Berita Gate News, pada 24 Maret, Partai Liberal Demokrat Jepang meluncurkan “Tim Visi Keuangan Berbasis Blockchain dan Kecerdasan Buatan Generasi Berikutnya”, yang bertujuan membangun kerangka nasional keuangan berbasis blockchain dan AI. Ini adalah inisiatif legislatif tokenisasi keuangan paling ambisius di Tokyo hingga saat ini. Kelompok kerja ini didirikan oleh mantan Menteri Digital, Hirabayashi Akira, dengan Kihara Seiji sebagai ketua dan Murai Hidetoshi sebagai sekretaris utama, dengan target mendorong inovasi sistemik di bidang keuangan dalam beberapa tahun ke depan.
Hirabayashi menegaskan bahwa Jepang sudah memiliki infrastruktur yang mendukung pengembangan keuangan berbasis blockchain, termasuk stablecoin yen pertama JPYC dan proyek stablecoin yang dikembangkan bersama oleh tiga bank utama. Selain itu, Bank Post Jepang sedang mempromosikan simpanan tokenized DCJPY. Hirabayashi menyatakan bahwa elemen-elemen ini belum membentuk sistem lengkap dan membutuhkan peta jalan terpadu untuk mengintegrasikan berbagai layanan keuangan digital. Dalam waktu dekat, kelompok kerja ini akan menyusun buku putih yang mengusulkan reformasi regulasi mencakup undang-undang trust, asuransi deposito, dan kerangka KYC, serta memasukkan strategi pertumbuhan Partai Liberal Demokrat dan pedoman kebijakan fiskal tahunan pemerintah.
Kihara Seiji ditunjuk sebagai ketua, dengan tujuan memastikan bahwa kelompok kerja ini memiliki keahlian di bidang keuangan dan teknologi, serta mampu berkoordinasi secara efektif dengan regulator. Hirabayashi menekankan bahwa langkah ini akan memberi tekanan pada Kementerian Keuangan dan Badan Keuangan untuk mendorong bank-bank tradisional dan perusahaan sekuritas agar mempercepat pembangunan infrastruktur blockchain sambil mempertahankan sistem yang ada.
Para analis berpendapat bahwa langkah Partai Liberal Demokrat ini menunjukkan bahwa pemerintah sedang mendorong implementasi kebijakan, mengurangi keraguan lembaga keuangan dalam berinvestasi antara sistem tradisional dan blockchain. Dengan integrasi mendalam antara AI dan keuangan berbasis blockchain, Jepang berpotensi memperoleh keunggulan awal di bidang aset digital dan keuangan tokenisasi secara global, serta memberikan dukungan kebijakan yang jelas untuk stablecoin, simpanan tokenized, dan sistem pembayaran berbasis blockchain.
Pembentukan kelompok kerja ini menandai resmi dimasukkannya keuangan berbasis blockchain ke dalam strategi nasional Jepang, serta memberikan dukungan kebijakan bagi bank, perusahaan sekuritas, dan platform aset digital. Diharapkan, ini akan mendorong percepatan transformasi digital lembaga keuangan domestik sekaligus meningkatkan daya saing Jepang dalam inovasi keuangan blockchain internasional.