Trump: Tidak Ada Gencatan Senjata untuk Iran, Selat Hormuz "Akan Terbuka Secara Otomatis"! Pasukan Darat AS Telah Selesai Diterapkan

動區BlockTempo

Trump pada Jumat malam waktu Taiwan menyatakan bahwa Iran tidak akan berhenti menembakkan dan akan terus bertempur sampai selesai, serta menyebut Selat Hormuz “akan secara otomatis terbuka setelah mencapai tingkat tertentu”, negara-negara Eropa dan Asia harus berpikir matang sendiri. Pada saat yang sama, CBS mengungkapkan bahwa Pentagon telah menyiapkan rencana penempatan pasukan darat, menunggu perintah dari Trump untuk mengirim pasukan.
(Latar belakang: Mengapa Trump mengajak banyak negara untuk melindungi Selat Hormuz, tetapi sama sekali tidak didukung oleh sekutu?)
(Keterangan tambahan: Trump “menyerang sampai target tercapai” menyerukan Iran menyerah, dan Bank Sentral Eropa memperingatkan bahwa lindung nilai dolar AS gagal)

Pada hari Jumat, Trump secara langsung mengatakan di Gedung Putih: “Ketika Anda benar-benar menghancurkan lawan, Anda tidak akan berhenti menembak.”

Kalimat ini menentukan sikap keseluruhan Trump terhadap konflik dengan Iran saat ini, tanpa ruang untuk negosiasi, dan tidak berniat menghentikan.

Penutupan Selat Hormuz akan “otomatis terbuka”

Ditanya tentang masalah penutupan Selat Hormuz, sikap Trump tetap keras, tetapi dia menyerahkan bola ke Eropa dan Asia.

“Kami tidak membutuhkannya. Eropa membutuhkannya, Korea Selatan, Jepang, dan banyak negara lain juga membutuhkannya, jadi mereka harus terlibat dalam masalah ini.”

Trump menyatakan bahwa dia telah mencapai titik tertentu, di mana Selat Hormuz akan secara alami terbuka kembali. Kapan dan bagaimana, Trump tidak menjelaskan.

Mengenai sekutu yang diam saja, Trump langsung mengecam NATO di media sosial sebagai “COWARDS” (pengecut), dan menambahkan di Gedung Putih: “NATO seharusnya membantu kami, tetapi sampai saat ini mereka belum punya keberanian itu. Orang lain juga bisa membantu, tetapi kami tidak mengharapkan mereka.”

Pentagon sudah siap pasukan darat

Menurut CBS yang mengutip beberapa sumber yang mengetahui, pejabat pertahanan telah menyusun rencana rinci untuk penempatan pasukan darat AS ke Iran. Komandan militer tingkat tinggi telah mengajukan permintaan konkret, menyiapkan berbagai opsi, agar Trump bisa memutuskan kapan saja.

Militer bahkan telah mengadakan rapat, membahas bagaimana menangani tawanan Iran dan personel semi-militer yang ditangkap jika benar-benar mengirim pasukan darat.

Sementara itu, AS menambah hingga 2.500 marinir untuk siaga di Timur Tengah.

Trump saat ditanya media pada hari Kamis awalnya mengatakan, “Tidak, saya tidak akan menempatkan pasukan di mana pun,” lalu menambahkan, “Kalau saya mau menempatkan, pasti tidak akan memberitahu kalian.”

Latar belakang konflik ini adalah, pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan operasi besar terhadap Iran, pemimpin tertinggi Iran, Khamenei, tewas dalam serangan udara hari pertama, dan putranya, Mujeh Taba, segera menggantikan. Setelah itu, situasi meningkat tajam, kedua pihak terjebak dalam ketegangan terus-menerus.

Perlu diperhatikan bahwa Trump juga mempertimbangkan kemungkinan “mengurangi” operasi militer secara internal, dan ke mana arah konflik Iran saat ini masih belum pasti.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar