25 Maret 2026, pukul 12:15 hingga 12:30 (UTC), ETH mengalami penurunan yield sebesar -0,86% dalam waktu yang sangat singkat, dengan kisaran harga antara 2167,58 hingga 2191,55 USDT, dan volatilitas mencapai 1,09%. Selama periode ini, perhatian pasar meningkat secara cepat, aktivitas perdagangan dan fluktuasi harga meningkat secara bersamaan, dengan pergerakan jangka pendek yang jelas, menarik perhatian banyak investor.
Pergerakan ini didorong terutama oleh satu whale besar di jaringan yang mengkonsolidasikan 13.739 ETH (sekitar 28,96 juta dolar AS) ke salah satu bursa utama, memicu ekspektasi pasar terhadap penjualan jangka pendek. Selanjutnya, volume masuk ke bursa terus meningkat, tekanan jual jangka pendek melonjak secara tiba-tiba, menyebabkan permintaan beli sulit untuk sepenuhnya menyerap, sehingga harga langsung terdorong turun. Selain itu, posisi kontrak perpetual ETH menurun dengan cepat selama periode pergerakan ini, dengan pengurangan posisi selama 24 jam hampir 14,9%, sebagian dana bullish secara pasif dilikuidasi, memperburuk reaksi berantai di pasar spot dan kontrak, sehingga penurunan harga semakin melebar.
Pada saat yang sama, jumlah alamat aktif di jaringan ETH meningkat secara signifikan sebelum dan sesudah pergerakan ini, menunjukkan bahwa partisipasi pasar tidak lagi didominasi oleh satu whale saja, melainkan meluas dengan cepat, meningkatkan suasana perdagangan pasar. Volume transaksi pasangan utama juga meningkat secara bersamaan, menambah likuiditas dan memperbesar dampak pergerakan ini. Indikator RSI dengan cepat memasuki wilayah overbought dan kemudian melakukan koreksi, MACD menunjukkan crossover bullish jangka pendek dan kemudian kembali turun, menunjukkan kekuatan bullish jangka pendek dengan cepat ditekan oleh tekanan jual. Diskusi di media sosial sangat sensitif terhadap transfer whale, yang turut mendorong resonansi suasana pasar dan memperbesar risiko fluktuasi.
Perlu perhatian utama terhadap keberlanjutan transfer besar di jaringan dan aliran dana ke bursa, perubahan posisi kontrak dan likuidasi aktif, serta umpan balik berkelanjutan dari suasana pasar dan indikator teknikal. Jika tekanan jual berlanjut dan permintaan beli tidak mampu menampung, risiko penurunan harga tidak bisa diabaikan. Investor disarankan untuk memantau data on-chain, posisi perdagangan, level support utama, dan waspada terhadap potensi risiko dari fluktuasi jangka pendek. Untuk informasi pasar real-time dan dinamika on-chain lebih lanjut, disarankan untuk terus mengikuti berita terbaru.