

Istilah rekt berasal dari kata "wrecked." Secara umum, rekt merupakan istilah slang yang digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang benar-benar hancur atau seseorang yang mengalami kegagalan besar. Makna dan penggunaan istilah ini dapat sangat berbeda tergantung pada konteksnya.
Dalam ekosistem blockchain dan cryptocurrency, rekt sering digunakan untuk menggambarkan kerugian finansial parah akibat keputusan trading atau investasi yang buruk. Contohnya adalah trader yang membuka posisi long besar dengan leverage pada margin. Jika pasar bergerak turun dan trader tersebut terkena likuidasi, mereka disebut "gotten rekt." Karena itu, rekt kerap digunakan untuk menyebut individu yang terlikuidasi setelah mengalami kerugian besar dalam perdagangan leverage tinggi, dengan konsekuensi keuangan yang signifikan.
Istilah slang ini juga kerap dipakai untuk menggambarkan aset yang kehilangan sebagian besar nilainya atau pasar yang mengalami penurunan signifikan. Sebagai contoh, seseorang bisa mengatakan "koin ini rekt" atau "pasar sedang rekt" untuk menandai penurunan nilai yang tajam. Contoh lain: Bob melakukan investasi besar pada sebuah token kripto saat ICO (Initial Coin Offering). Namun, ketika token tersebut mulai diperdagangkan di pasar, harganya jauh lebih rendah dari harga yang dibayar Bob saat crowdsale ICO. Dalam situasi seperti ini, baik token maupun semua bagholder, termasuk Bob, dianggap "gotten rekt" akibat hasil investasi yang buruk.
Dalam komunitas gaming online, rekt biasanya digunakan untuk menggambarkan pemain atau tim yang kalah dengan cara memalukan atau lucu. Istilah ini juga dipakai untuk menyebut seseorang yang kalah telak dalam sebuah kompetisi atau pertandingan, menekankan tingkat kekalahan yang berat dan tegas.
Pemakaian slang rekt paling awal kemungkinan berasal dari Bahasa Inggris Britania, di mana istilah ini digunakan untuk menyebut seseorang yang sangat mabuk atau kehilangan kendali diri akibat penggunaan zat tertentu.
Rekt adalah istilah slang di komunitas kripto yang berarti trader atau investor mengalami kerugian besar atau kehancuran finansial. Berasal dari 'wrecked', istilah ini menggambarkan kerusakan parah karena keputusan trading yang buruk atau pergerakan pasar yang merugikan.
Trader bisa mengalami rekt terutama karena penilaian pasar yang buruk dan berinvestasi pada token yang nilainya anjlok. Penyebab umumnya meliputi membeli aset dengan volatilitas tinggi, mengikuti hype, manajemen risiko yang buruk, serta membuka posisi sebelum pasar turun tanpa memasang stop-loss yang memadai.
Diversifikasikan portofolio ke berbagai aset dan proyek. Gunakan perintah stop-loss untuk membatasi potensi kerugian. Lakukan due diligence menyeluruh sebelum berinvestasi. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda mampu tanggung. Mulai dengan posisi kecil dan tingkatkan secara bertahap seiring bertambahnya pengalaman.
Rekt merujuk pada kerugian besar akibat pergerakan pasar, sedangkan likuidasi adalah penutupan posisi secara paksa ketika agunan jatuh di bawah persyaratan. Rekt adalah kerugiannya, sedangkan likuidasi adalah tindakan paksa yang terjadi akibat kerugian tersebut.
Perdagangan leverage memiliki risiko besar terkena likuidasi dan kerugian yang bisa melampaui modal awal. Volatilitas harga dapat memicu penutupan paksa, terutama bagi trader yang kurang berpengalaman. Risiko utamanya adalah dana akun dapat habis dengan sangat cepat saat pasar bergerak turun.











