Hadiah XRP untuk Prompt AI: Ripple CTO Emeritus Schwartz Menantang Kritikus untuk Membuktikan Konten Mereka Adalah Manusia - U.Today

UToday
XRP2,86%
SHIB4,7%
BTC2,75%
GROK1,59%

Chief Technology Officer Emeritus Ripple, David Schwartz, menawarkan hadiah uang kepada pengguna di X (Twitter) yang dapat membantunya mengungkap asal-usul “di balik layar” dari argumen lawan-lawannya.

Dalam diskusi terbaru di jaringan sosial X mengenai gugatan terhadap X Corp. (dulu Twitter), David Schwartz menghadapi kritik tajam dari akun SelfLegalAid. Namun, veteran industri kripto tersebut mempertanyakan keaslian argumen-argumen tersebut, menyebutnya sebagai “AI slop” dan menyarankan bahwa respons tersebut mungkin tidak sepenuhnya ditulis manusia.

Manusia atau mesin?

Konflik ini meningkat setelah pengguna menyadari bahwa balasan dari pengkritik tersebut secara mencurigakan mirip dengan struktur, nada, dan kecepatan yang sering dikaitkan dengan konten yang dihasilkan jaringan saraf. Pengamatan ini dengan cepat menyebar di seluruh utas, menarik perhatian tambahan dari pendukung maupun skeptik.

HOT Stories

Pergerakan Harga XRP Berada di Titik Dukungan Krusial

Tinjauan Pasar Kripto: Apakah Shiba Inu (SHIB) Akhirnya Mencapai Puncak Harga? Runtuhnya Bitcoin yang Bencana Mungkin Belum Berakhir, Bisakah XRP Secara Realistis Kehilangan $1?

Schwartz, yang dikenal dengan gaya komunikasinya yang lugas dan sejarah panjang berinteraksi langsung dengan komunitas, memutuskan untuk menguji asumsi ini secara praktis daripada melanjutkan sengketa retoris semata.

“Saya akan memberikan 15 XRP untuk setiap prompt yang Anda bagikan di utas ini, hingga 10 prompt,” kata Schwartz di akun resminya, secara efektif mengubah debat menjadi penyelidikan crowdsourced.

Syarat “perburuan prompt” Schwartz:

  • Hadiah: 15 XRP untuk setiap prompt yang ditemukan dan diverifikasi
  • Batas: Pembayaran akan dilakukan untuk 10 temuan yang akurat pertama, sehingga total potensi pembayaran mencapai 150 XRP.

Istilah “AI slop” telah menjadi seruan bagi para pemimpin teknologi di tahun 2026 yang frustrasi oleh masuknya konten yang tidak diverifikasi dan dihasilkan algoritma.

Akun tersebut telah memberikan kritik kompleks terhadap gugatan yang melibatkan X Corp. (dulu Twitter) dan DMCA. Tantangan Schwartz menunjukkan bahwa argumen-argumen ini mungkin kurang nuansa manusia dan sebaliknya merupakan “halusinasi” atau output yang didaur ulang dari alat seperti ChatGPT atau Grok.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar