dalam waktu kurang dari setengah tahun, target valuasi ini kembali meningkat lebih dari tiga kali lipat. Menurut kabar, investor potensial kali ini tetap bergengsi, selain investor yang sudah ada seperti Disruptive dan NVIDIA, raksasa keuangan tradisional JPMorgan Chase juga berminat ikut serta melalui program “Resilience and Security Plan”. Jika pendanaan putaran ini berjalan sesuai rencana (dengan valuasi pasca-dana sekitar 27,5 miliar dolar AS), ini akan menjadi salah satu pendanaan terbesar di bidang AI sumber terbuka dalam beberapa tahun terakhir.

Membela Kedaulatan AI Amerika, Menargetkan China DeepSeek

Didirikan pada 2024 dan berkantor pusat di New York, Reflection AI didirikan bersama oleh mantan peneliti Google DeepMind, Misha Laskin, dan Ioannis Antonoglou. Perusahaan ini awalnya fokus pada agen pengkodean otonom (Autonomous coding agents), lalu bertransformasi besar-besaran untuk membangun model AI frontier sumber terbuka (Open-source frontier models).

Tim elit yang awalnya hanya sekitar 60 orang ini mendapatkan antusiasme pasar yang luar biasa, yang didukung oleh makna strategis geopolitik yang mendalam. Banyak media asing menyoroti bahwa menghadapi kebangkitan model AI sumber terbuka China seperti DeepSeek, Amerika Serikat sangat membutuhkan kekuatan domestik yang mampu memimpin standar AI sumber terbuka global. Reflection AI tidak hanya dipandang sebagai alternatif terbuka dari raksasa tertutup seperti OpenAI dan Anthropic, tetapi juga sebagai benteng penting dalam menghalau dominasi standar AI global oleh negara lain.

Perluasan Strategis Ekosistem Hardware NVIDIA

Sebagai kekuatan utama di baliknya, NVIDIA tidak hanya menyediakan chip dan ekosistem komputasi besar untuk Reflection AI, tetapi juga menunjukkan niat strategis melalui investasi besar berulang kali. Pasar umumnya menganggap Reflection AI sebagai pion penting dalam memanfaatkan kekuatan hardware NVIDIA untuk membangun dan memperluas jaringan AI sumber terbuka global.

Meskipun Reflection AI saat ini belum secara resmi merilis model utama “Mixture-of-Experts” mereka, para investor penuh percaya diri terhadap arah pengembangannya. Perusahaan berencana mengadopsi strategi “Open weights”, yaitu membuka akses bobot model ke publik, tetapi tetap mempertahankan kendali atas dataset pelatihan dan pipeline pelatihan dasar. Model yang menggabungkan ekosistem terbuka dan perlindungan bisnis ini menjadi salah satu target investasi paling diminati di pasar modal AI saat ini.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar