
Multi-party computation (MPC), juga dikenal sebagai secure MPC (SMPC), adalah metode kriptografi yang memungkinkan beberapa pihak secara bersama-sama menghitung suatu fungsi tanpa harus membagikan input masing-masing. Teknologi ini sangat penting di lingkungan digital di mana menjaga kerahasiaan menjadi tantangan.
Mekanisme utama MPC didasarkan pada additive secret sharing, yaitu membagi informasi sensitif ke beberapa peserta. Pendekatan ini memastikan dua hal krusial: privasi data dan akurasi komputasi. Hebatnya, MPC tetap menjaga kedua aspek ini walaupun ada peserta yang tidak mengikuti protokol sepenuhnya, sehingga pihak tidak berwenang tidak bisa mengakses data rahasia atau mengubah hasil perhitungan.
Multi-party computation mulai dikenal sebagai bidang khusus dalam kriptografi sejak tahun 1970-an, dan mulai diterapkan secara nyata pada 1980-an. Berbeda dengan teknik kriptografi konvensional yang fokus pada perlindungan dari ancaman eksternal, MPC menggunakan kriptografi untuk menjaga kerahasiaan data antar peserta dalam satu sistem.
Beberapa tahun terakhir, teknologi MPC telah berkembang untuk berbagai aplikasi di luar tujuannya semula. Di antaranya untuk mengamankan dompet digital melalui solusi dompet MPC, menjaga privasi saat lelang digital, dan melindungi data sensitif dalam proses komputasi kolaboratif. Fleksibilitas dan daya tahan MPC membuatnya semakin penting dalam sistem keamanan digital masa kini.
Dompet MPC adalah solusi penyimpanan aset kripto canggih yang memanfaatkan teknologi multi-party computation untuk meningkatkan keamanan aset digital. Teknologi ini membagi private key dompet ke beberapa pihak atau lokasi independen, bukan disimpan di satu tempat saja.
Pendekatan terdistribusi ini secara signifikan memperkuat keamanan karena tidak ada satu titik kegagalan. Masing-masing pihak hanya memegang sebagian fragmen private key, sehingga sangat sulit bagi penyerang untuk membangun ulang kunci lengkap tanpa berhasil membobol beberapa sistem independen sekaligus. Desain ini mengurangi risiko peretasan, akses tidak sah, dan kehilangan aset, namun tetap memungkinkan proses otorisasi transaksi.
Meski sama-sama menggunakan mekanisme keamanan terdistribusi, dompet MPC dan dompet multisig (multi-signature) berbeda mendasar dalam implementasinya. Dompet multisig memerlukan autentikasi transaksi blockchain melalui beberapa tanda tangan independen yang dihasilkan dari private key berbeda, sehingga membutuhkan koordinasi di tingkat blockchain.
Sementara itu, dompet MPC membagi satu private key ke beberapa pihak melalui protokol kriptografi, dan proses komputasi dilakukan secara off-chain. Perbedaan ini membuat dompet MPC lebih fleksibel dan lebih sederhana dalam implementasi. Dompet MPC menghindari beban tanda tangan blockchain ganda, namun tetap memberikan tingkat keamanan setara atau lebih baik. Proses transaksi yang terpusat juga membuat dompet MPC lebih efisien bagi pengguna maupun pengembang.
Dompet MPC menawarkan kombinasi antara keamanan maksimal dan kepraktisan, sehingga dapat mengatasi kekurangan metode penyimpanan lain.
Perlindungan Privasi Lebih Tinggi: Data tetap terenkripsi selama seluruh proses komputasi. Arsitektur terdistribusi menghilangkan kebutuhan akan kepercayaan pada kustodian pihak ketiga, memastikan tidak ada satu entitas pun yang menguasai seluruh materi kriptografi sensitif.
Keamanan Meningkat: Menghilangkan satu titik kegagalan memberikan perlindungan mendasar. Dengan membagi private key ke beberapa pihak dan lokasi independen, dompet MPC membuat serangan menjadi jauh lebih rumit dan sulit. Bahkan jika sebagian kunci bocor, akses dana secara ilegal tetap tidak dimungkinkan.
