Pemantauan on-chain terbaru menunjukkan penurunan tajam pada pembayaran dan jumlah transaksi di XRP Ledger dalam waktu singkat. Beberapa laporan mencatat penurunan hampir 90% dari level tertinggi, dengan pembayaran harian yang turun dari ratusan ribu, sehingga menarik perhatian besar di pasar. Aktivitas on-chain, terutama pembayaran dan volume pembayaran aktual, menjadi indikator utama utilitas sebuah token. Penurunan aktivitas yang cepat biasanya menandakan berkurangnya permintaan pengguna atau hilangnya pola penyelesaian jangka pendek.

Grafik: https://www.gate.com/trade/XRP_USDT
Walaupun aktivitas on-chain menurun drastis, harga spot XRP tidak jatuh secara sebanding. Platform data pasar utama menunjukkan XRP diperdagangkan di kisaran $1,90, dengan volatilitas intraday yang tetap stabil. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan on-chain dan harga di bursa tidak selalu bergerak beriringan. Pergerakan harga lebih dipengaruhi oleh likuiditas, arus modal, dan sentimen pasar secara keseluruhan. Investor perlu menilai baik metrik on-chain maupun data order book bursa saat mengambil keputusan.
Penurunan tajam aktivitas bisa disebabkan berbagai faktor non-kritis: penurunan alami setelah siklus penyelesaian jangka pendek, perbedaan metodologi statistik, atau institusi besar yang memindahkan dana dari bursa untuk penyimpanan jangka panjang. Ketika institusi melakukan akumulasi di luar bursa, transaksi on-chain yang terpantau bisa berkurang, namun harga dapat naik jika likuiditas semakin ketat. Fenomena ini dikenal sebagai “calm before the storm.” Akhirnya, apakah skenario ini terjadi bergantung pada permintaan nyata dan modal yang tersedia dari pembeli maupun penjual.
Bagi trader ritel dan jangka pendek, penurunan mendadak aktivitas on-chain menghadirkan dua risiko utama: risiko likuiditas, di mana spread bid-ask bisa melebar drastis, dan risiko bias informasi, ketika diskusi media dan komunitas memperkuat sentimen sehingga mendorong aksi beli atau jual impulsif. Investor sebaiknya tidak menafsirkan anomali on-chain jangka pendek sebagai bukti penurunan fundamental jangka panjang. Sebaliknya, analisis harus mempertimbangkan kedalaman pasar, struktur posisi, dan arus modal makro.
“Penurunan aktivitas hampir 90%” di XRP Ledger menjadi sinyal penting yang perlu diinterpretasi secara rasional dan hati-hati. Untuk pemegang jangka panjang, fluktuasi penggunaan on-chain jangka pendek tidak langsung memengaruhi nilai proyek dalam jangka panjang. Namun, bagi trader jangka pendek dan pengguna yang membutuhkan likuiditas tinggi, kondisi saat ini membuat operasional menjadi lebih menantang. Gunakan indikator on-chain sebagai referensi, bukan sebagai satu-satunya dasar keputusan, dan utamakan keamanan aset serta manajemen modal.