Kemudahan Lebih Baik: Pengguna dapat mengelola aset digital di lingkungan daring tanpa membutuhkan cold storage. Kemudahan akses ini mengatasi kerepotan penyimpanan offline, namun tetap menawarkan tingkat keamanan yang sebanding bahkan melebihi cold wallet tradisional. Pengguna tetap dapat melakukan transaksi dengan cepat tanpa mengorbankan perlindungan.
Penurunan Kinerja: Mekanisme keamanan canggih pada MPC membutuhkan sumber daya komputasi ekstra. Proses pembuatan private key terdistribusi, transformasi koordinat, dan verifikasi multi-pihak memerlukan daya komputasi dan komunikasi yang besar, sehingga transaksi menjadi lebih lama dibandingkan solusi penyimpanan yang sederhana.
Biaya Operasional Lebih Tinggi: Implementasi infrastruktur MPC memerlukan sumber daya komputasi tambahan, kriptografi khusus, serta mekanisme koordinasi antarpihak. Hal ini menambah biaya operasional dan dapat membuat solusi MPC kurang terjangkau bagi pengguna individu, meski tetap efisien untuk kebutuhan institusi.
Teknologi MPC kini menjadi solusi utama keamanan untuk institusi dan perusahaan besar. Lembaga keuangan besar telah mengadopsi sistem MPC untuk mengamankan aset digital dari ancaman internal seperti penyalahgunaan pegawai, maupun ancaman eksternal seperti serangan siber canggih.
Platform kripto institusional memakai dompet MPC untuk melindungi dana nasabah dan cadangan operasional. Platform DeFi memanfaatkan teknologi MPC untuk mengamankan interaksi smart contract serta pengelolaan dana pengguna. Kustodian aset menerapkan solusi MPC untuk memenuhi regulasi tanpa mengorbankan efisiensi. Penerapan luas ini membuktikan nilai praktis MPC dalam pengelolaan aset digital masa kini.
Dompet Multi-Party Computation (MPC) adalah solusi canggih dan matang untuk memastikan keamanan serta integritas aset digital di tengah ancaman yang semakin kompleks. Meskipun ada keterbatasan pada kecepatan pemrosesan dan biaya implementasi, keunggulan utama seperti keamanan lebih tinggi, privasi lebih baik, dan minim risiko operasional menjadikan dompet MPC semakin populer untuk perlindungan aset kripto dan digital.
Dengan terus berkembangnya ekosistem aset digital, teknologi dompet MPC diperkirakan akan memegang peran sentral dalam perlindungan aset dan keamanan informasi. Sinergi antara adopsi institusional, kematangan teknologi, serta bukti keamanan yang kuat menunjukkan bahwa dompet MPC akan menjadi infrastruktur standar untuk pengelolaan aset digital dan operasi kripto skala besar di masa mendatang.
MPC merupakan teknik kriptografi yang memungkinkan beberapa pihak menghitung hasil secara kolaboratif menggunakan data bersama tanpa mengungkapkan input masing-masing. Ini meningkatkan keamanan dengan membagi pengelolaan kunci di antara peserta, sehingga mencegah titik kegagalan tunggal dalam kustodi maupun transaksi kripto.
MPC memungkinkan komputasi multi-pihak yang aman, di mana beberapa peserta dapat menghitung hasil bersama tanpa membocorkan data pribadi. Teknologi ini banyak digunakan dalam transaksi keuangan, manajemen kunci, threshold signature, dan analisis data berprivasi di sistem kripto.
MPC menjaga privasi dengan algoritma kriptografi yang memastikan tidak ada pihak yang dapat mengakses data mentah. Teknologi ini menerapkan secret sharing dan garbled circuits untuk menjaga kerahasiaan selama komputasi, namun tetap memungkinkan kolaborasi.
Teknologi MPC meningkatkan privasi dan keamanan blockchain dengan memungkinkan komputasi terdistribusi tanpa membuka data sensitif. MPC memungkinkan perhitungan kompleks di jaringan blockchain sambil menjaga kerahasiaan melalui teknik kriptografi.
Secure multi-party computation diimplementasikan melalui secret sharing dan homomorphic encryption, sehingga beberapa pihak dapat menghitung hasil bersama tanpa membuka data privat, menjaga privasi dan keamanan komputasi.











